Mengadopsi “Ilmu” Marketing Ratu Properti Pondok Indah ke Dalam Bisnis Online

Share

Saat ini bisnis online bisa dijadikan pilihan banyak ibu rumah tangga atau kepala keluarga dalam mendapatkan penghasilan tambahan.

Bagi pemula, awalnya bisnis ini bisa dijadikan sebagai penghasilan sampingan, namun jika bisa berkembang secara baik maka bukan tidak mungkin pula, membuat Anda fokus menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama.

Bisnis online merupakan bisnis yang sebagian besar penjualan atau proses pemasarannya hingga menghasilkan transaksi dilakukan secara online.

Contoh bisnis online yang sering bisa dijalankan seperti penjualan secara dropship, menjual barang-barang secara online, menjual jasa secara online, dan masih banyak lagi.

Keuntungan melakukan pemasaran secara online diantaranya adalah seluruh pengguna Internet di mana pun mereka berada dapat mengakses penjualan produk Anda melalui internet.

Selain itu Anda tidak perlu banyak bepergian menemui client karena Anda cukup memajang produk Anda di website atau mengirim penawaran melalul email dan media online lainnya.

Pemasaran atau berbisnis secara online atau secara offline sebenarnya memiliki dasar-dasar atau prinsip marketing yang sama namun toolsnya saja yang berbeda.

Pada penjualan secara online, pebisnis lebih fokus memasarkan dagangan produk atau jasanya melalui internet, sedangkan pada penjualan secara offline pebisnis fokus menjual dengan membuka toko atau langsung menemui pelanggan.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi mengenai apa yang telah saya baca dari buku yang ditulis seorang champion di bidang pemasaran properti di Pondok Indah, Lisa Kuntjoro, mengenai tips tips bagaimana Lisa berhasil melakukan ribuan transaksi rumah di Pondok Indah dengan menerapkan motivasi dan disiplin bagi dirinya sendiri sehingga target penjualannya terpenuhi.

Tidak itu saja Lisa berhasil mendapat gelar Champion sembilan kali berturut-turut dan Champion ke 10 pada beberapa tahun berikutnya karena mendapatkan hasil penjualan terbaik diantara agen lainnya di salah satu perusahaan properti terbesar Nasional.

Cara cara yang diterapkan Lisa dalam melakukan penjualan ini seharusnya bisa diterapkan sebagai prinsip dasar dalam menjalankan bisnis online.

Berikut ini ulasannya !

motivasi bisnis online

Prinsip Marketing dalam Bisnis Online

Miliki Kemauan Keras untuk Mencapai Target

Menurut Lisa faktor utama yang membuat dirinya berhasil dalam hal penjualan adalah kemauan keras untuk menjual.

Faktor motivasi ini menurut Lisa adalah hal utama, sedangkan faktor lainnya seperti skill dan ilmu pengetahuan adalah hanya sebagai pendukung saja (mengikuti).

Setiap orang tentu memiliki motivasi yang berbeda ketika memulai bisnis online.

Ada yang karena kepepet utang, ada yang karena kurang puas dengan hasil yang sudah dicapai, ada yang karena ingin bangkit dari kemiskinan dan lain lain..

Lalu apa sih sebenarnya motivasi yang dimiliki Lisa untuk maju? 

Apa yang membuat Lisa sukses sebenarnya telah terpupuk sejak kecil.

Jadi bukan karena kepepet atau keperluan lainnya, Lisa sudah terbiasa sejak kecil jika ingin mencapai sesuatu, ia tidak akan menyerah sampai hal itu benar benar terwujud.

Hal ini pun diterapkannya dalam marketing. Sukses dalam Pencapaian target penjualan!

Lisa mengatakan bahwa jika targetnya belum tercapai, ia tidak akan mengenal kata menyerah.

Jadi bagi Anda yang ingin memiliki bisnis online, pertama-tama Anda perlu memiliki motivasi yang kuat untuk berhasil dalam bisnis Anda. Lalu tentukan jenis bisnis Anda, lalu tentukan apa target Anda.

Faktor motivasi sukses (softskill) ini sangat penting menurut Lisa dalam kelangsungan dan keberhasilan bisnis.

Tips : Buat perencanaan yang matang, lalu tentukan target harian, bulanan dan tahunan dalam bisnis Anda. Miliki softskill kreatif, pantang menyerah dan jiwa kepemimpinan.

Melakukan persiapan Penjualan yang Matang

Bisnis online memang terkesan mudah untuk dijalankan.

Anda terkesan tidak perlu memiliki modal yang besar dalam menjalankannya dan sepertinya bisa dijalankan dengan santai tanpa banyak perencaan matang seperti bisnis offline.

Jika Anda berpikir seperti ini, maka Anda keliru!

Seperti pada bisnis lainnya, bisnis online yang Anda jalankan perlu direncanakan dengan matang. Termasuk dalam hal penjualan yang merupakan ujung tombak keberhasilan bisnis Anda.

Secara garis besar tahapan penjualan dapat dibagi 3 yaitu: persiapan, pelaksanaan penjualan dan setelah penjualan.

Seperti apa yang dilakukan Lisa saat ingin menemui clientnya dia perlu mempersiapkan diri seperti mengenal dengan baik siapa clientnya, menyiapkan materi, menguasai produk dan penampilan yang sesuai dan sopan.

Dalam bisnis online, Anda juga perlu menerapkan cara yang sama.

Sebelum melakukan penjualan, Anda juga perlu tahu siapa target konsumen Anda dan apa yang mereka butuhkan.

Misalnya saat melakukan penjualan sedang tren produk model tertentu maka Anda harus siap dengan produk yang sedang banyak dicari ini.

Lebih baik melakukan penjualan secara soft selling.

Misalkan jika Anda ingin berjualan jilbab model remaja secara online. Anda perlu bergabung dengan beberapa social media dan forum yang kebanyakan anggotanya remaja wanita.

Saat Anda bergabung, tentu Anda melakukan perkenalan dulu, menjawab komentar serta memberi tips-tips bermanfaat beberapa kali di grup atau forum.

Setelah saat nya tepat barulah Anda menawarkan produk Anda. Ini biasa disebut soft selling.

Selain itu Anda juga perlu memudahkan konsumen  untuk melihat produk Anda. Buat website yang terlihat profesional sehingga konsumen lebih percaya dengan kredibilitas Anda.

Jika Anda tidak memiliki web toko online, Anda bisa memanfaatkan market place yang Anda seperti Tokopedia, Lazada, Shopee, Olx dan masih banyak yang lainnya.

Anda juga bisa membuat komunitas sendiri untuk memasarkan produk Anda, seperti melalui fanpage Facebook, Instagram, Twitter dan Pinterest.

Persiapkan gambar produk Anda dan informasi yang dibutuhkan secara lengkap.

Siapkan juga beberapa skenario yang mungkin ditanyakan konsumen seperti jenis bahan dan ukuran produk, daftat list produk dan harga yang bisa didownload, kemungkinan client mengajak kerjasama dropship, dll.

Jika Anda masih baru dalam menjalankan bisnis online Anda, kemungkinan ada sebagian konsumen yang juga masih ragu untuk bertransaksi melalui rekening Anda.

Cara pembayaran juga perlu digunakan cara pembayaran yang membuat kosumen merasa nyaman dan aman, seperti melalui Tokopedia dan market place lainnya.

Perlu diingat, beda bisnis online dan offline adalah, Anda tidak menemui langsung konsumen. Jadi tingkat kepercayaan perlu lebih ditingkatkan dari materi dan tools yang Anda gunakan.

Menjadi Pendengar yang Baik

Salah satu kunci keberhasilan Lisa lainnya yang paling penting adalah menjadi pendengar yang baik bagi konsumen.

Dalam melakukan penjualan secara online, penting bagi kita untuk mencantumkan nomor yang bisa dihubungi beserta email.

Seperti nomor telepon atau minimal Whats App. Menurut saya lebih efektif melalui messenger whats app, untuk berhemat waktu berbicara.

Terkadang ada saja konsumen yang ingin menyampaikan kebutuhan nya jika masih belum sesuai, atau memerlukan informasi tambahan selain yang sudah kita cantumkan, terutama jika konsumen ini ingin membeli dalam jumlah yang besar.

Dalam bisnis online, biasanya konsumen juga akan merasakan lebih nyaman bertransaksi dengan penjual yang bisa dihubungi terutama untuk berjaga-jaga jika barang yang diterima tidak sesuai pesanan.

Sebagai penjual Anda juga harus siap dengan kritikan atau masukan dari konsumen untuk perbaikan layanan atau produk yang Anda jual.

Pebisnis atau Penjual adalah Penolong

Sebagai penjual produk atau pelaku bisnis yang memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen juga harus dapat bertindak sebagai penolong dalam arti sebagai problem solver atas kebutuhan dari konsumen.

Tidak selalu Anda harus bertindak didasarkan oleh keuntungan yang besar. Adakalanya konsumen mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dengan produk yang Anda jual.

Misalkan saja jika ada konsumen yang memerlukan jasa training excel online, namun yang ia butuhkan lebih banyak materi excel untuk akuntansi atau financial, maka Anda bisa menawarkan jasa training yang lebih spesifik mungkin dengan biaya yang lebih mahal.

Atau bisa juga ada konsumen yang ingin kursus matematika online namun bujetnya terbatas, Anda juga bisa menyarankan peserta mengajak beberapa temannya dengan biaya yang lebih murah per orangnya.

Begitu juga jika Anda menemukan hal lainnya pada Bisnis online, ada banyak jalan menuju Roma.

Tidak hanya keuntungan, perasaan dapat membantu orang lain bisa menambah semangat Anda dalam berbisnis.

Memiliki Tingkat Kesabaran yang Tinggi

Seperti yang dilakukan Lisa saat membuat perjanjian ketemu dengan clientnya yang akan menjual rumahnya.

Lisa pernah mengalami janji ketemu yang dibatalkan oleh clientnya sebanyak tujuh kali.

Sampai ia harus menitipkan 7 kartu nama pada penjaga rumah clientnya setiap kali datang ke rumahnya. Namun pada janji ke 8, ia berhasil menemui clientnya yang ternyata adalah seorang pejabat negara.

Dalam berbisnis online banyak hal-hal yang akan Anda temui yang mungkin bisa membuat Anda kecewa. Bisa jadi karena pembatalan transaksi atau karena konsumen yang tidak puas dengan barang yang Anda jual.

Tetaplah berpikir positif serta tetap layani konsumen Anda dengan sebaik-baiknya.

Tidak ada kata Gagal

Dalam menjalankan bisnis, tidak ada kata gagal dalam kamusnya.

Lisa merasa apa yang biasa dikatakan orang gagal adalah titik titik yang lebih panjang dalam mencapai keberhasilan.

Bagi Lisa hasil akhir dari usahanya adalah keberhasilan dalam melakukan penjualan.

Meskipun ada saat saat di mana Lisa mengalami keadaan yang dia anggap sebagai titik terendah. Di saat ini, Lisa selalu melakukan hal-hal di luar rutinitas.

Biasanya dia akan mengikuti pelatihan-pelatihan atau seminar yang dapat kembali memotivasi dirinya atau menambah ilmu tentang penjualan.

Setiap hal yang dianggap orang sebagai kegagalan dijadikan olehnya sebagai titik balik menuju kesuksesan.

Anda juga tentu bisa mengimplementasikannya saat menjalankan bisnis online Anda bukan?

Jangan sampai karena penjualan Anda yang belum mencapai target Anda menjadi patah semangat. Pelajari apa yang kurang dalam proses yang Anda lakukan lalu lakukan perbaikan dengan terus belajar dan berusaha.

Fokus…dan Fokus dalam Bisnis

Dalam melakukan penjualan properti Lisa selalu menjalankan prinsip fokus pada lokasi, yaitu perumahan pondok indah.

Selain lokasi, Lisa juga fokus pada produk yang dijualnya yaitu properti (jual beli rumah).

Meskipun banyak yang mengiming-imingnya untuk melakukan menjadi sales pada produk lain namun Lisa tetap pada pendiriannya.

Begitupun jika Anda menjalankan bisnis online. Sebaiknya Anda fokus pada bidang yang Anda geluti dari awal.

Semakin Anda fokus, keahlian Anda juga akan bertambah dan tentu pengalaman dan pelanggan yang Anda dapatkan selama berbisnis merupakan aset berharga yang dapat Anda tingkatkan untuk mencapai target yang lebih baik lagi.

Berbeda jika Anda memulai lagi sesuatu yang baru, maka Anda perlu belajar lagi dan membutuhkan pengalaman untuk sampai ke tingkat mahir.

Demikianlah kiat kiat dan motivasi dalam menjalankan bisnis online yang diadopsi dari cara cara yang dilakukan seorang agen penjualan rumah yang telah sukses membantu ribuan clientnya dalam jual beli rumah di kawasan pondok indah.

Lisa sendiri juga telah memiliki beberapa rumah mewah termasuk rumah impiannya di kawasan mentereng Pondok Indah.

Semoga tips di atas dapat menginspirasi kita semua dalam melakukan penjualan secara online.

Bagi Anda yang alergi dengan kata kata menjual atau selling atau marketing, coba simak kalimat bijak di bawah ini:

“Jika Anda tidak nyaman dengan gagasan menjual, maka ajari orang sampai mereka terdorong untuk membeli.” – Stuart Tan

Wassalam

(ELS)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *