5 Tips Mengatasi Perasaan Minder Pada Anak

By |

Minder adalah sikap yang sangat menggangu anak-anak dan dapat menjadi benteng bagi anak-anak dalam bergaul dengan teman-temannya. Sikap minder dapat menjadikan anak tersebut tidak punya teman , pendiam dan suka menyendiri , malu untuk memulai percakapan , menarik diri dari pergaulan . Sikap tersebut akan sangat merugikan dan dapat mengganggu mental anak-anak . Perasaan yang merasa keadaannya tidak sebaik teman-temannya . Merasa dirinya di posisi yang serba kekurangan dan tidak sempurna .

Kali ini Pertamakali.com akan mencoba berbagi Tips untuk mengatasi rasa minder pada anak-anak , yuk simak tips di bawah ini:

Minder karena memiliki keterbatasan ekonomi

Di era persaingan seperti sekarang ini , banyak yang memiliki kehidupan social yang tinggi seperti memiliki kekayaan / harta berlebih dan banyak juga yang memiliki ekonomi terbatas , tentu hal ini sangat berpengaruh pada kemampuan orangtua dalam memenuhi kebutuhan anaknya . Dan berimbas pada prilaku si anak dalam bersosialisasi.

Tidak di pungkiri memang ada anak yang dia baik-baik saja berteman dengan berbagai latar belakang tingkat ekonomi , mulai dari yang miskin , menengah dan kaya. Namun banyak juga beberapa anak yang merasa minder untuk bergaul dengan anak yang berlatar belakang dari orang kaya. Kebanyakan dari mereka yang berasal dari kalangan ekonomi bawah , akan bergaul dengan teman-teman yang selevel dengannya .

Banyak anak yang merasa minder karena teman-temannya memamerkan kekayaan orangtuanya , seperti jalan-jalan ke luar negeri , membeli barang-barang branded dari luar negeri . Melihat situasi seperti ini , perlu di tanamkan kepercayaan diri terhadap anak kita yang minder, yakinkan anak anda bahwa semua anak di mata Tuhan itu sama , tidak ada yang kaya dan miskin , semua yang mereka nikmati adalah titipan semata . Ajarkan anak kita untuk selalu melihat ke bawah , banyak anak yang kurang beruntung dan anak kita masih lebih beruntung , ajak anak kita untuk selalu belajar bersyukur , dengan bersyukur perasaan minder anak kita akan dengan sendirinya hilang .

Minder karena memiliki paras yang kurang cantik atau ganteng

Saat sekolah kita pernah mendengar anak-anak yang meledek atau mengolok-olok salah satu temannya yang pendek , botak , hitam , keriting , pesek atau gendut . Jika hal ini terjadi pada anak anda , yakinkan anak anda bahwa Tuhan telah menciptakan semua manusia dengan kelebihan dan kekurangan , tidak ada satu pun manusia yang sempurna . Beri pengertian anak kita bahwa banyak segudang kelebihan yang dia miliki seperti walau punya hidung yang pesek tapi masih memiliki mata yang indah  , tubuh yang ideal dan baik hati , atau bagi anak yang bertubuh pendek , yakinkan anak kita bahwa banyak kelebihan yang dia miliki seperti wajah yang menarik & pintar .

Ajarkan anak kita untuk selalu bersyukur atas apa yang sudah di berikan Tuhan . Jangan pernah membandingkan keadaan fisik kita dengan oranglain , karena Tuhan telah menciptakan kita dengan rupa yang berbeda-beda dan tidak sama . Semua manusia memiliki keunikan masing-masing , memiliki kekurangan dan kelebihan yang tidak di miliki manusia satu dan yang lainnya .

Ajarkan anak yang minder untuk mengambil secarik kertas , lalu ajaklah anak kita untuk menulis apa yang saja kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya , dan yakinlah kelebihan itu akan mendominasi kekurangannya , karena kekurangan yang dimilikinya itu dapat tertutupi oleh kelebihan yang dimilikinya .

Minder karena merasa bodoh di banding teman-temannya

Setiap anak terlahir istimewa dan dengan segala keunikannya masing-masing . Tidak ada anak yang bodoh , tetapi yang adalah kurang berusaha atau mungkin memang yang menonjol adalah bukanlah di bidang akademik . Selama ini kita selalu mencap bahwa anak yang pinter itu yaitu yang selalu mendapati nilai bagus di kelas , juara kelas , jago matematika , jago bahasa inggris , juara olimpiade matematika atau karya ilmiah . Tapi kita lupa satu hal yaitu banyak hal yang menjadi factor pendorong n kesuksesan anak-anak yaitu seperti anak yag tidak pandai tapi sangat pandai bergaul .

Untuk membangun relasi yang diperlukan kesupelan dalam bergaul . Seorang reporter atau pembawa acara butuh keberanian dan tingkat percaya diri yang tinggi untuk bisa menjalankan tugasnya sebagai pembawa acara atau reporter . Jika kita mendapati anak yang minder karena merasa dirinya bodoh atau tidak pintar , tanyakanlah kesukaannya apa dan galilah apa yang menjadi bakatnya , misal dia suka menggambar dan menari , anda bisa memasukkan anak anda untuk mengikuti sanggar seni agar kemampuannya lebih terasah dan menonjol , misal anak anda suka musik , anda bisa memasukkannya les musik dan dapat mengikuti kompetisi-kompetisi dalam bermain musik.

Yakinkan anak kita bahwa di luar sana banyak yang sukses di bidangnya , anak yang sukses di bidangnya dan mampu menguasai keahliannya itulah yang dikatakan pintar . Jadi pintar sangatlah universal , seorang actor film dapat menjadikan film nya laris dan terkenal , karena ia memiliki kepintaran dalam berakting dan tentu tidak semua orang bisa berakting , sekalipun seorang anak yang menjuarai olimpiade matematika . Karena kepintaran itu relatif berdasarkan bidang yang dikuasainya dan di gelutinya . Pentingnya membesarkan hati anak kita agar tidak minder dan merasa tidak pandai hanya karena tolak ukurnya di bidang akademis saja .

Minder karena selalu gagal

Keberhasilan atau kesuksesan sangat tergantung dari besarnya usaha yang kita  lakukan , jika kita telah melakukan usaha dengan maksimal dan merasa masih selalu gagal , mungkin ada cara yang salah dalam prosesnya . Anak yang minder karena selalu gagal , sementara dia merasa sudah berjuang keras dalam usahanya , maka ajaklah anak kita untuk mengevaluasi apa saja usaha yang telah di lakukannya dan bagaimana prosesnya , mungkin saja dalam prosesnya ada yang salah atau kurang sempurna usahanya . Misal anak yang mengikuti ajang test pencarian bakat , seperti Junior Indonesian Idol , setiap tahun ( 3x mencoba ) mencoba tapi selalu gagal , mungkin saja faktor kegagalannya di sebabkan oleh karena kurangnya persiapan , bisa saja karena factor kesehatan , kondisi suara , kurang latihan , kondisi pikiran dan hati yang tidak tenang , oleh sebab itu perlu adanya evaluasi apa saja hal-hal yang menyebabkan kegagalan tersebut dan berusahalah untuk memperbaikinya . Orang yang sukses selalu belajar dari kegagalannya , kegagalan bisa menjadi guru terbaiknya.

Minder karena latar belakang keluarga yang single parent

Pernahkah kita mendengar anak yang tidak mau sekolah karena minder terhadap teman-temannya yang memiliki orangtua yang lengkap , anak yang di antar atau di jemput ke sekolah oleh ibu dan ayahnya , atau oleh ayahnya . Nah anak yang tidak memiliki ayah kadang minder dalam bergaul dengan teman-temannya , kadang protes terhadap ibunya , kenapa ayahnya tidak pernah mengantar atau menjemputnya .

Ada perasaan minder atau iri di dalam benak si kecil , karena ia merasa tidak memiliki keluarga yang utuh atau sempurna seperti teman-temannya . Jika menghadapi kondisi seperti ini , ajarkan anak kita untuk menerima keadaan dan menerima segala apa yang telah terjadi karena setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda , dan ajarkan anak untuk menjalani hidup apa yang sudah di gariskan oleh Tuhan .

Hidup harus tetap berjalan dan menatap ke depan , anda bisa mengatakan kepada si kecil , bahwa kasih saying ibu sudah mewakili kasih sayang ayah , kasih sayang ibu sangat besar sekali bahkan sepanjang masa , jadi tidak perlu berkecil hati atau minder , karena minder hanya akan membatasi pergaulan dalam bersosialisasi .

Demikian cara mengatasi rasa minder pada anak, semoga bermanfaat.

(Lisnawati)

Related Post

Share

One thought on “5 Tips Mengatasi Perasaan Minder Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *