8 Tips Mendidik Anak Agar Lebih Perduli dan Tidak Cuek

By |

Tidak perduli atau Cuek identik dengan sikap yang masa bodoh dan tidak perduli dengan lingkungan sekitar , dampak dari masa bodoh itu sendiri dapat menjadikan anak malas dalam bergaul. Sikap anak yang cuek dapat menjauhkan anak kita dari teman – temannya . Sehingga pada akhirnya anak kita akan menjadi anak yang tidak bergaul dan tidak butuh orang lain, karena dirinya hanya fokus untuk memikirkan dirinya sendiri dan asyik dengan dunianya sendiri, karena dia sudah tidak perduli dengan kehidupan orang lain.

Bagaimanakah cara untuk mengatasi pribadi anak yang perduli (tidak cuek) , ikuti tips pertamakali.com di bawah ini :

Sering mengajak anak kita mengobrol

Di tengah kesibukan kita sebagai orangtua dengan segudang rutinitas , pekerjaan rumah tangga, kita sebagai orangtua kadang tidak punya banyak waktu untuk mengobrol, kadang hanya seperlunya saja, sebatas bertanya hal-hal yang ingin anda tanyakan dan yang ingin anda ketahui . Begitupun sebaliknya, anak pulang sekolah, sibuk bermain, les ini itu , dan malam hari saatnya anak  masuk ke kamar untuk mengerjakan PR atau belajar atau menjalankan hobinya baca novel atau bermain game . Sebagai orangtua perlu adanya moment untuk mengobrol bersama anak walau hanya sebentar , karena dengan mengobrol anak akan merasa lebih di perhatikan dan merasa orangtuanya peduli dengan apa-apa yang di lakukannya dan perduli dengan aktivitas kesehariannya. Jika orangtua cuek , tentu anak pun akan cuek , pribadi yang cuek tumbuh berasal dari kebiasaannya di dalam rumah.

Menjadi pendengar yang baik saat anak anda bercerita

Pernahkah kita secara tidak sadar , saat anak anda bercerita tapi kita sebagai orangtua mendengar tanpa menatap mata anak kita , karena kita sedang melakukan pekerjaan rumah , karena tanggung untuk di hentikan dan harus segera selesai karena anda harus menyelesaikan pekerjaan rumah yang lainnya atau yang sering terjadi pada pada orangtua jaman now yaitu orangtua yang asyik dengan wa nya , instagramnya , facebooknya , twitternya , sehingga ketika anak  bercerita mengenai beberapa kejadian yang terjadi di sekolahnya atau apa pun yang dialami si anak selama di sekolah , orangtua hanya mendengar tanpa berkomentar , sementara fokus orangtua masih ke hp nya . Secara tidak langsung anda menjadikan anak anda untuk menjadi pribadi yang cuek , karena anak akan meniru apa yang di lakukan orangtuanya . Tidak ada salahnya kita sebagai orangtua untuk meluangkan waktu fokus dan mendengar si anak bercerita dengan antusias , sehingga anak pun merasa di hargai dan jauh dari pribadi yang cuek .

Sering mengajak anak kita bersilaturahmi

Sebagai orangtua sering-seringlah kita mengajak anak kita untuk menghadiri acara-acara keluarga seperti halal bihalal , arisan , pengajian, datang mengunjungi teman lama , mengunjungi teman yang sakit . Dengana bersilaturahmi akan menumbuhkan pribadi anak yang perduli terhadap keluarga dan orang lain , menjadikan anak yang pandai bergaul , jauh dari pribadi yang cuek dan pendiam. Jangan biarkan anak kita asyik dengan hobinya sendiri atau asyik dengan dunianya sendiri sehingga membuatnya terlalu nyaman di dalam rumah atau asyik dengan hobby sehari-hari sehingga anak kita menjadi anak yang tidak pandai bergaul dan merasa risih dengan keramaian , yang pada akhirnya akan menumbuhkan sikap cuek dalam diri anak kita .

Tumbuhkan rasa empati pada anak

Perlu adanya rutinitas untuk mengajak anak kita berkunjung ke yayasan panti asuhan atau membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban dalam bencana alam, hal ini dapat menumbuhkan rasa empati pada anak akan kepeduliannya terhadap orang lain dan lingkungannya . Anak akan belajar bagaimana cara mencintai dan mengasihi anak yatim . Dengan begitu anak kita akan menjadi pribadi yang berhati mulia dan perduli terhadap sesama.

Ajarkan anak mengenai hukum timbal balik

Pernahkah anda mendengar perkataan “ kalau tidak mau di cubit , janganlah mencubit “ nah ini sangat cocok sekali dengan pribadi anak yang cuek terhadap temannya , maka temannya pun akan cuek terhadap dirinya . Kadang sikap tidak perduli orang lain kepada kita , bisa di sebabkan karena kita tidak perduli terhadap orang lain. Disinilah perlunya kita mengajarkan anak kita akan nilai-nilai keperdulian dan sikap saling tenggang rasa terhadap orang lain . Agar di lingkungan manapun anak bergaul dapat di terima oleh lingkungannya .

Mengajarkan komunikasi yang baik dan benar

Mengajarkan anak kita cara komunikasi yang baik dan benar adalah salah satu pondasi bagaimana cara anak kita bersikap , jika cara anak kita sopan , santun , tidak sombong dan tidak asal menjawab , maka akan terhindar dari sikap cuek . Pernahkan kita temukan , ada seorang anak yang ketika di tanya , dia menjawab seperlunya lalu pergi , atau menjawab dengan tidak sopan atau menjawab dengan asal menjawab lalu pergi . Sikap yang demikian berasal dari kebiasaan dia bersikap di dalam rumahnya . Oleh karena itu pentingnya peran orangtua untuk meluruskan yang salah dan mengajarkan anak kita bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan benar .

Mengajarkan anak untuk perduli terhadap lingkungan sekitar

Hal kecil yang sering terjadi di dalam rumah , misal ketika anak kita menumpahkan minuman , lalu si anak cuek dan membiarkan lantai yang basah , dan dia tetap duduk menonton tv . Secara tidak sadar , saudaranya yang lewat akan terjatuh atau terpeleset karena ketidakperduliannya terhadap lingkungan sekitar . Hal yang biasa di lakukan oleh orangtua yaitu menyalahkan si anak , memarahi si anak atau orangtua hanya mendiamkan itu terjadi lalu mengambil kain pel dan mengeringkannya. Dua sikap orangtua di atas merupakan penyebab tumbuhnya sikap cuek si anak , yang sebaiknya di lakukan orangtua adalah tidak memarahinya , tidak menyalahkannya atau tidak  mendiamkan itu terjadi , tetapi ajarkan anak untuk bertanggungjawab atas kelalaiannya , jika dia menumpahkan sesuatu di lantai , dia harus mengeringkannya agar tidak membahayakan orang lain akibat kelalaiannya . Dengan begitu anak kita akan menjadi pribadi yang perduli terhadap orang lain dan lingkungan sekitarnya .

Batasi anak dalam bermain game dan menonton tv

Pernahkan anda merasa kesulitan untuk meminta tolong kepada anak anda saat anak anda asyik bermain game atau menonton tv . Sehingga anda harus melakukannya sendiri , atau pernahkan anda menghadiri suatu acara keluarga , kemudian anda bertanya pada salah satu keponakan anda , dan di jawab dengan tatapan mata masih ke layar televisi atau tidak menjawab sama sekali , karena sedang asyik bermain game . Anak yang sudah ketagihan bermain game atau menonton tv sampai lupa waktu , akan menjadikan anak kita asyik sendiri tanpa memperdulikan orang – orang di sekitarnya . Cikal bakal pribadi anak yang cuek yaitu dari keasyikan dirinya terhadap sesuatu , maka pentingnya orangtua untuk membatasi anak dalam bermain game dan menonton tv , agar anak belajar untuk perduli dengan orang – orang di sekitarnya .

Semoga tips di atas dapat merubah kebiasaan – kebiasaan atau sikap cuek anak kita . Sebagai orangtua jangan pernah mentolerir sikap cuek anak kita di dalam rumah , karena di lingkungan luar belum tentu anak kita dapat di terima dengan baik dalam lingkungannya , jadi jangan sampai anak kita tidak di sukai oleh temannya atau di jauhi oleh temannya karena sikap cueknya . Tetapi ajari anak kita untuk menjadi anak yang perduli terhadap orang-orang di lingkungannya , agar anak kita di cintai oleh orang-orang di sekitarnya .

Related Post

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *