Manfaatkan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga Anda

By | November 27, 2016

Berbagai jenis Tanaman Obat Berkasiat yang mudah diperoleh

I. Tanaman bumbu Berkhasiat Obat
1.1 Kunyit
1.2 Jahe
1.3 Bawang Putih
1.4 Kayu Manis
1.5 Asam Jawa
1.6 Cabe Rawit
1.7 Peterseli / Parsley

II. Tanaman Sayur-sayuran Berkhasiat Obat
2.1 Pegagan
2.2 Seledri
2.3 Ubi Jalar

III. Tanaman Herbal untuk Pengobatan atau Kecantikan
3.1 Mengkudu
3.2 Bidara Laut
3.3 Jati Londo atau Daun Jati Belanda
3.4 Lidah Buaya
3.5 Sambung Nyawa
3.6 Pule Pandak
3.7 Ciplukan
3.8 Sambiloto

IV. Tanaman Buah Berkhasiat Obat
4.1 Manggis (Kulit Manggis)
4.2 Sirsak
4.3 Buah Naga
4.4 Delima
4.5 Kelapa Muda
4.6 Pepaya
4.7 Jeruk Nipis
4.8 Bengkuang
4.9 Buah Tin
4.10 Pisang

 

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki aneka macam tanaman. Berbagai tanaman dapat tumbuh subur di Indonesia. Mulai dari tanaman buah, tanaman sayur, tanaman dengan batang dan akar yang besar seperti karet, beringin, kelapa dan yang tak kalah penting Indonesia juga tumbuh berbagai macam tanaman berkhasiat atau bisa disebut juga tanaman obat.

Tidak heran jika banyak sekali usaha jamu yang berkembang di sini. Mulai dari jamu yang bermerk terkenal sampai jamu usaha skala kecil atau rumahan hasil resep racikan dari nenek moyang atau keluarga yang diwariskan secara turun temurun. Siapa pun dapat membuat racikan ini jika tahu resepnya. Resep ramuan juga sudah banyak di-sharing secara online di internet sehingga Anda tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhan atau kondisi kesehatan yang dialami.

Meskipun begitu tidak jarang juga banyak yang lebih memilih cara praktis dengan membeli produk herbal yang sudah dipaket kan dan dijual di banyak toko herbal. Harganya pun masih terjangkau jika Anda dapat memilih toko herbal yang menjual murah. Selain praktis, juga terkadang bahan atau kandungannya tidak terdapat di sekitar kita atau sulit didapat.

Pertamakali.com sendiri menganjurkan, jika bahan herbal yang dicari ini dapat langsung kita peroleh di sekitar kita dan dapat kita olah sendiri, lebih baik kita membeli bahan mentahnya serta meraciknya sendiri dengan resep atau cara yang tidak terlalu rumit karena selain bahannya masih segar tidak terlalu banyak mengalami pemrosesan atau pengeringan.

Tidak seperti obat kimia yang biasa diperoleh di apotik hasil resep dokter, hasil racikan yang diminum dari tanaman obat ini khasiatnya ada yang dapat langsung terasa, namun banyak juga yang baru terasa setelah kita rutin meminum atau mengkonsumsi nya beberapa kali atau dalam hitungan hari atau bulan.

Meskipun khasiatnya tidak langsung terasa pada suatu penyakit namun manfaatnya bagi kesehatan sering lebih baik jika dibandingkan dengan obat kimia (dengan catatan tentunya), karena tanaman ini prosesnya dicerna tubuh secara lebih alami dan sering selain mengobati juga dapat meningkatkan stamina tubuh atau melakukan detoks pada tubuh.

 

Berbagai jenis Tanaman Obat Berkhasiat yang mudah diperoleh

 

Tanaman Bumbu Berkhasiat Obat

 

  • KUNYIT

Kunyit merupakan Bumbu masak yang biasa digunakan sebagai bumbu masak. Biasanya untuk membuat kari dan banyak digunakan untuk bumbu masakan khas India. Kunyit bersifat pedas dan hangat.

 

tanaman obat kunyit

 

Kunyit memiliki kandungan minyak asiri, phelkandere, sabinene, cineol, zingeberence, turmeron, champene, camphor, sesquiterpene, dan kurkumin. Kandungannya itu membuat kunyit berefek antibakteri, antioksidan, antiradang, dan melindungi fungsi hati.

Manfaat kunyit sebagai tanaman obat yaitu dapat melancarkan saluran pencernaan, melepaskan kelebihan gas di usus, menghentikan pencarahan dan mencegah penggumpalan darah, mengatasi peradangan penyebab bengkak dan demam.

  • JAHE

Jahe dijuluki juga sebagai rimpang dengan sejuta khasiat. Tidak hanya di Indonesia, di mancanegara jahe juga banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Bersifat aromatic, pedas dan hangat. Selain dimanfaatkan sebagai bumbu masak, juga sebagai obat tradisional sejak ribuan tahun yang lalu.

 

tanaman obat jahe

Kandungan jahe diantaranya terdiri dari minyak asiri, zingiberen, shagaol, dan resin. Senyawa-senyawa tersebut membuatnya berefek sebagai antioksidan tinggi.

Manfaat jahe sebagai tanaman obat sudah dikenal secara luas dalam hal kesehatan yaitu menstabilkan tekanan darah, melancarkan pencernaan, sumber antioksidan, mencegah penggumpalan darah, mencegah mual.

  • BAWANG PUTIH

Bawang putih (garlic) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Asia Tengah memiliki nama latin Allium sativum merupakan tanaman dari genus Allium yang sekaligus merupakan nama dari umbi yang dihasilkan. Bawang putih telah lama digunakan oleh manusia, yaitu sekitar 7.000 tahun yang lalu, dan telah lama dijadikan sebagai bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, dan digunakan sebagai bumbu umumnya di Afrika, Asia, dan Eropa.

tanaman bawang putih

Umbi bawang putih banyak digunakan sebagai bahan utama bumbu pada masakan di Indonesia.

Pada bawang putih mentah terdapat banyak senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat yang disebut alliin yang membuat bawang putih yang mentah akan terasa getir atau angur.

Secara turun temurun, bawang putih sudah banyak digunakan sebagai tanaman untuk kesehatan atau pengobatan dan sudah terbukti khasiatnya. Bawang putih juga digunakan dalam perang dunia I untuk mengobati luka. Journal of Nutrition menyebutkan, alicin dalam bawang putih berperan sebagai antioksidan, antikanker, antitrombotik, serta antiradang. Peneliti dari University of Washington, AS, menemukan, bawang putih memiliki senyawa yang mampu membunuh helicobacter pylori, bakteri yang membuat luka jadi borok. Bawang putih juga dapat menyembuhkan luka akibat gigitan serangga berbisa.

  • KAYU MANIS

Kayu manis atau Cinnamomum burmanii mempunyai beberapa nama local, seperti Manis janga, Kayu legi, Kanigar, Hotim, Huru mentek, kulit manis atau ki manis. Tanaman kayu manis pada pertumbuhannya dapat mencapai ketinggian hingga 15 m dengan diameter batang mancapai 30 cm. Tanaman kayu manis ini dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian anta 1000 – 1500 m di atas permukaan laut. Kayu manis merupakan tanaman obat yang termasuk rempah-rempah yang banyak digunakan untuk menambah cita rasa dan aroma suatu masakan.

 

Kayu Manis

 

Sifat kimia kayu manis adalah pedas, sedikit manis, hangat dan wangi.

Sebagai herbal tanaman kayu manis dapat mengobati asam urat, obat tekanan darah tinggi (hipertensi),  obat radang lambung atau gastritis, tidak nafsu makan, sakit kepala (vertigo), masuk angina, perut kembung, diare, muntah-muntah, hernia, susah buang air besar, sariawan, asma, sakit kuning. Selain itu kayu manis memiliki potensi sebagai anti oksidan sehingga dapat digunakan untuk mencegah penyakit degeneratif seperti kanker, jantung coroner dan diabetes.

  • ASAM JAWA

Asam Jawa merupakan tanaman atau pohon dengan ukuran besar dengan tinggi mencapai 30 m serta diameter batang dapat mencapai 2 m. Penampilan asam jawa memiliki kulit batang yang berwarna cokelat keabu-abuan, kasar serta sering pecah dengan alur vertical. Asam Jawa yang juga merupakan tanaman yang sering dijadikan bahan untuk bonsai ini memiliki tajuk yang rindang dan berdaun lebat, melebar serta membulat. Daun buah asam jawa berwarna putih kehijauan saat muda dan berwarna merah kecokelatan sampai kehitaman saat masak. Rasa  daging buah yang asam manis ini yang menyebabkan tanaman ini bernama asam. Biji dala buah berwarna cokelat kehitaman menngkilap dan keras berbentuk agak persegi.

 

asam-jawa

Bagian tanaman asam jawa yang sering dimanfaatkan adalah daun, buah dan biji. Sebagai tanaman obat Asam jawa dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah sehingga baik untuk menjaga dan mengobati penderita diabetes. Biji asam jawa juga dilaporkan memmiliki aktifitas antioksidan yang baik karena banyak mengandung senyawa golongan fenol. Biji asam jawa juga memiliki efek anti bisa ular, memperbaiki kinerja sel kulit. Selongsong biji asam jawa dilaporan memiliki aktivitas antioksidan yang baik karena mengandung banyak senyawa polipenol dan juga memiliki efek anti peradangan. Buah asam jawa dapat menurunkan kadar lemak dan kolesterol bila dikonsumsi serta memiliki efek pelangsing. Daun, buah dan biji yang tidak dipanggang dari asam jawa mampu menjaga fungsi hati dari kerusakan oleh obat seperti parasetamol.

  • CABE RAWIT

Cabe rawit atau tanaman yang memiliki nama latin Capsicum frutescent merupakan tanaman perdu dengan tinggi sekitar 50-100 cm. Pohonnya bercabang banyak, berdaun tunggal dengan bentuk seperti telur dengan ujuang nya yang meruncing. Cabe rawit merupakan salah satu tanaman budidaya yang dapat dikategorikan sebagai tanaman sayur. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada tanah yang cenderung kering dengan ketinggian 0.5-1.25 di atas permukaan laut.

 

Tanaman Cabe Rawit

 

Bagian tanaman yang digunakan adalah buah dan daunnya.

Cabe rawit ini memiliki rasa pedas dan panas sehingga sering digunakan sebagai obat antirematik, obat sakit otot, sakit gigi, dan banyak digunakan sebagai campuran obat gosok. Di samping itu secara empiris juga telah digunakan untuk mengobati sakit perut dan perut kembung, batuk dan asma.

Sebagai tanaman obat, senyawa capcaisin pada cabe rawit memiliki aktivitas dapat menurunkan kadar gula dalam darah (hipoglikemik) dan dapat meningkatkan kadar insulin. Biji cabe rawit memiliki aktifitas anti fungi serta cabe rawit juga dapat melindungi dari stress oksidatif karena berfungsi sebagai antioksidan. Selain khasiat yang sudah disebutkan di atas, cabe rawit juga secara empiris banyak digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan melegakan hidung tersumbat. Khasiat cabe rawit lainnya yang telah dilaporkan adalah dapat mengurangi penggumpalan darah serta menurunkan kadar kolestrol.

  • PETERSELI / PARSLEY

Peterseli merupakan tanaman jenis dedaunan  yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur dengan nama latin Petroselinum Crispum. Selain sebagai bumbu dapur atau penghias makanan, juga telah lama digunakan untuk keperluan pengobatan. Bangsa Yunani dan Romawi zaman dahulu percaya bahwa peterseli ini dapat menyerap uap minuman anggur dan mencegah mabuk. Pada zaman pertengahan dan renaissance, para ahli tanaman obat menggunakan herba ini untuk mengobati gangguan ginjal dan lambung, gigitan serangga dan melawan infeksi.

 

Tanaman Peterseli

 

Konon tanaman peterseli ini berasal dari Eropa Selatan atau Mediterania Timur dan dulunya banyak tumbuh di taman-taman biara dan istana.

Sekarang varietas yang banyak dibudidayakan ada 2 yaitu, peterseli akar, akar lunak dan dapat dimakan serta biasa digunakan untuk aroma masakan. Serta satu lagi peterseli yang dibudidayakan hanya dipanen daunnya saja. Jenis ini yang biasa digunakan untuk hiasan makanan. Akar jenis yang satu ini berbentuk kecil dengan tekstur yang keras seperti kayu.

Selama kurun ratusan tahun herba ini sudah sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi darah tinggi, nyeri haid, enuresis (mengompol), batu ginjal, batu empedu, sciatica, pembengkakan kelenjar, dan menyegarkan pernapasan.

Tanaman obat ini kaya akan vitamin dan mineral, terutama vitamin A dan C, serta komponen lain yang memiliki khasiat dalam membersihkan racun dalam tubuh seperti klorofil. Kandungan tinggi vitamin C, asam amino, kaliumn dan asam folat pada peterseli juga merupakan alas an mengapa tanaman herba ini baik untuk jantung, pencernaan, tekanan darah, dan mengatasi nyeri. Peterseli juga mengandung anti histamine dan antioksidan yang dapat membantu mengatasi peradangan.

 

Tanaman Sayur-sayuran Berkhasiat Obat

 

  • PEGAGAN

Tanaman Pegagan sering ditemukan tumbuh liar di tanah yang lembab. Mempunyai citarasa manis dan bersifat sejuk.

 

 

pegagan

 

Tanaman obat ini memiliki kandungan asam asiatat, asiatioksida, asam askrobat, niacin, velarine, kalium, natrium, magnesium, zat samak, saporin, tanin, dan senyawa lain yang membuatnya berefek antiinfeksi, antibakteri, antioksidan, antiradang, dan sedative (menenangkan).

Manfaat pegagan adalah dapat mendukung proses regenerasi sel, meningkatkan daya ingat, melancarkan peredaran darah, meningkatkan imunitas, mengatasi peradangan dan demam, serta menenangkan system saraf sehingga sering digunakan untuk menangani insomnia dan gejala depresi.

  • SELEDRI

Seledri atau dengan nama botani Apium graveiolens L. merupakan jenis tanaman obat sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri ini berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang dapat tumbuh pada ketinggian 900 m di atas permukaan laut. Di Indonesia daerah yang banyak ditanamin tanaman seledri ini adalah di Jawa antara lain di Cipanas, Pengalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Sumatera seperti di Brastagi.

Tanaman Seledri

Bagian tanaman seledri yang biasa digunakan adalah bagian daun, tangkai, batang dan akar.

Tanaman seledri termasuk tanaman obat karena semua bagian tanaman seledri ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan. Akar seledri berkhasiat sebagai stomakik atau diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antipasmodik, menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik (peluruh kencing), karminatif (perluruh kentuk dan perut kembung), meningkatkan libido, penenang. Selain itu seledri juga berkhasiat sebagai tonik, meningkatkan nafsu makan, penurun tekanan darah, penghenti pendarahan, peluruh haid, pembersih darah serta memperbaiki fungsi hormone yang terganggu. Beberapa hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa tanaman seledri berkhasiat dalam menjaga fungsi hati, antioksidan, serta dapat menurunkan kolestrol dan sebagai anti jamur.

  • UBI JALAR

Ubi jalar terutama ubi jalar ungu memiliki nama latin Ipomoea batatas merupakan tanaman yang tumbuh menjalar. Daun tanaman ini berbentuk bulat hati, bulat lonjong dan bulat runcing. Daun ubi jalar memiliki tulang menyirip engan tangkai tunggal yang melekat pada batang. Warna daun ubi jalar adalah hijau tua dan hijau kekuningan. Umbi ubi jalar berbentuk bulat sampai lonjong dengan permukaan rata sampai tidak rata. Kulit ubi jalar berwarna putih, kuning, ungu atau ungu kemerahan bergantung pada varietasnya, ada yang berwarna putih, kuning atau jingga sedikit ungu.

Tanaman Ubi Jalar

Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1200 m di atas permukaan laut. Ubi jalar merupakan tanaman yang mudah tumbuh di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Bagian yang digunakan pada tanaman ini adalah umbi dan daunnya.

Ubi jalar memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Daun ubi jalar mampu merangsang eksresi insulin dan mampu menghambat kerja enzim a-glukosidase yang diperlukan oleh penderita diabetes. Umbi ubi jalar pun dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah dengan cara meregenerasi sel beta pada pankreas. Remasan daun ubi jalar juga digunakan secara tradisional untuk mengatasi sendi kaku dan luka bakar. Selain itu, ubi jalar dilaporkan memiliki khasiat antioksidan sehingga baik untuk mencegah radikal bebas dan tumbuhnya sel kanker dan tumor.

Tanaman Herbal untuk Pengobatan atau Kecantikan

 

  • MENGKUDU

Mengkudu atau disebut juga Morinda Citrifolia marupakan tanaman obat yang termasuk ke dalam jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian 1500 m di atas permukaan laut. Mengkudu ini merupakan tumbuhan asli dari Indonesia. Ciri ciri tubuhan ini adalah memiliki batang yang tidak terlalu besar dengan ketinggian pohon antara 3-8 m. Daunnya tersusun berhadapan dengan panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunga nya berbentuk Bungan bongkol yang kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Umumnya tumbuhan ini berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara di pinggiran kebun rumah.

Tanaman Obat Mengkudu

Bagian tanaman mengkudu yang biasa digunakan adalah buahnya.

Mengkudu ini berkhasiat dalam mengobati hipertensi, sakit kuning, demam, influenza, batuk, sakit perut, menghilangkan sisik pada kaki, dan anti diabetes. Pada pengobatan sembelit Pace atau mengkudu banyak mengandung zat aktif dan banyak mengandung serat. Salah satunya adalah khasiat laksatif atau pencahar yang berguna untuk mengatasi sembelit alias sulit buang air besar.

  • BIDARA LAUT

Bidara laut dikenal luas sebagai bahan obat homeopati. Masyarakat di berbagai daerah di Indonesia memanfaatkannya untuk mengobati malaria, demam, dan diare.

bidara-laut

Bidara laut memiliki kandungan alkaloid, tannin, galat, dan steroid (triterpoid) yang memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan meredakan rasa sakit.

Sebagai tanaman obat, manfaat Bidara laut tidak diragukan lagi bagi kesehatan. Beberapa diantaranya berperan dalam mendinginkan, melancarkan peredaran darah, serta membersihkan darah.

  • JATI LONDO ATAU DAUN JATI BELANDA

Jati Belanda adalah salah satu keluarga tanaman Sterculiaceae yang berasal dari Amerikan Tengah dan dikenal sebagai tanaman obat. Jati Belanda ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan pohon jati yang biasa dimanfaatkan sebagai perabot rumah tangga. Bagian tanaan yang dimanfaatkan untuk tanaman obat adalah daun, buah, buji dan kulit kayu bagian dalam. Namun khusus daunnya umumnya digunakann sebagai obat tradisional pelangsing tubuh dan biasanya diramu dalam bentuk the. Sejak zaman nenek moyang orang Indonsia, terutama yang tinggal di pulau Jawa, rebusan daun jati Belanda sudah biasa digunakan sebagai jamu pelangsing tubuh. Di Jawa tanaman ini dikenal dengan nama Jati Londo atau Jatos Landi.

jati-belanda

Banyak penelitian telah mendukung manfaat daun Jati Belanda untuk penurunan berat badan. Belakangan daun jati Belanda juga dipercaya memiliki potensi sebagai herba pengendali kolesterol.

Zat utama yang terdapat pada tanaman Jati Belanda, terutama pada daunnya, adalah tanin dan musilago. Tanin yang banyak terdapat di bagian daun, mempu mengurangi penyerapan makanan dengan cara mengendapkan mukosa protein yang ada dalam permukaan usus. Sementara musilago yang berbentuk lender bersifat sebagai pelican. Dengan adanya musilago, penyerapan usus terhadap makanan dapat dikurangi. Hal ini menjelaskan mengapa daun Jati Belanda dapat dimanfaatkan sebagai obat pelangsing. Dalam perkembangannya, daun Jati Belanda juga banyak dimanfaatkan untuk mengatasi kolesterol dan rematik gout.

Hal yang perlu diingat adalah tetap berhati-hati dalam menggunakan daun dan biji Jati Belanda sebagai tanaman obat. Karena penggunaan berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan usus. Penggunaan daun Jati Belanda sebagai jamu pelangsing juga dapat menyebabkan iritasi lambung. Itu sebabnya mengapa sebaiknya dikonsumsi bersama jahe, kunir putih, atau temulawak untuk mengurangi efek samping tersebut.

  • LIDAH BUAYA

Lidah Buaya yang juga dikenal sebagai Aloe Vera, memiliki nama latin Aloe vera (L.) Burm.f. dengan beberapa sinonim.

Tanaman ini termasuk semak rendah, tergolong tanaman nyang bersifat sukulen dan suka hidup di tempat yang kering. Batang tanaman Lidah Buaya pendek dan mempunyai bentuk daun yang melingkar (roset).

Tanaman Lidah Buaya

Tanaman Lidah Buaya ini tahan terhadap segala unsur iklim, yaitu suhu, curah hujan dan sinar matahari. Tanaman ini juga tahan terhadap kekeringan karena dapat menyimpan air pada daunnya yang tebal serta mulut daunnya yang tertutup rapat sehingga dapat mengurangi penguapan ketika musim kering.

Sebagai tanaman obat khasiat Lidah Buaya sebagai antiradang, obat pencahar, parasitiside, memperbaiki pancreas, kesehatan mulut serta perawatan rambut dan kulit wajah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aloe emodin yang dikandung gel lidah buaya berpotensi sebagai zat anti kanker. Selain itu lidah buaya juga dapat dimanfaatkan pada pengobaan diabetes. Manfaat lainnya adalah sebagai antifungi, antioksidan, penyembuh lukan bakar dan berpotensi dalam pengobatan sepsies.

  • SAMBUNG NYAWA

Sambung Nyawa atau tanaman yang memiliki nama lain Gynura procumbens Merr merupakan suku asteraceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah yaitu daun dewa (Melayu), sambung nyawa dan ngokilo (daerah Jawa). Daun pada tanaman ini memiliki senyawa flavonoid, sterol tak jenuh, triterpen, polifenol dan minyak atsiri. Hasil penelitian lainnya juga dilaporkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa tanin, saponin, steroid, triterpenoid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam p-hidroksi benzoate, asparaginase, sterols, glikosida sterol, quercetin, dll.

 

 

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1000 m di atas permukaan laut.

Bagian tanaman yang biasa digunakan adalah bagian daun dan umbinya.

Sebagai tanaman obat sambung nyawa dapat digunakan untuk mengobati kanker kandungan, payudara dan kanker darah dengan memakan 3 lembar daun segar sehari selama 7 hari. Dalam penyembuhan penyakit ginjal berperan sebagai antikoagulan, mencairkan pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, khusus bagian daunnya dapat digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, luka terpukul, melancarkan sirkulasi. Sedangkan manfaat lainnya dari bagian daun tanaman ini dilaporkan dapat menyembuhkan batu ginjal, radang mata, sakit gigi, rematik sendi, perdarahan setelah melahirkan, patah tulang, memar dan anti kanker.

  • PULE PANDAK

Pule Pandak atau tanaman yang memiliki nama latin Rauvolfia serpentine Benth merupakan tanaman bunga dari keluarga Apocynaceae yang telah banyak digunakan di dalam industry obat. Tanaman ini pertumbuhannya tersebar di India, Myanmar, Thailand dan di Indonesia terutama di daerah Jawa. Ciri khas tanaman ini adalah berupa perdu tegak dengan pertumbuhan tinggi dapat mencapai 1 m, bergetah, bentuk batang silindris, percabangan berwarna coklat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih jika dipatahkan.

 

Pule Landak

 

Akar pule pandak mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya bergantung daerah asal tumbuhnya.

Pule pandak dapat ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias atau sebagai tumbuhan liar di ladang pada dataran tanah dengan ketinggian sampai 1000 m di atas permukaan laut.

Bagian yang digunakan pada tanamann ini adalah akar dan daunnya.

Sebagai tanaman obat pule landak memiliki khasiat untuk mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare, sakit tenggorokan, sakit pinggang, sakit perut pada disentri, muntah, malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul, hepatitis akut, insomnia, gangguan jiwa, kurang nafsu makan, hipertiroid, kudis, biduran, gigitan ular atau kalajengking, luka terpukul atau terbentur, hernia.

  • CIPLUKAN

Tanaman Obat Ciplukan termasuk ke dalam keluarga Solanecae yang memiliki sinonim Physalis angulate. Ciplukan merupakan jenis tanaman semak liar berupa perdu yang rendah yang pada umumnya ketinggian tanaman hanya mencapai 1 m dan memiliki umur kurang lebih 1 tahun. Ciri tanaman ciplukan ini adalah memiliki bunga yang berwarna kuning serta buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda. Bila sudah tua buah berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Daun Ciplukan mengandung senyawa steroidal lakton, flavonoid, physalin, withanolida. Buah Ciplukan mengandung provitamin A, mineral, vitamin C, vitamin B kompleks, gula dan fruktuso.

 

Tanaman Obat Ciplukan

 

Ciplukan dapat tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1550 di atas permukaan laut dan biasa ditemukan di tanah regalan, sawah kering, serta di hutan-hutan jati.

Khasiat tanaman Ciplukan sebagai tanaman obat ada pada seluruh bagian tanaman. Secara tradisional ciplukan dimanfaatkan sebagai obat diabetes mellitus, paru-paru, ayan, borok/ penyakit kulit, kanker, malaria, asma, hepatitis, diuretic serta rematik.

Ekstrak tumbuhan ini berpotensi sebagai antiinflamasi, analgesik dan antioksidan karena mengandung senyawa- senyawa flavonoid, dan fenol. Selain itu juga ekstrak tumbuhan juga berpotensi sebagai antileishmania, anti kanker pada sel kanker paru-paru, sel kanker payudara, dan sel kanker liver. Selain itu juga memiliki efek anti bakteri dan melindungi liver.

Perlu juga diperhatikan pemakaian pada wanita karena hasil penelitianmenunjukkan tanaman ini dapat mempengaruhi fertilitas (kesuburan).

  • SAMBILOTO

Sambiloto (Andrographis paniculata (Ness)) merupakan tanaman obat tradisional yang telah dikenal sejak lama (abad 18) dan banyak dijumpai di hampir seluruh wilayan Indonesia. Sambiloto ini memiliki banyak nama daerah.

 

Tanaman Obat Sambiloto

 

Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan melalui bijinya serta dapat tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 200-1200 m di atas permukaan laut.

Khasiat tanaman yang dapat digunakan ada pada daun dan batangnya. Masyarakat menggunakan bagian tajuk (daun dan batang) sambiloto sebagai bahan tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, influenza, dan bronchitis. Selain itu juga berkhasiat dalam mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel, abses paru, rdang paru, radang sluran napas, radang ginjal akut, radang telinga tengah, radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah, TB paru, skrofuloderma, batuk rejan, sesak napas, darah tinggi, kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker serta tumor paru.

 

Tanaman Buah Berkhasiat Obat

 

  • MANGGIS (KULIT MANGGIS)

Masyarakat di Asia Tenggara termasuk Indonesia memanfaatkannya untuk mengobati luka, mengatasi demam, nyeri, keputihan, batuk, diare, sariawan, juga radang tenggorokan.

 

Kulit-Manggis

 

Kandungan pada kulit manggis yaitu sangat kaya dengan senyawa aktif bernama xanthone, sejenis bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antithistamin, dan antiradang.

Sebagai tanaman obat buah-buahan, manfaat kulit manggis adalah mengatasi kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas, menghambat proses penuaan, mengatasi diare dan disentri, menghaluskan kulit, dan mencegah penyakit degeneratif seperti hipertensi, klesterol tinggi, gangguan jantung, juga stroke.

  • SIRSAK

Klaim sirsak sebagai obat antikanker bukan omong kosong belaka. Hal ini sudah dibuktikan secara medis melalui banyak penelitian sejak tahun 1970-an. Sayangnya penelitian ini baru terungkap dan diumumkan lama setelahnya.

 

sirsak

 

Kehebatan sirsak sebagai tanaman obat dibeberkan oleh Health Sciences Institute di Amrika Serikat, yang melansir hasil penelitian ilmiah pertama yang dilakukan oleh National Cancer Institute pada tahun 1976. Terbukti bahwa ekstrak dan dan batang tanaman sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker secara efektif.

Penelitian terbaru dilakukan di Universitas di Korea Selatan menunjukkan bahwa dua senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak biji sirsak mampu membunuh pertumbuhan sel kanker payudara dan kolon lebih selektif Adriamycin – dibanding obat yang biasa digunakan dalam kemoterapi.

Tidak seperti obat kemoterapi yang menyerang sel kanker dan sel sehat, ekstrak sirsak memilih target secara selektif, hanya membunul sel-sel kanker dan tidak merusak sel-sel yang sehat. Karenanya ekstrak sirsak, jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, tidak menimbulkan efek samping yang biasa terjadi setelah proses kemo, seperti rasa mual, berat badan turun, dan rambut rontok. Selain itu, juga melindungi system kekebalan tubuh serta mencegah infeksi yang dapat mematikan. Selain itu penelitian di Purdue University bekerjasama dengan National Cancer Intitute, juga membuktikan bahwa ekstrak daun sirsak mampu menghancurkan sel kanker secara efektif terutama sel kanker prostat, pankreas, dan paru-paru.

  • BUAH NAGA

Selain rasanya yang manis dan segar, buat Naga adalah gudang serat ( terdapat 1 gram serat per 100 gram buah naga) yang sangat bermanfaat memperlancar saluran pencernaan, mencegar kanker usus, mengontrol gula darah serta dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

 

buah-naga-merah

 

Penelitian di Departemen of Nutrition and Dietetics Universiti Putra Malaysia, menyatakan bahwa buah Naga (berdaging merah) potensial dalam membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2. Bahkan di Taiwan, buah naga disantap sebagai sumber serat dan pengganti nasi oleh penderita diabetes.

Hasil riset United States Deapartemen Agriculture (USDA) menyatakan bahwa buah naga juga kaya antioksidan. Vitamin C berperan dalam untuk mencegah kerusakan sel oleh radika bebas. Itulah sebabnya dalam kebudayaan Cina, buah ini dipercaya dapat menghaluskan kulit dan mengobati panas dalam karena bersifat mendinginkan.

Selain manfaat di atas, sebagai tanaman obat, daging buah naga (merah) mengandung kadar karotenoid untuk melawan kanker, penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan mata, menguatkan otak dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tak hanya daging buah nya yang bermanfaat, hasil penelitian yang dilakukan oleh Li Chen Wu, seorang peneliti Dari Departement of Applied Chemistery, National Chi-Nan University,  menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga berpotensi menghambat pertumbuhan sel tumor.

Buah naga mengandung mineral kalsium dan fosfor yang berfungsi untuk menguatkan tulang, mencegah osteoporosis, serta zat besi untuk mencegah anemia. Buah naga juga mengandung protein, vitamin B1, B2, dan B3 yang berperan dalam pemeliharaan, pertumbuhan dan proses metabolism tubuh. Selain itu, buah ini dipercaya dapat memperlancar peredaran darah, menanggulangi peradangan saraf, membantu proses detoksifikasi, mencegah infeksi mulut, mencegah pendarahan, dan mengobati keputihan. Itulah berbagai manfaat buah naga sebagai tanaman obat selain enak pula rasanya.

  • DELIMA

Buah Delima mulai disorot para ahli kesehatan setelah Profesor Michael Aviram, dari Technion Fakulty of Medicine di Haifa, Israel, pada tahun 2000, menemukan bahwa jus delima mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Bahkan menurut penelitian di University of California, Berkeley, AS, kekuatan antioksidan dalam delima tiga kali lebih kuat dibanding teh hijau dan anggur merah yang sudah lebih dulu popular sebagai sumber antioksidan.

 

 

buah-delima

 

Kandungan tannin dalam delima tidak hanya aktif sebagai antibakteri, tapi juga sebagai antioksidan dan pelindung tubuh dari radikal bebas. Selain tannin, delima juga banyak mengandung antioksidan kuat lainnya seperti polifenol punicalagins, katekin, antosianin, dan betakaroten, terutama yang terkandung pada delima merah. Selain itu buah delima juga mengandung vitamin A (dalam bentuk betakaroten), C, E juga bermanfaat sebagai antioksidan.

Kerjasama antioksidan dalam delima ini telah terbukti memiliki efek antikanker. Penelitian di University of California, AS, menunjukkan bahwa mengkonsumsi jus delima setiap hari dapat menghambat kenaikan kadar prostate specific agent (PSA) yang merupakan indicator pertumbuhan kanker prostat.

Antioksidan dalam delima dapat berkhasiat sebagai zat yang dapat melindungi jantung. Pada penelitian Profesor Michael Aviram, dilaporkan bahwa jus delima dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jus delima juga bekerja layaknya seperti aspirin yang dapat mencegah penggumpalan darah.

Penelitian terbaru Profesor Aviram pada tahun 2006 dalam Journal Atherosclerosis, menemukan bahwa konsumsi satu gelas jus delima segar selama 3 bulan dapat membantu menurunkan resiko komplikasi aterosklerosis pada penderita diabetes tipe 2. Sebagai tanaman obat, Delima juga memiliki efek antiradang dan bermanfaat mengobati, artritis atau nyeri sendi. Penelitian dari Case Western Reserve University, AS, yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, melaporkan bahwa ekstrak delima dapat mengurangi insflamasi atau peradangan sendi. Tidak diragunkan lagi buah delima termasuk tanaman obat yang kaya akan khasiatnya.

  • KELAPA MUDA

Memiliki nama latin Cocos nucifera atau dalam bahasa Indonesianya kelapa muda memang merupakan tanaman yang dapat dikatakan serba guna. Mulai dari akar hingga pucuk daunnya bisa dimanfaatkan. Karena alasan inilah pohon kelapa mendapat banyak julukan sebagai pohon kehidupan di Philipina, pohon yang menyediakan semua kebutuhan hidup, serta pokok seribu guna di Malaysia.

 

kelapa-muda

 

Dibandingkan dengan kelapa tua, kelapa muda punya kelebihan yang berbeda untuk dikonsumsi. Air dan daging kelapa muda tak hanya enak dikonsumsi tapi juga punya banyak khasiat sehat. Dan air kelapanya sendiri ternyata merupakan sumber elektrolit alami yang kandungannya tinggi.

Pohon kelapa banyak tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis, khususnya di tepi pantai kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia, Asia Selatan dan Amerika Selatan. Tanaman yang berasal dari keluarga Arecaceae atau palma ini dapat dikatakan merupakan tanaman purba yang masih tersisa. Fosil tanaman kelapa yang pernah ditemukan di New Zealand menunjukkan bahwa kelapa merupakan tanaman yang sudah tumbuh sejak lima belas juta tahun yang lalu.

Keampuhan kelapa muda sebagai tanaman obat bukan sekedar isapan jempol belaka. Masyarakat pribumi di negara tropis menggunakan kelapa muda sebagai obat tradisional alami untuk mengobati demam, sakit kepala, sakit perut, diare, dan cacingan.

Buah kelapa muda memiliki empat bagian utama, yaitu sabut, tempurung atau batok, daging buah, dan air kelapa. Daging buah merupakan lapisan tebal berwarna putih yang menempel pada tempurung kelapa bagian dalam. Daging kelapa yang berwarna putih mengkilap ini mengandung macam-macam zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin A, B, C dan E, yang kadar kandungannya tergantung pada tingkat kematangan kelapa.

Air kelapa muda dikenal sebagai minuman sehat yang alami. Letaknya yang terlindung oleh tempurung yang keras dan sabut kelapa yang tebal, menjadikan air kelapa sebagai minuman yang steril dan bebas dari segala bentuk kontaminasi, baik secara fisik maupun kimia.

Air kelapa muda layak disebut minuman isotonik karena kompisisi zat gizi yang terkandung di dalamnya memiliki kemiripan dengan komposisi cairan tubuh. Komposisi gizi ini sangat bervariasi tergantung jenis dan umur kelapa.

Selain mengandung vitamin C beserta berbagai jenis vitamin B kompleks (kecuali vitamin B6 dan B12), air kelapa muda juga kaya akan mineral kalsium, kalium, magnesium, dan natrium. Vitamin C diketahui berperan sebagai anioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan vitamin B kompleks dibutuhkan untuk mencerna karbohidrat dan proten menjadi energi, serta mendukung fungsi sistem saraf. Mineral kalium dan magnesium diketahui bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskuler termasuk membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, mengatur denyut jantung, mncegah stroke serta menurunkan resiko pembentukan batu ginjal.

Air kelapa juga mengandung elektrolit dalam jumlah tinggi yang bermanfaat untuk menggantikan mineral dan ion tubuh yang hilang melalui keringat, selama berolah raga atau aktifitas lainnya. Karena itulah air kelapa bermanfaat untuk mengobati dehidrasi akibat diare dan olahraga yang berlebihan.

Sebagai tanaman obat dengan sifat air kelapa muda yang steril, efek isotonik serta nilai pH yang mirip dengan plasma darah manusia, dalam kondisi darurat air kelapa dapat digunakan sebagai cairan infus yang dapat ditransfusikan langsung ke dalam tubuh. Darah manusia terdiri dari 55 persen plasma, karenanya minum air kelapa bisa dikatakan sebagai transfusi darah instan. Manfaat lainnya adalah kemampuannya untuk menetralkan racun dari dalam tubuh, terutama untuk kasus keracunan makanan, logam berat dan efek samping dari obat. Air kelapa muda mengandung asam laurat yang berfungsi sebagai antivirus, bakteri dan jamur, serta berperan meningkatkan sistem imunitas.

Selain itu air kelapa muda sebagai tanaman obat juga memiliki efek diuretik sehingga dapat memperlancar buang air kecil dan mencegah pembentukan batu ginjal. Dr Eugenio dari Chinese General Hospital, Philipina mengatakan bahwa mengkonsumsi air kelapa muda sebanyak 2-3 kali seminggu dapat mengurangi ukuran batu ginjal sehingga tidak perlu operasi.

Menurut Dr Bruce Fife, ahli gizi dan naturopati Coconut Research Center, Amerika, air kelapa mengandung cytokinin, hormon pertumbuhan yang berperan meremajakan kembali sel dan mencegah proses penuaan. Karena itu jika Anda tinggal di daerah yang berlimpah buah kelapa, mencuci muka dengan air kelapa secara teratur setiap hari dapat membantu menyembuhkan dan menghilangkan jerawat, noda hitam, mencegah kerutan di wajah, kulit kering, serta membuat wajah tampak lebih berseri.

  • PEPAYA

Pohon papaya (Carica papaya) pertama kali ditemukan oleh seorang perualang asal Spanyol di kepulauan Karibia, Hindia Barat. Ia lalu membawa bijinya ke benua Eropa dan Kepulauan Pasifik. Citarasa papaya yang manis dan segar, membuatnya cepat popular. Pada abad ke-18, Hawai dan Meksiko mulai membudidayakan pohonnya, dan menjadikan buahnya sebagai komoditi. Sejak saat itu, papaya banyak ditemukan tumbuh subur di berbagai Negara, dan mulai ditanam di Negara-negara tropis termasuk Indonesia.

Tanaman Pepaya

Pepaya jenisnya bermacam-macam, mulai dari yang daging buahnya saat matang berwarna oranye kekuningan, hingga yang warnanya kemerahan.

Masyarakat Indonesia menggunakan hampir semua bagian papaya untuk berbagai keperluan. Buahnya yang mentah, mengkal, maupun matang misalnya, dijadikan bahan makanan. Getahnya dimanfaatkan untuk mengempukkan daging. Bijinya dijadikan obat, atau dikeringkan lalu ditanam kembali.

sebagai tanaman obat, daun papaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, Fosfor, Besi. Daun papaya juga berkhasiat sebagai obat tradisional. Kandungan carposide pada daunnya berkhasiat sebagai obat cacing dan menambah nafsu makan. Selain itu juga berpotensi untuk mengobati demam dan kanker. Buah papaya memiliki manfaat yang banyak karena mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Selain itu juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan menjadi lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin. Pada pengobatan herbal papaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.

Di samping pada daunnya, akar dan getah papaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin. Mengobati batu ginjal, hipertensi, malaria, sakit keputihan, kekurangan ASI, rematik, Malnutrisi, gangguan saluran kencing dan haid berlebih.

  • JERUK NIPIS

Jeruk Nipis atau disebut juga Citrus aurantifolia merupakan tumbuhan perdu yang memiliki banyak dahan dan ranting. Jeruk nipis merupakan pohon berkayu dank eras dengan warna kusam. Jeruk nipis tumbuh baik pada tempat yang mendapat sinar matahari langsung dengan penyinaran sedang pada ketinggian 200-1300 m dpl (dari permukaan laut).

 

tanaman jeruk nipis

 

Jeruk nipis lebih banyak dikenal sebagai tanaman untuk bumbu dapur daripada sebagai tanaman obat. Padahal khasiatnya untuk kesehatan cukup banyak. Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa minyak volatil jeruk nipis dapat mencegah terjadinya kanker kolon dengan menginduksi apoptosis dan berfungsi sebagai antiproliferasi sel kanker kolon. Juga menghambat dan mencegah kanker pancreas. Ekstrak jeruk nipis kental juga mencegah tumor karena memiliki efek antiproliferasi terhadap sel tumor. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun jeruk nipis memiliki aktifitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiealla pneumonia,  Pseudomonas sp, Staphylococcus aureus dan aktifitas antifungi terhadap aspergillus niger, A. fumigates, serta spesies Mucor.

Secara empiris jeruk nipis digunakan untuk mengobati amandel, malaria, ambeien, sesak napas, influenza, batuk, sakit panas, sembelit, disentri, sakit perut, masalah datang bulan, bau badan, dan dapat mengurangi keriput pada wajah.

  • BENGKUANG

Bengkuang atau disebut juga dalam bahasa latin dengan nama Pachyrhizus erosus, merupakan tanaman pendatang. Tanaman ini aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. Bentuknya mirip ubi jalar, namun dengan ukuran yang relative lebih besar. Panjang tanaman bengkurang bisa mencapai 4 hingga 5 meter dengan batang yang menjalar di atas permukaan tanah dan memiliki rambut-rambut halus yang mengarah ke bawah. Di tempat asalnya Meksiko, bengkuang ini disebut juga xicama atau jicama. Menurut sumber sejarah bengkuang mulai masuk ke Indonesia pada abad ke 17 oleh pelaut Spanyol yang membawa tanaman ini ke kawasan Asia. Ia singgah di Filiphina kemudian masuk ke Indonesia melalui Ambon.

 

Tanaman Bengkuang

 

Tanaman Bengkuang dibudidayakan secara khusus di Jawa, Madura, dan beberapa daerah dengan dataran rendah di Indonesia.

Bengkuang termasuk sebagai tanaman obat karena mengandung pachyrhizon, inulin, vitamin B1, dan vitamin C. Umbinya mengandung zat pati, kalsium, juga fosfor, dengan kandungan air sebanyak 86 hingga 90 persen. Kandungan airnya yang kaya tersebut membuat bengkuang memiliki efak mendinginkan tubuh. Rasa manis yang terdapat pada bengkuang didapat dari kandungan inulin. Pada beberapa Negara zat inulin ini digunakan sebagai pengganti gula dalam ek krim, produk susu, roti dan makanan dalam kemasan. Proses pencernaan inulin di dalam usus menghasilkan efek samping barupa bakteri yang bersahabat bagi pencernaan. Hal ini yang menyebabkan inulin disebut juga sebagai sumber prebiotic, yang merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

Selain itu inulisn juga berperan sebagai serat makanan yang turut membantu menstabilkan kadar lemak dalam darah. Senyawa inulin ini dapat membuat proses buang air besar menjadi tuntas dan lancar dengan bekerjasama dengan bakteri dalam usus.

Ketika menyimpan umbi bengkuang sebaiknya disimpan dalam tempat kering bersuhu 12 derajat C sampai 16 derajat C. Suhu lebih rendah mengakibatkan kerusakan. Penyimpanan yang baik membuat umbi bengkuang dapat bertahan hingga 2 bulan.

Tanaman bengkuang memiliki biji yang mengandung racun memabukkan yang banyak dimanfaatkan untuk menangkap ikan. Jika termakan bisa diatasi dengan air kelapa hijau.

  • BUAH TIN

Tin atau dalam bahasa latinnya Ficus carica L. merupakan sejennis tanaman penghasil buah-buahan yang dapat dikonsumsi langsung buahnya serta berasal dari Asia Barat. Buah nya bernama sama dengan nama tanamannya. Nama Tin diambil dari bahasa Arab atau biasa disebut juga dengan nama “Ara” (buah ara). Sedangkan dalam bahasa inggris memiliki sebutan fig, sebenar nya masih memiliki kerabat dengan pohon beringin. Tanaman ini tumbuh di Asia Barat, mulai dari pantai Balkan sampai Afghanistan. Akhir-akhir ini dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat.

 

Tanaman Buah Tin

 

Pohon Tin atau pohon Ara ini dpat tumbuh hingga 10 m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.

Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah buah dan daunnya.

Khasiat buah Tin sebagai tanaman obat berasal dari kandungan Kalium, Omega 3 dan Omega 6 pada buah tin membantu untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan jantung coroner. Buah tin kaya serat makanan sehingga sangat efektif untuk menurunkan brat badan karena Obesitas. Rebusan daun dari tanaman tin ini dapat membantu pasien diabetes sehingga dapat mengurasngi jumlah asupan insulin. Mengonsumsi buah tin dapat mengurangi resiko kanker payudara dan kanker kolon. Kandungan coumarin pada buah tin, juga dapat mengurangi resiko kanker prostat. Kandungan kalsium dan kalium dalam buah tin dapat mecegah penipisan tulang (osteoporosis) dan membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 g buah tin mengandung 241 mg kalsium, sehingga dapat dikatakan 2x lebih tinggi dari kandungan kalsium pada susu (118 mg per 100 gram). Tryptophan dalam buah tin menginduksi tidur yangbaik sehingga dapat mengatasi gangguan insomnia. Mengonsumsi buah tin dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan memori otak dan mencegah anemia. Buah tin juga berkhasiat untuk mengobati sembelit kronis. Konsumsi harian buah tin (2-3 buah) merupakan obat yang efektif untuk terapi menyembuhkan wasir. Serat larut dalam buah tin dapat membantu menyembuhkan kolesterol darah.

Sebagai tanaman obat untuk pemakaian luar buah tin yang dipanggang dapat menyembuhkan radang seperti abses dan bisul. Buah tin juga bermanfaat untuk pembersih kuliat karena kandungan airnya yang tinggi sehingga membantu untuk mencegah dan menyembuhkan jerawat. Buah tin kaya akan phenoldan benzaldehid alami sebagai anti tumor serta dapat membunuh mikroorganisme pathogen, jamur dan virus dalam tubuh manusia.

  • PISANG

Siapa yang tidak kenal pisang ? Tanaman ini hampir setiap hari terlihat di sekitar kita. Pisang baik olahan maupun dalam bentuk buah segar nya hampir selalu tersedia di pasar-pasar, swalayan, rumah makan atau restoran khas Indonesia.

 

Buah-Pisang

 

Pisang termasuk ke dalam suku Musaceae. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir.

Pisang banyak tumbuh di daerah Asia Tenggara, Papua dan Australia tropika, tetapi sedikit terdapat di Afrika Tropis. Ukurang buah pisang bervariasi berkisar antara 10-18 cm dengan diameter sekitar 2,5 sampai 4 cm. Buah pisang ujung nya runcing serta berbentuk lonjong dengan warna dominan kuning serta ada juga yang berwarna hijau.

Tanaman pisang dapat tumbuh baik pada iklim tropis di dataran rendah sampai tinggi dengan ketinggian antara 1000 sampai 3000 di atas permukaan laut dengan curah hujan 200-220 mm per tahun. Keadaan tanah yang dapat dijadikan tempat tumbuh yang baik bagi pisang adalah keadaan tanah yang kaya akan humus, meskipun begitu tanaman pisang juga dapat tumbuh di tanah kapur dengan iklim lembab  yang banyak sinar matahari. Akar pisang tidak tahan terhadap kekeringan atau air yang berlebihan.

Pisang memiliki nilai energy 136 kalori untuk setiap 100 gr yang seluruhnya berasal dari karbohidrat. Gula pisang merupakan gula buah yang merupakan fruktosa serta memiliki indeks glikemik lebih rendah dari gula glukosa. Meskipun kandungan protein pisang sangat rendah yaitu hanya sekitar 0,3 sampai 2,3 persen namun pisang kaya akan kandungan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, besi dan seng. Selain itu kandungan vitamin pada pisang juga sangat tinggi, terutama provitamin A yaitu betakaroten sebesar 45 mg per 100 gr berat kering. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin) serta vitamin C.

Selain dinikmati buahnya yang lezat tanaman pisang juga memiliki manfaat lainnya yaitu sebagai tanaman obat.  Kandung vitamin B6 nya berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolism protein, khususnya serotonin sebagai neotransmitter pada susunan saraf pusat otak. Daun pisang muda yang masih menggulung dipergunakan untuk obat sakit dada. Cairan yang dihasilkan dari potongan batang digunakan untuk mengobati infeksi salurang kencing, disentri, diare serta dapat digunakan untuk mengobati kebotakan dikarenakan rambut rontok. Dalam bentuk bubuk, digunakan juga untuk mengobati anemia dan kekurangan gizi. Buah pisang yang masih mentah dapat digunakan untuk makanan orang yang menderita diabetes dan haemotopsi. Tepung dari pisang dapat untuk mengobati dispepsia.

Pisang biasa langsung dimakan serta taun muda tanaman pisang dapat digunakan sebagai sayuran.

Demikianlah berbagai tanaman obat yang ada di sekitar kita yang dapat kita manfaatkan untuk kesehatan keluarga kita sehari-hari. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda mengenai manfaat dan khasiat tanaman di Indonesia yang kaya dan subur ini.

Sumber :

  • Nirmala
  • Buku Sehat Alami dengan herbal – Pusat Studi Biofarma LPPM IPB & Gagas Ulung

Baca juga artikel terkait : Cara membuat apotik hidup

 
Share

2 thoughts on “Manfaatkan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga Anda

  1. Indra

    Terimakasih informasi mengenai tanaman obat ini mudah mudahan bermanfaat bagi kami sekeluarga..mohon infonya untuk tanaman berkhasiat lainnya ya..terutama yg asli dari indonesia..

     
    View Comment
    Reply
  2. Fadli

    Ternyata Indonesia kaya akan tanaman obat ya..cuman tinggal bagaimana memanfaatkan nya saja. Terimakasih, informasinya sangat membantu..

     
    View Comment
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *