Memahami Pengertian Manajemen Proyek

  • Whatsapp

Secara umum, proyek dapat diartikan sebagai berikut: Proyek adalah suatu kegiatan yang dibatasi oleh waktu (temporary) dengan menggunakan sejumlah resource tertentu yang terbatas untuk menghasilkan produk atau jasa yang unik.

Manajemen-Proyek

Menurut PMBOK, project dapat diartikan sebagai berikut:

A project is a temporary endeavor undertaken to create a unique product, service, or result.”

Kata kunci yang perlu diperhatikan pada pengertian proyek di atas adalah temporary dan unik.

Setiap proyek harus memiliki milestone start dan milestone finish serta harus mendelivery produk, servis atau hasil yang unik.

Sebagai ilustrasi sederhana seorang pimpinan institusi pendidikan membuat pernyataan “Kami ingin meningkatkan nilai kelulusan siswa kami dengan skor rata-rata 9” tidak dapat dikualifikasikan sebagai proyek. Namun jika pernyataannya sebagai berikut: “Kami ingin meningkatkan nilai rata-rata siswa kami menjadi 9 dalam waktu 3 tahun ke depan” dapat dikualifikasikan sebagai sebuah proyek.

Ilustrasi lainnya jika seseorang menyatakan “Saya ingin mengumpulkan uang sebanyak USD 50000” tidak dapat diindikasikan sebagai sebuah proyek. Namun jika seseorang menyatakan “Saya ingin mengumpulkan uang sebanyak USD 50000 dalam waktu 5 tahun ke depan” mungkin dapat dikualifikasikan sebagai proyek.

Baca juga: Kutipan kata tentang manajemen waktu.

Contents

Apa beda Program dan Proyek

Dalam Manajemen Proyek, program dapat didefenisikan sebagai sekelompok proyek atau servis yang saling berkaitan untuk suatu tujuan tertentu yang biasanya dimanage oleh satu organisasi atau satu entitas tertentu.

Jadi, dalam satu program bisa terdiri dari beberapa proyek yang saling berkaitan.

Manajemen Proyek

“Project management is the application of knowledge, skills, tools, and techniques to project activities to meet the project requirements. Project management is accomplished through the appropriate application and integration of the project management processes identified for the project. Project management enables organizations to execute projects effectively and efficiently.” ~ PMBOK

Manajemen Proyek dapat diartikan sebagai penerapan metode, ilmu pengetahuan, keahlian terbaik dengan sumber daya terbatas untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan, agar mendapat hasil yang optimal dalam hal kinerja biaya, mutu dan waktu, serta keselamatan kerja.

Dapat diuraikan bahwa proses manajemen proyek dimulai dari Pendefenisian proyek, Inisiasi, perencanaan, eksekusi hingga pengendalian yang didasarkan pada sasaran proyek (tujuan), biaya, informasi yang digunakan, sumber daya, waktu serta kebutuhan yang disesuaikan dengan perkembangan waktu.

Aspek dalam Manajemen Proyek

Aspek Keuangan: Aspek ini berkaitan dengan pembiayaan proyek. Biasanya aspek ini berasal dari biaya sendiri, investor atau pinjaman dalam jangka pendek, menengah atau jangka panjang. Pembiayaan proyek merupakan hal krusial yang membutuhkan analisa dan perencanaan keuangan yang cermat.

Aspek Anggaran: Aspek ini berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian biaya selama proyek berjalan. Perencanaan yang matang akan memudahkan proses pengendalian biaya agar sesuai dengan rencana anggaran. Sebaliknya, jika perencanaan salah maka akan terjadi peningkatan anggaran yang dapat merugikan pemilik proyek.

Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia: Aspek ini berkaitan dengan kebutuhan alokasi sumber daya manusia selama proyek berlangsung. Agar efisien manajemen Human Resources didasarkan pada organisasi proyek yang telah dibentuk sebelumnya.

Aspek Manajemen Produksi: Aspek ini berkaitan dengan hasil akhir proyek. Hasil akhir negatif bila proses perencanaan dan pengendaliannya tidak baik. Agar produktifitas baik maka dilakukan usaha untuk meningkatkan produktifitas Sumber Daya Manusia, meningkatkan efisiensi proses produksi dan kerja serta meningkatkan proses produksi melalui jaminan mutu dan pengendalian mutu.

Aspek Harga: Aspek ini muncul untuk menghindarkan kondisi eksternal di mana produk yang dihasilkan membutuhkan biaya produksi yang tinggi dan kalah bersaing dengan produk lain.

Aspek Efektivitas dan Efisiensi: Aspek ini terkait dengan fungsi produk yang dihasilkan serta faktor efisiensi yang perlu dipenuhi agar biaya yang keluarkan sesuai perencanaan.

Aspek Pemasaran: Aspek ini terkait dengan persaingan harga, strategi promosi, mutu produk serta analisa pasar terhadap produk yang dihasilkan.

Aspek Mutu: Aspek ini berkaitan dengan kualitas produk akhir yang dapat meningkatkan daya saing serta memberi kepuasan pada pelanggan.

Aspek Waktu: Aspek waktu dapat menimbulkan peningkatan biaya, bila terjadi keterlambatan dan bisa menguntungkan bila produktifitas sumber daya tinggi sehingga penyelesaian proyek lebih cepat dari yang direncanakan.

Edwin
  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *