Contoh Contoh Rumus Excel Penjumlahan Yang Berguna Untuk Pekerjaan Sehari-hari

By | November 9, 2016

Rumus Excel Penjumlahan merupakan salah satu rumus excel yang sering digunakan dalam hal pengolahan data sehari-hari. Ada beberapa cara dalam menjumlahkan data di excel. Cara yang paling sederhana adalah dengan menggunakan operator +. Misalkan kita ingin menjumlahkan angka 2,4, dan 8. Maka rumus yang digunakan maka kita dapat menggunakan rumus =2+4+8 yang akan menghasilkan nilai 14.

Selain cara dengan menggunakan operator matematika kita juga dapat menggunakan fungsi penjumlahan yang sudah disediakan Excel. Fungsi yang dapat digunakan adalah adalah fungs SUM. Jika Anda pemula dalam menggunakan excel dan fungsi SUM, Anda dapat mempelajari terlebih dulu perumusan nya di Rumus Excel Perhitungan. Misalkan kita ingin melakukan penjumlahan ulang angka sebelumnya, kita dapat menuliskannya dengan =SUM(2,4,8) dan akan menghasilkan nilai yang sama dengan saat kita menggunakan operator matematika + yaitu 14. Keuntungan penjumlahan dengan fungsi excel ini akan terasa ketika kita sudah menggunakan data yang banyak yang nanti akan kita lihat di contoh pada artikel ini. Misalkan Anda ingin menjumlahkan data pada baris A1 sampai dengan A10. Anda tentunya tidak ingin mengetik satu per satu dengan cara =A1+A2+A3…, tentunya ini akan merepotkan dan melelahkan sekali. Dengan fungsi SUM Anda cukup merumuskannya dengan =SUM(A1:A10).

Selain penjumlahan dengan cara biasa (tanpa syarat) menggunakan SUM, excel juga memiliki fungsi penjumlahan bersyarat yang sangat dibutuhkan jika Anda ingin menjumlahkan banyak data dengan kriteria tertentu. Fungsi penjumlahan bersyarat yang dapat Anda gunakan adalah fungsi SUMIF dan SUMIFS.

Perbedaan dari masing-masing fungsi di atas dapat dilihat dari perumusan di bawah :

SUM(angka1,angka2,angka3,…);

SUMIF(range_if,kriteria_if,[range_penjumlahan]);

SUMIFS([range_penjumlahan],range_if1,kriteria_if1, range_if2,kriteria_if2, range_if3,kriteria_if3,dst…);

Pada SUM Anda dapat melakukan penjumlahan sederhana tanpa syarat atau kriteria tertentu. Misalkan kita ingin menjumlahkan baris atau kolom tertentu pada excel. Pada SUMIF, Anda dapat melakukan penjumlahan dengan menggunakan satu kriteria tertentu. Misal Anda ingin menjumlahkan total penjualan yang dilakukan oleh sales A. Sedangkan pada SUMIFS Anda dapat melakukan penjumlahan dengan lebih dari satu kriteria. Misal Anda ingin melakukan penjumlahan total penjualan yang dilakukan oleh sales A dikota Bandung dan pada bulan Maret.

Agar lebih jelas berikut contoh penggunaan fungsi penjumlahan yang sudah kita bahas di atas :

Pada contoh berikut ini kita akan menganalisa data total penjualan Alat Tulis Kantor beberapa sales yang dilakukan di beberapa kota yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang dan Banten. Penjualan ini dilakukan di hari-hari yang berbeda serta dilakukan di bulan yang berbeda.

Jika Anda seorang manajer dari sales pada data tersebut, tentunya Anda ingin mengetahui bagaimana kriteria-kriteria penjualan serta performa yang telah dilakukan oleh sales Anda di lapangan sehingga Anda dapat memutuskan langkah terbaik apa yang dapat Anda lakukan selanjutnya untuk meningkatkan penjualan.

 

rumus-excel-penjumlahan

Berikut contoh penggunaan SUM,SUMIF dan SUMIFS dari contoh data di atas (klik pada gambar untuk memperbesar) :

Jika Anda ingin mengetahui total penjualan, Anda dapat menggunakan rumus :

=SUM(F5:F20), hasilnya 7890000.

Jika ingin diketahui Penjualan yang dimulai dari bulan maret 2014 dan setelahnya, rumus nya :

=SUMIF(D5:D20,”>=1-March-2014″,F5:F20), hasilnya 7890000.

Jika Anda ingin mengetahui penjualan di bulan Maret, rumus yang dapat digunakan :

=SUMIFS(F5:F20,D5:D20,”>=1-March-2014″,D5:D20,”<=31-March-2014″), hasilnya 1590000.

Jika ingin diketahui total penjualan buku tulis, gunakan rumus berikut :

=SUMIF(E5:E20,”Buku tulis”,F5:F20), hasilnya 2230000.

Jika ingin diketahui total penjualan buku tulis di bulan Mei, gunakan rumus :

=SUMIFS(F5:F20,E5:E20,”Buku tulis”,D5:D20,”>=1-May-2014″,D5:D20,”<=31-May-2014″), hasilnya 920000.

Jika ingin diketahui total penjualan buku gambar oleh sales bernama Dani, Anda dapat menggunakan rumus:

=SUMIF(C5:C20,”Dani”,F5:F20), hasilnya 800000.

Selanjutnya jika Anda ingin mengetahui total penjualan sales bernama Dumara di kota Jakarta, Anda dapat menggunakan rumus  berikut :

=SUMIFS(F5:F20,C5:C20,”Dumara”,G5:G20,”Jakarta”), hasilnya 1070000.

Demikian contoh penggunaan fungsi SUM, SUMIF dan SUMIFS. Semoga tips dari pertamakali.com ini dapat membantu dalam pengolahan data yang Anda lakukan.

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *