Gengsi Bisa Menghambat Orang Untuk Bisa Maju (Kaya)

By | December 5, 2017

Gengsi terdiri dari 1 kata, tapi mencerminkan orang yang hidup tidak apa adanya yang dapat menyebabkan orang tersebut bertindak tidak sesuai dengan batas kemampuannya. Dalam kamus Bahasa Indonesia, gengsi memiliki arti sebagai kehormatan dan pengaruh;harga diri; martabat. Gengsi dapat berdampak positif jika terkait dalam hal gengsi untuk berbuat tidak baik, seperti mencuri, berbohong, atau gengsi jika tidak memberi tips (meskipun dalam memberi sebaiknya tidak dikaitkan dengan gengsi), dll. Atau bisa juga gengsi karena tidak berprestasi. Namun ada juga gengsi yang berdampak negatif dalam kehidupan kita. Gengsi yang berdampak negatif ini terkait dengan malu untuk hidup apa ada nya sesuai batas kemampuan. Gaya hidupnya bersifat semu dan penuh kamuflase karena kehormatan dan martabat dilihat dari gengsi. Dalam artikel kali ini yang ingin dibahas adalah orang-orang yang rela menghabiskan uang nya hanya demi gengsi terhadap gaya hidup. Gengsi ini bisa membuat orang melakukan segala cara untuk bisa memenuhi hasrat atau keinginannya.

 

 

Berikut ciri-ciri orang yang memiliki gengsi terhadap gaya hidup :

  1. Sangat bergantung (gemar) dengan barang bermerk

Begitu banyak barang bermerk yang beredaran di pasaran, mulai dari yang ORI sampai KW, atau bermerk import dan lokal. Mereka enggan menggunakan produk KW atau produk lokal karena malu, karena barang bermerk bisa menentukan status tingkat sosial orang tersebut. Dan yang pasti barang bermerk bernilai jual lebih mahal daripada KW atau barang lokal. Adapun perbedaan dari keduanya adalah produsen bermerk mengeluarkan lebih banyak uang untuk promosi tapi untuk kualitasnya itu sendiri bisa saja sama.

  1. Orang gengsi cenderung boros dan kredit lovers

Tidak sedikit orang yang memiliki mobil keren, hanya ingin terlihat keren namun mereka bersusah payah untuk membayar cicilan, dimana bunga bank akan semakin besar jika tenor pinjaman itu sendiri lebih panjang, mengapa tenornya panjang karena mereka cenderung memaksakan untuk membeli, sementara berdasarkan penghasilan bulanan mereka hanya memungkinkan untuk mencicil dengan tenor yang panjang.

  1. Orang yang Gengsi cenderung malas mencari info kapan jadwal Promo dan diskon

Ada perasaan malu jika mereka harus menanyakan kepada bagian informasi kapan jadwal promo dan diskon, padahal jika mengetahui jadwal tersebut, kita bisa meminimalisir pengeluaran kita.

  1. Orang gengsi sangat menyukai mall

Bagi mereka yang suka sekali memelihara gengsi, makan harus di tempat terkenal, hang out atau nongkrong di cafe-cafe atau Resto-resto ternama yang terdapat di mall – mall besar, dimana pemilik cafe atau resto tersebut akan menawarkan harga lebih tinggi di banding Resto or Cafe yang terdapat di mall biasa.

  1. Orang gengsi tidak bisa mengelola uang

Bagaimana mungkin mereka bisa mengelola uang, jika mereka identik dengan suka membeli sesuatu yang ingin di milikinya tapi bukan yang di butuhkannya sehingga seringkali mereka membeli barang-barang yang tidak penting, kadang mereka kerap kali ingin terlihat bahwa mereka adalah orang pertama yang memilikinya atau mengenakannya sebelum itu menjadi trend .

Gengsi bukanlah harga diri, jadi marilah kita belajar untuk menentukan sikap dan memutuskan, marilah untuk menjadi diri sendiri dan fokus terhadap tujuan agar semua yang menjadi tujuan kita bisa tercapai, Gengsi tidak bisa membuat kita kaya tapi justru sebaliknya Gengsi akan membelenggu kita untuk bisa menjadi kaya, Gengsi hanyalah kebohongan semu dan sering kali harus di bayar mahal dengan kejatuhan, kebangkrutan atau keterbatasan kita mensuport kebohongan atau kepalsuan dari gengsi itu sendiri.

(Lisnawati)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *