5 Tips Berolahraga saat Puasa di Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah satu-satunya waktu dalam setahun ketika umat Islam diharuskan berpuasa selama 13 jam selama satu bulan, tanpa makanan atau minuman.

Tips-Olahraga-Selama-Puasa-Ramadhan

Jadi, bagaimana Anda tetap bugar selama Ramadhan?

Mudah! Ada banyak cara latihan di luar sana untuk membuat Anda tetap sehat dan energik sepanjang bulan.

Anda bisa menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadhan dengan berolahraga.

Tapi bagaimana Anda berolahraga di bulan Ramadhan? Inilah yang harus diperhatikan, merujuk pada hellosehat.com.

1. Waktu olahraga

Pertama, Anda perlu mencari tahu kapan Anda akan berolahraga. Hindari waktu siang hari pada jam-jam puasa.

Waktu yang paling baik untuk berolahraga adalah setelah berbuka puasa karena tubuh telah kembali diberi energi oleh makanan dan minuman.

Beberapa pilihan waktu lainnya adalah berolahraga 30-60 menit sebelum berbuka karena tubuh Anda sudah bisa menyerap nutrisi saat selesai. Ini akan membantu Anda untuk kembali bugar dengan cepat.

2. Olahraga yang baik dilakukan saat puasa

Saatnya memilih olahraga Anda! Lakukan apa yang biasa Anda lakukan, tetapi mulailah dengan yang ringan dan pastikan Anda tidak mencoba sesuatu yang terlalu intens.

3. Asupan makanan yang diperlukan

Ramadhan adalah waktu di mana tubuh memiliki dua waktu untuk makan, sebelum fajar dan senja (Magrib).

Makan selama Ramadhan berbeda dari bulan lainnya, dengan variasi kuantitas dan jenis makanan.

Namun, penting untuk mengusahakan untuk makan setidaknya sebanyak biasanya dan pastikan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup dengan makan makanan yang seimbang.

Karbohidrat sangat penting untuk tubuh kita. Mereka dapat mengembalikan kadar gula darah selama puasa. Karbohidrat yang memiliki indeks glikemik rendah membantu melepaskan energi secara perlahan.

Makan makanan dengan indeks glikemik rendah selama periode puasa Ramadhan memberikan kelebihan karbohidrat yang dapat memberikan energi cepat saat dibutuhkan.

Namun apa jadinya jika Anda banyak mengonsumsi makanan berindeks glikemik tinggi? Kadar gula darah meningkat dengan cepat, tetapi efeknya berumur pendek atau cepat habis.

Makan makanan berkarbohidrat tinggi saat berbuka untuk memaksimalkan simpanan glikogen otot, dan kemudian dengan makan makanan tinggi lemak saat sahur untuk memperlambat pencernaan, Anda akan dapat menjaga tingkat energi Anda sampai menjelang berbuka, ketika latihan Anda dimulai.

Protein sama pentingnya dengan karbohidrat dalam makanan. Makanan kaya protein, seperti ikan, daging, dan telur, membantu membangun massa otot dan memperbaiki otot selama aktivitas.

Protein juga membantu menjaga kesehatan otot dan meningkatkan pemulihan setelah beraktivitas.

4. Banyak minum

Memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup air di hari yang panas dan lembap penting untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Selain itu, membatasi aktivitas fisik di siang hari untuk menghindari dehidrasi dianjurkan. Dehidrasi dapat dihindari dengan minum 1,5-2 liter air per hari.

Baca juga cara konsumsi 8 gelas air selama puasa Ramadhan.

5. Perhatikan juga lama tidur

Dengan semua tips tentang cara tetap sehat, yang terakhir kami sebutkan adalah memperhatikan rutinitas tidur Anda. Orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap hari.

Kurang tidur dapat memengaruhi kinerja dan tingkat energi Anda. Mungkin Anda perlu tidur siang, setelah zuhur agar tubuh tetap sehat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.