Kutipan Bijak Tentang Amarah dari Tokoh Terkenal

By | January 14, 2017

Sebagai manusia normal, wajar jika sesekali memiliki amarah. Namun, sebaiknya amarah diredam, bukan diluapkan. Berbagai perasaan yang timbul harus mampu dikendalikan oleh manusia sebab kita dibekali oleh akal dan pikiran sehingga bisa melakukan tindakan yang terbaik. Semua orang bisa marah, namun tidak semua orang bisa mengendalikan amarahnya.

 

Kata kata mutiara hidup sederhana

 

Saat bahagia, orang akan tertawa dan ceria sebagai perwujudan rasa bahagia yang dialaminya. Akan tetapi, ada kalanya seseorang akan mengalami kesedihan karena mamiliki berbagai permasalahan hidup. Sedih dan kecewa merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap manusia. Kesedihan dan kekecewaan bisa menimbulkan perasaan marah.

Mengendalikan emosi memang tidak mudah. Buktinya, banyak orang yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Padahal, marah-marah di tempat umum misalnya, hal ini akan membuat orang tersebut mendapatkan rasa malu karena diperhatikan oleh banyak orang. Terlebih lagi, ketika seseorang sedang emosi, dia tidak bisa berpikir secara jernih. Apa yang dilakukan di luar kuasanya.

Ketika sedang marah, alangkah baiknya memilih diam. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Akan sangat merugi jika mulut kita dibiarkan mengeluarkan kata-kata kotor yang tidak pantas. Banyak orang yang meluapkan emosinya dengan mengeluarkan kata-kata tidak sopan. Biasanya, kata-kata yang keluar dari mulutnya terjadi karena refleks. Jika sedang merasakn emosi, cobalah untuk menarik nafas panjang. Lalu, tahan beberapa saat sekitar 10 detik, kemudian buang nafas melalui mulut. Hal ini akan membuat kamu sedikit lebih tenang sebab oksigen akan menuju otak.

Ulangi beberapa kali sampai kamu benar-benar merasa tenang. Saat sudah tenang, otak dan pikiran akan kembali jernih. Ini cara mudah yang bisa kamu lakukan sehingga bisa meredam emosi dan tidak melakukan hal-hal negatif yang mungkin  saja bisa terjadi di luar kuasa kamu.

Berikut ini ada beberapa kumpulan kata bijak tentang amarah dari tokoh terkenal. Setelah kamu membacanya, semoga kamu mendapatkan inspirasi sehingga lebih mudah dalam mengontrol amarah.

Senyumlah kepada si pembuat onar

“Lemparkan senyum kepada yang memancing amarah.” – Harry Slyman

Jangan mudah terpancing emosi oleh orang lain. Ketika ada seseorang yang ingin memancing emosimu, sebaiknya berilah senyuman kepadanya. Tak peduli dia akan membalas senyummu atau tidak, yang terpenting ialah hal ini menunjukkan kalau kamu tidak terpancing emosi akibat ulahnya. Saat ini banyak orang yang menyelesaikan segala permasalahan secara gegabah. Mereka lebih mendahulukan emosi dibandingkan berpikir dengan kepala dingin sebelum melakukan tindakan anarkis. Banyak kerugian yang terjadi akibat ulah orang yang tidak bisa mengontrol diri. Sebenarnya, orang yang selalu marah-marah akan merugi.

Amarah tidak akan menyelesaikan masalah

“Ternyata, banyak hal yang tidak selesai dengan amarah.” – Iwan Fals

Jika kamu memiliki permasalahan, janganlah  menghadapinya dengan amarah. Sebaiknya, tenangkan diri karena amarah akan membuat kamu tidak bisa berpikir dengan tenang. Bisa jadi, apa yang kamu lakukan tidak tepat. Sebaiknya redam amarahmu kemudian berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pikiran tenang dan rileks sehingga kamu bisa mengambil tindakan yang tepat. Menghadapi masalah dengan rasa amarah akan sia-sia. Ketika marah, kamu tidak bisa mengontrol diri kamu sendiri. Lantas, bagaimana mungkin kamu bisa menyelesaikan permasalahan dengan rasa amarah di dada.

Lawan amarah dengan kesabaran

“Untuk mencintai, kamu harus memiliki kekuatan. Kekuatan melawan amarah dengan kesabaran dan kekuatan memaafkan dengan ketulusan.” – Mario Teguh

Banyak orang berbicara bahwa kesabaran itu ada batasnya. Pernyataan ini sangat keliru. Yang namanya sabar,  itu tidak ada batasnya. Seseorang yang bisa memiliki sikap sabar ialah orang yang hebat karena tidak semua orang bisa melakukannya. Sabar merupakan satu kata yang mudah diucapkan namun sulit dilakukan.

Berbuat sabar ada hubungannya dengan mengontrol emosi. Inilah kesulitan bersikap sabar karena seseorang harus selalu meredam emosi dan mengikhlaskan segala hal yang terjadi. Walaupun sulit, kamu tetap harus berusaha untuk melakukannya sebagai perwujudan kekuatan cinta. Entah itu cinta dengan kekasih hati, sahabat, keluarga, ataupun siapa saja. Selain memiliki kesabaran dalam mengontrol emosi, seseorang sebaiknya juga menjunjung tinggi nilai ketulusan untuk memaafkan kesalahan orang lain.

Hakikatnya sifat manusia ialah penuh cinta dan kelembutan

“Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, amarah dan gairah nafsu adalah sifat binatang.” – Jalaluddin Rumi

Banyak manusia memiliki sifat seperti binatang. Padahal sebenarnya keduanya sangatlah berbeda. perbedaan yang mencolok yang diberikan oleh Allah SWT ialah manusia diberikan akal pikiran sehingga bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Sedangkan hewan tidak memiliki akal pikiran sehingga apa yang dilakukan hanya berdasarkan insting atau apa yang dirasakah saat itu. Binatang tidak pernah berpikir mengenai dampak yang bisa terjadi akibat sikap yang dilakukannya.

Nah, jika seorang manusia tidak bisa meredam amarah dan nafsu yang dimilikinya, maka seseorang tersebut memiliki sikap seperti binatang. Jangan sampai kita sebagai makhluk yang paling sempurna memiliki sikap seperti binatang. Ketika memiliki amarah, redamlah secara perlahan. Jangan buat dirimu malu dengan melakukan tindakan dan mengeluarkan perkataan yang sangat tidak pantas.

Jangan balas kebencian dengen kebencian

“Saat kau membalas kebencian dengan amarah dan caci maki, saat itulah musuhmu menang.” – Andy F. Noya

Ada kalanya kita memiliki musuh yaitu seseorang yang membenci kita. Banyak orang yang memiliki musuh padahal dia tidak melakukan tindakan yang mengarah mengajak permusuhan. Kebencian yang timbul ada banyak faktor pemicu, bisa saja karena masalah iri dalam urusan pekerjaan, cemburu dalam keluarga, dan lain sebagainya.

Ketika kamu mendapati ada seseorang yang membencimu, tak perlu dihiraukan. Hal yang sebaiknya kamu lakukan ialah berusaha meredam emosi. Jangan sampai terpancing dengan apa yang dilakukannya karena hal ini bisa memicu adanya pertengkaran. Bertengkar dengan orang lain bukan hal yang istimewa. Justru ini merupakan hal yang sangat memalukan. Kalau kamu dihina oleh orang lain, tak perlu kamu membalasnya. Cukup berusalahan diam dan menahan amarah. Serahkan semuanya kepada Allah SWT karena dia yang Maha Adil dan Maha Mengetahui. Pasrahkan segala urusanmu kepadaNya. Jika memang orang yang menyakitimu pantas dihukum menurut Allah SWT, tidak lama kemudian dia akan merasakannya. Tak perlu membalas kejahatan dengan kejahatan.

Orang yang mengandalkan otot dan amarah ialah orang yang kurang ilmu

“Siapakah orang yang kurang ilmu? dialah orang yang mengandalkan otot dan amarah dalam menyikapi segala sesuatu.” – Abdullah Gymnastiar

Di dalam kehidupan ini, ada banyak orang dengan berbagai macam karakter. Ada yang baik dan ada yang jahat. Ada yang penyabar dan ada yang suka marah-marah. Kamu termasuk yang mana?

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa setiap orang memiliki amarah. Tinggal bagaimana caranya untuk mengendalikannya. Kebanyakan orang tidak bisa mengendalikan amarahnya. Ketika memiliki masalah, banyak yang menghadapinya dengan kebencian dan amarah yang menggebu-gebu. Sepahit apapun masalah yang dihadapi, cobalah untuk bersikap tenang dengan mengontrol emosi. Permasalahan dapat diselesaikan dengan tepat dan cepat apabila kamu mampu meredam emosi sehingga pikiran akan rileks. Keputusan dapat diambil dengan cara yang tepat.

Amarah merugikan diri sendiri

“Yang paling saya tahu tentang amarah adalah dia lebih banyak melukai diri sendiri daripada orang yang kita marahi.” – Oprah Winfrey

Sebenarnya, memiliki sikap marah-marah yang menggebu-gebu sangat merugikan diri sendiri. Saat marah, kamu tak bisa mengontrol amarahmu. Padahal, kamu memiliki harga diri yang harus selalu kamu jaga kehormatannya. Seseorang yang melakukan tindakan buruk sama saja telah merendahkan harga dirinya. Mulai sekarang, berusahalah untuk meredam emosi di manapun dan kapan pun agar dirimu tidak merugi. Amarah tidak menyelesaikan permasalahan, justru akan timbul masalah baru jika kamu menghadapi suatu permasalahan dengan emosi yang meluap-luap.

Jangan terlalu banyak berkeluh kesah dan marah-marah

“Keluh-kesah dan amarah tidak akan banyak mengubah keadaan selain akan lebih mempersulit posisi kita sendiri. ” – Abdullah Gymnastiar

Jika kamu sedang dalam keadaan sulit, tak perlu berkeluh kesah dan marah-marah tak jelas. Banyak orang yang marah kepada Allah SWT karena merasa selalu dalam keadaan sulit. Hal ini tak pantas dilakukan oleh seorang hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT sebab keadaan sulit merupakan suatu ujian atau cobaan. Jika seseorang bersabar, dia akan mendapatkan kebahagiaan dalam hidup ini.

Bahkan, jika kamu ingin merubah nasibmu menjadi lebih baik, hal itu akan sia-sia jika kamu tidka melakukan suatu usaha. Berkeluh kesah boleh-boleh saja, namun sebaiknya lakukan seperlunya. Kamu bisa berkeluh kesah dengan seseorang yang kamu percaya seperti sahabat. Hal ini bertujuan untuk membuatmu lebih baik. Namun, hidup dengan selalu mengeluh tidak baik karena akan mempersulit keadaanmu sendiri. Bangkitlah dan bersemangatlah untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Marah berasal dari nafsu

“Nafsu yang menyebabkan marah dan dengki.” – Buya Hamka

Amarah dan dengki berasal dari nafsu. Manusia dibekali oleh nafsu. Kita diperintah oleh Allah SWT untuk bisa mengendalikan hawa nafsu sehingga bisa menghindari sifat marah dan dengki. Marah dan dengki merupakan suatu perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT karena dapat menimbulkan suatu penyakit hati. Bahkan, orang yang memiliki sikap ini akan sangat merugi karena membuat hidup tidak nyaman dan tidak tentram.

Kendalikan hawa nafsumu sebaik mungkin sehingga bisa meredam amarah. Ketika baru mencoba sekali dua kali, mungkin akan terasa sangat sulit. Namun, setelah kamu terbiasa melakukannya, meredam emosi akan menjadi hal yang mudah dilakukan.

Marah bisa menyebabkan rasa malu

“Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu.” – Benjamin Franklin

Banyak orang yang mendapatkan rasa malu karena tidak dapat mengendalikan amarahnya. Rasa malu yang didapatkan akibat dari sikap amarah yang tidak bisa dikendalikan. Saat seseorang marah, dia tidak bisa mengontrol perbuatan dan perkataannya. Lalu, dia akan melakukan segala tindakan di luar kontrol. Misalnya saja seseorang yang diliputi rasa marah bisa mengeluarkan kata-kata umpatan yang sebenarnya sangat tidak pantas. Yang parah lagi, seseorang bisa melakukan tindakan kriminal dari kemarahan yang dimilikinya. Banyak kasus pembunuhan yang berawal dari percekcokan yang kedua belah pihak atau salah satu pihak tidak bisa mengontrol emosi. Inilah bahaya dari sikap amarah.

Berbicaralah ketika emosi sudah redam

“Ketika Anda marah, hitunglah sampai sepuluh sebelum Anda berbicara. Jika Anda sangat marah, hitunglah sampai seratus.” – Thomas Jefferson

Orang yang sedang marah tidak bisa mengontrol perkataannya. Daripada menimbulkan suatu hal yang tidak diinginkan, sebaiknya jaga lisan saat sedang dalam keadaan marah. Berusahalah untuk diam agar tidak mengeluarkan kata-kata kotor yang tidak pantas. Sebab, memang benar bahwa lidah tak bertulang sehingga bisa mengatakan apa saja bahkan kata-kata yang paling menyakitkan sekalipun. Jangan biarkan mulut kamu mengeluarkan perkataan yang bisa menyakiti perasaan orang lain, meskipun seseorang tersebut telah melukaimu sehingga memancing emosi. Lebih baik memilih untuk diam. Tak ada gunanya untuk meladeni orang seperti itu.

Marah dengan cara yang tepat

“Siapapun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah.” – Aristoteles

Semua orang bisa marah. Namun, tak semuanya bisa marah dengan cara yang tepat. Ya, tidak ada larangan untuk marah selama cara yang digunakan ialah tepat. Marah dalam konteks tidak merugikan siapapun. Marah yang dimaksud ialah marah yang dapat dikontrol dengan baik. Inilah yang membuat tidak semua orang bisa melakukannya karena marah yang dikontrol sangat sulit. Pada umumnya, orang tidak bisa mengontrol diri sendiri ketika marah karena dikuasai emosi yang mengebu-gebu.

Namun, jika kamu mampu marah dengan cara yang tepat, kamu termasuk orang yang hebat sebab marah tersebut memiliki tujuan yang benar. Misalnya, ketika kamu memarahi anak yang berbuat kesalahan dengan tujuan supaya dia menjadi anak yang baik, hal ini sangat dianjurkan. Namun, cara yang harus kamu lakukan ialah cara yang tepat, misalnya dengan tidak melakukan kekerasan.

Hindari marah dan berkeluh kesah

“Orang tidak akan punya waktu untuk Anda jika Anda selalu marah atau mengeluh.” – Stephen Hawking

Memiliki banyak sahabat dan keluarga sangat menyenangkan. Kamu akan merasa memiliki kehidupan yang lebih berarti. Dalam dunia kerja misalnya, memiliki rekan kerja yang peduli denganmu akan membuat kamu merasa nyaman dan betah bekerja di tempat tersebut. Namun, menjalin hubungan dengan orang banyak tidak semudah yang dibayangkan. Kamu harus mampu menjaga tindakan dan perkataan.

Jika kamu termasuk orang yang mudah marah dan sering mengeluh, tentu saja mereka enggan dekat denganmu. Orang yang sering marah membuat tidak nyaman. Mereka tidak ingin menjadi sasaran kemarahanmu. Oleh sebab itulah, mereka memilih untuk pergi menjauh darimu untuk mendapatkan kenyamanan.

Terlihat lemah saat marah

“Disaat seseorang marah, disaat itulah ia sangat lemah. Kalahkan duniamu dengan kesabaran.” – Bong Chandra

Sebenarnya, orang yang kuat akan mampu meredam emosinya sehingga tidak sering marah-marah. Apabila seseorang merah, sebenarnya dia terlihat lemah karena tidak bisa meredam dan mengontrol apa yang ada dalam dirinya. Apabila kamu ingin menjadi orang yang hebat, berusahalan untuk menjadi orang yang sabar yang mampu meredam emosi.

Demikianlah informasi mengenai kumpulan kata bijak tentang amarah dari beberapa orang terkenal. Sudah menjadi kewajiban manusia untuk bisa mengendalikan amarah agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak kerugian yang akan didapatkan oleh seseorang yang sering marah. Semoga kamu termasuk orang yang bisa meredam amarah.

(Ika Pratiwi)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *