Ramuan Tanaman Obat Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi (Hipertensi)

By | December 19, 2016

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah seseorang melebihi batas normal. Keadaan ini dimungkin oleh kondisi di mana orang tersebut mengalami gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat,  seperti sering makan makanan yang mengandung zat yang kurang baik bagi tubuh seperti kadar kolesterol atau lemak jenuh yang tinggi, kurang kegiatan olah raga, sering mengalami stress atau pun bisa juga akibat gejala penyakit tertentu seperti jantung atau penyakit degenerative lainnya.

 

ramuan tanaman obat tradisional

 

Batas tekanan darah orang dewasa adalah antara 90 sampai 140 untuk tekanan darah atas (sistolik) dan 60 sampai 90 untuk tekanan darah bawah (diastolik). Namun hal ini juga tergantung dari aktifitas dan usia. Jika tekanan darah seseorang kurang dari batas maka dia disebut menderita tekanan darah rendah. Sebaliknya jika seseorang memiliki tekanan darah di atas batas maka dia disebut mengalami tekanan darah tinggi.

Dalam mengatasi tekanan darah tinggi ini ada baiknya kita introspeksi diri, apakah pola hidup selama ini yang dijalankan sudah memenuhi kebutuhan tubuh kita untuk bugar dan sehat. Apakah kita sering jajan sembarangan seperti gorengan atau makanan lain yang kurang memenuhi standard kesehatan, perokok, kurang olahraga, kurang rileks (suka marah-marah), makan di waktu yang tidak tepat (seperti makan sesaat sebelum tidur), hal ini dapat mempengaruhi kondisi kesehatan kita sehingga berakibat kondisi tubuh yang tidak normal termasuk gejala hipertensi ini.

Cara terbaik adalah ubah pola hidup kita terlebih dulu. Mulai dari makanan dengan memperbanyak makan sayur dan buah-buahan, olah raga dan istirahat secara terukur perlu diterapkan.

Selain dengan cara menerapkan pola hidup sehat, Anda juga dapat mencoba beberapa ramuan herbal yang aman untuk dikonsumsi karena tidak mengandung zat-zat kimia olahan, namun zat yang dikandung merupakan hasil alam yang dapat dikonsumsi langsung yang dapat dikatakan aman dari efek samping. Namun jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan ahli kesehatan atau dokter yang Anda percayai.

Pertamakali.com sengaja mengutip ramuan ini disesuaikan dengan ramuan yang mudah di dapat dan diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya. Saran dari pertamakali.com adalah selain mengonsumsi ramuan adalah hal terpenting Anda menerapkan pola hidup sehat untuk meningkatkan kondisi kesehatan Anda. Ramuan ini sifat nya hanya membantu namun jika Anda tidak menerapkan pola hidup sehat secara menyuluruh maka kesembuhan Anda akan sulit didapat, karena pangkal penyebab darah tinggi Anda adalah dari pola hidup yang salah selama ini. Ramuan ini dapat Anda konsumsi beberapa kali dan jika Anda merasakan ada kemajuan tanpa efek samping dapat dilanjutkan dalam kurun waktu tertentu namun jika dirasa tidak ada kemajuan sebaiknya Anda konsultasikan dengan ahli kesehatan mengenai kondisi Anda.

Ramuan Tradisional Meredam Darah Tinggi

Dikutip dari Nirmala :

Ramuan I :

Bahan yang digunakan Pegagan dan daun Ngokilo atau daun Sambung Nyawa.

Pegagan (Centella asiatica) dijuluki the most healing herbs (tanaman obat paling mujarab), berkhasiat untuk membersihkan darah, menguatkan pembuluh darah arteri dan antipikun. Sedangkan sambung nyawa sudah biasa digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, gangguan prostat hingga kecantikan kulit.

Bahan-bahan tersebut masing-masing dikeringkan di bawah sinar matahari dan setelah kering ditumbuk dan diayak (dapat digunakan ayakan kopi) hingga diperoleh serbuk kering.

Ambil sekitar 300 mg serbuk herba pegagan, campur dengan 400 mg serbuk daun sambung nyawa dalam cangkir kemudian seduh campuran tersebut dengan air mendidih, kemudian setelah mendidih diminum habis beserta endapan nya.

Dikonsumsi sehari saja 3 kali sehari.

Ramuan II :
Bahan yang digunakan Daun Seledri dan Umbi Bawang Putih.

Daun seledri dikeringkan di bawah sinar matahari, kemudian dengan cara yang sama dengan cara I, setelah kering dijadikan serbuk.

Selanjutnya umbi bawang putih (Allium sativum) dirajang tipis-tipis dan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan (tidak di bawah sinar matahari). Setelah kering dijadikan serbuk.

Campurkan 1600 mg serbuk daun seledri dicampur dengan 600 mg serbuk umbi bawang putih dalam cangkir, diseduh dengan air mendidih dan setelah dingin diminum habis bersama endapannya. Meminumnya sehari saja, sebanyak 3 kali sehari.

Agar mendapat hasil yang optimal, minum ramuan I dan ramuan II secara bergantian. Jadi minum sehari ramuan I dan sehari kemudian minum ramuan II. Insya Allah tekanan dapat stabil dan memenuhi syarat kesehatan.

Dikutip dari buku Sehat Alami dengan Herbal – Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB & Gagas Ulung :

Ramuan III :

Tiga helai daun alpukat dicuci lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Dibiarkan hingga dingin lalu diminum.

Ramuan lainnya :

Ramuan IV :

Minumlah air rebusan akar pohon pepaya setiap pagi dan sore. Cucilah 2 potong akar pohon pepaya yang tingginya 1 meter, lalu rebuslah dengan air sebanyak 1 liter, biarkan sampai mendidih sehingga airnya tinggal setengah nya saja. Diminum 2 kali sehari sebanyak 1 cangkir.  Akar pohon dapat direbus hingga beberapa kali.

Ramuan V :

Minumlah air rebusan kulit kentang yang masih segar atau sari daun seledri atau air buah belimbing, Insya Allah penyakit Anda akan hilang.

Ramuan VI :

Makanlah 2 siung bawang putih mentah tanpa direbus. Lakukan setiap hari. Hentikan jika ada keluhan pada lambung Anda. Anda dapat mengonsumsi kembali dalam jeda waktu tertentu.

Ramuan VII :

Minumlah air perasan kunyit secukupnya, setiap pagi dan sore sampai Anda sehat.

Ramuan VIII :

Akar dari pule pandak sepanjang 2 cm dan sebesar seperti pensil, ditumbuk halus lalu dipotong kecil-kecil. Daun meniran satu sendok the. Daun remujung (kumis kucing) 15 helai. Kembang buah pala (Foelie) satu atau dua biji.

Semua bahan tersebut direbus dengan air 1 gelas selama 15 menit kemudian disaring, lalu diminum dengan gula batu setiap malam.

Ramuan IX :

Akar pule pandak sebanyak 50 gram direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air yang sudah disaring diminum pagi dan sore masing-masing setengah (1/2) gelas.

Tips di atas tidak menjamin dalam kesembuhan penyakit yang dialami, namun setidak nya Anda tahu manfaat tanaman obat yang ada di sekitar Anda sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sebelum Anda berobat ke dokter atau setidak nya dapat mencegah seseorang menderita gangguan hipertensi.

Ramuan X :

Tiga buah belimbing wuluh dicuci, lalu dipotong-potong.

Ramuan XI :

2 Jari kayu manis, 10 gr asam trengguli, 10 gr kencur, 15 gr daun senna, dan 20 gr daun saga direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Rebusan disaring dan diminum sewaktu hangat.

Demikian ramuan tradisional berkhasiat untuk mengatasi darah tinggi atau hipertensi bagi yang sedang mengalaminya. Insya Allah tips di atas bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

 

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *