Ucapan Selamat pada Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Selamat pada Hari Raya Idul Fitri – Apa yang harus kita katakan ketika kita bertemu saudara-saudara kita di Idul Fitri? Di sini, kita akan membahas cara terbaik untuk memberi selamat kepada teman dan anggota keluarga Muslim kita.

Ucapan-Selamat-Idul-Fitri

Ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum”

Ada banyak riwayat dari sebagian sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka mengatakan “Taqobbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amal saya dan Anda) ketika merayakan Idul Fitri.

Pada hari Idul Fitri (Idul Fitri atau Idul Adha), para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka” artinya “Semoga amalku dan amal kalian diterima oleh Allah SWT”. Al Hafiz Ibn Hajar mengatakan hadis ini hasan.

Imam Ahmad rahimahullah berkata,

“Tidak apa-apa (artinya: boleh saja) satu sama lain di hari raya Idul Fitri sambil mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka”.

Salah seorang ulama, Harb, mengatakan, “Imam Ahmad mengatakan boleh mengucapkan ‘Taqobballlahu minna wa minkum’ pada hari Idul Fitri dan Adha!” Imam Ahmad mengatakan ini adalah tanggapannya kepada seseorang yang bertanya kepadanya apa yang harus mereka katakan saat ini. Narasi Abu Umamah adalah buktinya.

“Tidak dimakruhan mengucapkan kata-kata seperti ini di hari raya Idul Fitri sesuai wasilah bin Al Asqo’”. Imam Ahmad berkata, “Benar.” Ada juga yang mengatakan “Tidak dimakruhkan mengucapkan kata-kata seperti ini di hari raya Idul Fitri”. Imam Ahmad berkata, “Itu benar.”

Ibn ‘Aqil meriwayatkan hadits, termasuk salah satu dari Muhammad bin Ziyad, yang mengatakan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan, “Taqubbalallahum minna wa minka,” ketika kembali dari sholat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Salah satu sumber mengatakan bahwa sanad riwayat Abu Umamah adalah jayyid.

“Saya telah menanyakan Malik bin Anas sejak 35 tahun lalu” kata Ali Bin Tsabit. Dia kemudian mengatakan tentang bagaimana memberi selamat kepada seseorang adalah konsep yang tidak dikenal di Madinah. “Saya tidak mendahului dalam memberi selamat kepada siapa pun. Tetapi jika seseorang mengucapkan selamat kepada saya, saya akan membalasnya,” kata Ahmad Al Mughni.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa mengucapkan selamat di hari raya Idul Fitri tidak wajib sebagaimana sebagian orang mengatakan ketika bertemu setelah shalat Idul Fitri, “Taqobbalallahu minna wa minkum wa ahaalallahu ‘alaika” dan sejenisnya. Telah diriwayatkan oleh beberapa sahabat Nabi.

Mereka biasa mengatakan itu pada Idul Fitri, tetapi Imam Ahmad mengatakan dia tidak ingin mengucapkan selamat Idul Fitri. Sebaliknya, jika seseorang mengucapkan selamat padanya di hari raya, dia akan membalasnya.

Intinya, barang siapa yang ingin mengucapkan selamat, maka dia memiliki qudwah (contoh). Dan barang siapa yang meninggalkannya, dia juga memiliki qudwah (contoh).”

Baca juga arti Minal Aidin Wal Faizin yang sering diucapkan saat lebaran, Tulisan Arab Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Artinya.

Selamat Hari Raya

Ditanya kepada Syekh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, apa hukumnya mengucapkan selamat hari raya? Apa yang dikatakan saat itu?

Tidak ada kata tertentu pada waktu itu dan apa yang biasanya dikatakan manusia diperbolehkan selama tidak ada kesalahan di dalamnya.

Syekh Ibn ‘Utsaimin ditanya, “Apa hukum berjabat tangan, berpelukan dan saling mengucapkan selamat setelah sholat Ied?”

Syekh Rahimahullah berkata, “Semua perbuatan itu boleh. Hanya dilakukan dalam konteks adat, itulah sebabnya orang dipandang memuliakan Tuhan dan penghormatan kepada saudaranya.

Selama itu hanya kebiasaan tanpa ada dalil yang menentangnya, maka asalnya diperbolehkan. Para ulama mengatakan bahwa ‘Hukum asal dari segala sesuatu diperbolehkan.’ Sedangkan ibadah itu haram dilakukan kecuali ada petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya.”

Ucapan di atas tidak dikhususkan hanya pada saat lebaran Idul Fitri, jadi Anda bisa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha dan ungkapan lain seperti “Taqobbalallahu minna wa minkum.” Mengucapkan Selamat Idul Fitri atau Idul Adha dapat bervariasi tergantung pada preferensi.

Saya mengucapkan kepada para pembaca pertamakali.com, “Taqobbalallahu minna wa minkum” juga. Semoga Allah menerima amalan kami dan amalanmu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.