Cara Mengompres Yang Benar Menurut Anjuran Dokter Jika Anak Anda Demam

By | November 16, 2016

Demam merupakan suatu jenis reaksi tubuh yang sering dijumpai dalam keseharian si kecil. Demam ini sendiri merupakan reaksi tubuh terhadap pengaruh dari luar terhadap zat-zat atau kuman penyakit yang bersifat menyerang atau tidak dikehendaki oleh tubuh anak kita yang disebut rangsangan pirogen. Seseorang dikatakan demam jika suhu di ketiaknya lebih dari 37.8 derajat celcius atau suhu di lubang anusnya lebih dari 38.4 derajat celcius. Tubuh sendiri dapat membuat zat pirogen yang disebut dengan sitokin. Namun biasanya zat pirogen yang menimbulkan demam berasal dari senyawa di luar tubuh.

 

Cara kompres anak

 

Demam sendiri bukan merupakan hal yang buruk karena merupakan bentuk pertahanan tubuh. Saat demam sel-sel darah atau lekosit putih berkumpul di daerah infeksi yang sedang terjadi. Jika anak Anda demam, tidak perlu buru-buru menurunkannya dengan obat terutama jika anak Anda tidak rewel dan mengeluh sakit lainnya seperti nyeri. Jika anak Anda demam tinggi, dia akan memerlukan lebih banyak cairan sehingga Anda perlu menambah asupan cairannya dengan lebih banyak meminum air putih.

Demam tidak selalu turun setelah dua atau tiga kali pemberian obat pereda demam. Jika anak Anda mengalami demam tinggi, tingkat demam yang tinggi ini dapat mengganggu proses metabolisme dalam tubuh sehingga diperlukan cara lain untuk meredakan demamnya yaitu dengan cara mengompres. Dengan cara mengompres diharapkan suhu yang dingin pada kompres akan dapat menurunkan suhu yang dibawa oleh aliran darah pada tubuh anak Anda. Ketika mengompres lebih baik Anda mengompres di daerah yang memiliki pembuluh darah yang besar, seperti di lipat paha, ketiak atau leher, namun bukannya di dahi seperti yang sering dilakukan.

Terkadang mengompres dengan cara di atas masih belum cukup dan diperlukan cara yang lebih efaktif. Cara yang paling efektif adalah dengan mengompres seluruh tubuh anak Anda. Namun Anda tidak usah berpikir akan mengompres seluruh tubuh anak Anda di tempat tidur. Tentu saja ini tidak praktis. Caranya adalah bawa anak Anda ke kamar mandi, dan basuhlah tubuhnya dengan air hangat (jangan air dingin). Hal ini dapat Anda lakukan berkali-kali.

Biasanya Anak akan senang jika dapat bermain air. Jadi Anda tidak usah ragu mengompres anak Anda di kamar mandi sepanjang anak Anda juga menginginkannya serta dengan pengawasan Anda tentunya. Menggunakan bathtub yang berisi air hangat untuk mengompres anak Anda sesekali juga akan dapat membantu menurunkan panasnya. Anda dapat menghentikan kegiatan ini jika panas anak Anda sudah mulai turun. Hal lainnya yang perlu diingat, tidak dianjurkan menggunakan alkohol sebagai media kompres di rumah.

Demikianlah tips cara mengompres anak yang dianjurkan jika si buah hati mengalami demam di rumah. Semoga tips diatas dapat bermanfaat dan semoga anak Anda dan Anda sekeluarga selalu dikaruniai kesehatan.

Sumber : dr.Waldi Nurhamzah – Health Intisari

 
Share

2 thoughts on “Cara Mengompres Yang Benar Menurut Anjuran Dokter Jika Anak Anda Demam

  1. Edo Yanuar

    Anak sy juga baru step kemarin malam gan.. Bingung banget karena baru pertama kali ngalaman kyk gitu.
    Untungnya pas ada ortu di rumah, jadi lgsg ditangani ditidurin di lantai dan ditelanjangi sama dicipratin air.
    Alhamdulilah anak sy lgsg sadar dan nangis. Bener2 pengalaman berharga..

    Klo berminat berkunjung ke web sy ya gan..
    http://interiorsamarinda.co.id/

     
    View Comment
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *