Tips Menjadi Pemimpin Yang Dihormati Oleh Bawahan

By | May 25, 2017

Untuk menjadi seorang atasan yang dihormati oleh bawahan tidaklah mudah, karena sering ketika kita sudah merasa memperlakukan karyawan yang menurut kita sudah baik melalui  disiplin serta bertindak tegas atau sesuai aturan, namun tetap saja ada hal atau rumor-rumor negatif di luar sana yang dapat mempengaruhi suasana kerja atau bahkan performa dari anak buah yang kita pimpin.

 

Oleh karena itu penulis melalui Pertamakali.com mencoba untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan agar dapat mendatangkan hal-hal positif yang mudah-mudahan berguna bagi para Supervisor atau selevel Manager dan juga bagi orang-orang yang dipimpinnya. Berikut ini 10 Tips yang menurut penulis perlu diketahui untuk menjadi seorang pemimipin yang baik sehingga dihormati oleh bawahan Anda :

  1. Saat harus memberikan tugas , bagilah tugas karyawan secara adil dan merata sesuai kompetensinya. Kecuali untuk senior mungkin secara porsi gaji pun lebih besar dan pengalaman lebih lama (lebih banyak) dapat diberikan porsi pekerjaan yang lebih sulit (sesuai kompetensinya), agar nantinya pekerjaan yang tingkat kesulitannya lebih tinggi dapat di selesaikan dengan baik atau sesuai harapan daripada dikerjakan pegawai baru yang minim experience (pengalaman). Adakalanya sang pemimpin juga perlu memberikan tantangan (tugas baru yang lebih sulit) secara bertahap untuk menambah wawasan atau pengetahuan bawahan, serta memberikan kesempatan pada bawahan untuk berkembang baik dari sisi skill dan tanggung jawab.
  2. Hindari untuk bergaul lebih dekat dengan seorang karyawan seperti makan siang bersama dan intensitas mengobrol di ruangan lebih sering, karena ini akan menimbulkan kecemburuan sosial serta opini negatif dari bawahan Anda yang lain.
  3. Tidak membedakan perhatian berdasarkan gender. Berikan porsi perhatian yang sama antara bawahan yang laki-laki atau perempuan untuk menghindari rumor-rumor yang tidak sedap di lingkungan kantor Anda .
  4. Berikan apresiasi atau penghargaan kepada karyawan Anda ketika bawahan Anda melakukan pekerjaan yang bagus.
  5. Saat bawahan melakukan kesalahan , janganlah menegurnya dan menyalahkannya di depan bawahan yang lain, tetapi ajaklah bicara dalam ruangan. Tunjukkan kesalahan yang diperbuat oleh bawahan Anda dan berikan solusi untuk improve ke depannya agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali. Hindarilah untuk marah-marah atau membentak-bentak bawahan, karena efek marah akan mempengaruhi fisik dan mental bawahan dan mendapat image negatif dari bawahan.
  6. Hindarilah untuk membicarakan kelemahan bawahan Anda yang satu kepada bawahan yang lain .
  7. Ketika memberi pekerjaan, berikan instruksi dan pengarahan yang jelas. Pastikan bawahan paham apa yang Anda instruksikan , sehingga karyawan tidak perlu merevisi laporannya berkali-kali, karena jika karyawan salah menangkap / salah persepsi akan instruksi Anda, maka akan ada waktu yang terbuang sia-sia karena berulangkali mengerjaan perbaikan.
  8. Ketahuilah bahwa karyawan Anda yang juga manusia yang memiliki kehidupan lain di luar dunia kantor dan pekerjaan. Jadi janganlah memberi tugas di luar batas kemampuan karyawan atau di luar standar jobdesk karyawan, misal jobdesk karyawan itu harus selesai jam 5- 7 malam , janganlah memberi tugas untuk selesai jam 9-12 malam. Jika ini terjadi evaluasilah apa yang salah, apakah bawahan anda bekerja terlalu lambat, tidak serius atau terlalu banyak bermain Hp atau browsing internet. Tetapi jika bawahan anda sudah melakukan proses bekerja dengan baik dan ternyata pekerjaan itu belum selesai, mungkin pekerjaannya terlalu banyak untuk kapasitas bawahan anda tersebut. Perlu kita sadari setiap orang memiliki kecepatan bekerja yang berbeda oleh karena itu pentingnya melakukan evaluasi terhadap bawahan-bawahan Anda .
  9. Sebagai atasan kita perlu tau segala pekerjaan bawahan karena jika bawahan mendapatkan masalah dan datang kepada anda untuk menanyakan solusi, Anda sudah tau masalahnya dan akan connect ketika bawahan menceritakan masalah pekerjaan nya kepada Anda, oleh karena itu seorang atasan perlu membaca semua email yang CC kepadanya dan mengetahui segala informasi agar tidak terkesan tidak tau apa-apa dan terima beres .
  10. Luangkanlah waktu untuk makan bersama bawahan atau refreshing bersama, outbond ke suatu tempat , sebagai wujud kebersamaan dan ajang hiburan bagi bawahan anda yang telah berdedikasi terhadap perusahaan.
  11. Terakhir dikutip dari salah satu buku karangan John C. Maxwell : Jadilah pemimpin yang rendah hati, yang nyaman dengan jati dirinya dan tidak merasa butuh menarik perhatian. Seorang pemimpin yang rendah hati bukan berarti menaifkan kelebihannya. Namun berarti jujur dengan kelemahannya. Ia akan bersukacita dengan pencapaian orang lain, memperlengkapi orang lain untuk menjadi unggul, dan mengizinkan orang lain bersinar. Pemimpin yang baik dapat memotivasi orang lain dan bersikap rendah hati di saat yang sama.

Demikianlah tips untuk dapat menjadi seorang atasan yang dapat dihormati oleh bawahannya. Semoga tips ini dapat berguna..

(Lisnawati)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *