Kata Kata Bijak Tentang Pentingnya Sikap Optimis

By | October 22, 2016

Berikut ini merupakan kutipan kata kata bijak tentang penting nya sikap optimis. Energi positif sangat dibutuhkan oleh semua orang karena akan memberikan hasil yang baik bagi kehidupan. Energi positif akan muncul apabila kamu memiliki perasaan dan mental positif.

 

Kata Kata Bijak Sikap Optimis

 

Untuk memiliki hal tersebut, ada sebuah riset yang menyatakan bahwa optimis dapat memberikan manfaat yang besar bagi banyak orang. Ada banyak manfaat mempunyai sikap optimis. Berikut ini beberapa manfaat dari rasa optimis yang perlu kamu ketahui.

Beresiko kecil terkena penyakit jantung

Ternyata orang yang memiliki sikap optimis lebih kecil terserang penyakit jantung karena perasaan ini sangat baik untuk kesehatan jantung. Tentunya, orang yang selalu optimis akan terhindar dari berbagai perasaan negatif seperti marah, cemas, stress, pesimis dan sebagainya yang berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

Merasa bahagia

Tahukah kamu bahwa orang yang bersikap optimis akan mampu merasa bahagia dalam hidupnya ? Orang yang bersikap optimis akan selalu berpikiran positif sehingga tingkat stress dan kecemasannya dapat berkurang.

Lebih sukses dan berprestasi

Banyak orang berprestasi karena memiliki sikap optimis. Sikap ini akan mampu memberikan dorongan untuk melakukan suatu hal yang positif. Kamu bisa melihat bahwa orang-orang yang berjiwa optimis mampu memenangkan berbagai kejuaraan baik di lingkungan sekolah maupun pekerjaan.

Itulah beberapa manfaat optimis yang sangat luar biasa. Dalam hidup ini, sudah sepantasnya kamu selalu memupuk rasa optimis sehingga bisa menjalani kehidupan lebih baik. Untuk bisa memberikan semangat dan dorongan untuk bersikap optimis, berikut ini ada beberapa kutipan tentang pentingnya sikap optimis dari orang terkenal. Yuk, simak !

 

Kata Kata Bijak tentang Pentingnya Sikap Optimis

 

Optimis membuat orang berpikir positif

“Orang-orang optimis melihat bunga mawar, bukan durinya. Orang-orang pesimis terpaku pada duri dan melupakan mawarnya.” – Khalil Gibran

Dalam memandang suatu masalah, orang optimis akan selalu berpikiran dengan positif. Ketika menghadapi suatu kegagalan, jangan langsung berputus asa dan menganggap bahwa dirimu lemah karena tidak bisa sukses.

Salah satu ciri orang optimis ialah memiliki jiwa semangat yang tinggi sehingga ketika mengalami kesusahan dia akan tetap tersenyum sebab pasti ada hikmah di balik itu semua. Begitu pun ketika menghadapi suatu kegagalan, orang optimis akan menganggapnya sebagai pembelajaran sehingga akan semakin banyak ilmu yang kamu dapatkan. Ketika menghadapi masalah yang sulit, dia akan tertantang untuk menyelesaikan nya dengan mencari solusi yang baik. Sedangkan orang pesimis akan lari dari masalah dan menyerah begitu saja.

Mengambil kesempatan emas

“Seorang optimis melihat sebuah cahaya ketika kegelapan, tapi mengapa orang pesimis harus selalu menghilangkan cahaya itu?” – Rene Descartes

Orang optimis akan selalu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada meskipun tingkat keberhasilannya sangat kecil. Namun, sebaliknya bahwa orang pesimis akan menutup matanya dari kesempatan yang ada karena sudah merasa takut akan tantangan dan berbagai masalah yang harus dihadapi.

Orang harus berani mengambil sikap. Bahkan, jika ingin sukses, orang harus berani keluar dari zona nyamannya. Mengalami kesulitan hidup merupakan sebuah pengalaman yang berharga karena kamu akan tahu bagaimana sebaiknya kamu bersikap.

Ketika mendapatkan sebuah permasalahan hidup, orang yang memiliki rasa optimis akan yakin dan percaya bahwa ia dapat mencari jalan keluar. Karena adanya keyakinan, maka jalan keluar pun bisa didapatkan.

Selalu berpikir positif

“Orang optimis punya kebiasaan menjelaskan apapun yang terjadi pada diri mereka secara positif. Orang pesimis menjelaskan apapun yang terjadi pada diri mereka secara negative.” – Haryanto Kandani

Orang yang optimis selalu berpikir positif. Mereka akan melihat segala sesuatu yang terjadi dengan sisi positifnya. Bahkan, permasalahan hidup akan dianggapnya sebagai ujian yang akan membuatnya dapat hidup lebih baik lagi.

Orang optimis juga tidak pernah mengeluh dalam menjalani kehidupannya. Apapun yang terjadi dalam hidup ini, dia akan menjalani nya dengan ikhlas. Dia akan selalu banyak bersyukur atas apa yang ia dapatkan dibandingkan mengeluh mengenai hal yang belum dia dapatkan.

Orang optimis mendapatkan hasil  yang luar biasa

“Orang optimis dan pesimis, keduanya berkontribusi kepada kehidupan kita. Si optimis menemukan pesawat dan si pesimis menemukan parasut.” – Gill Stem

Dari kutipan kata bijak ini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa antara orang optimis dan pesimis memiliki dua cara berbeda dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Orang optimis akan mencari solusi terbaik dalam menghadapi masalah. Setelah mendapatkan solusi menyelesaikan suatu permasalahan yang ia hadapi, maka orang optimis akan lebih berhati-hati dalam bertindak. Dia akan selalu mengingat permasalahan dan kesalahan yang pernah ia hadapi, sehingga berharap semua itu tak akan terulang kembali.

Orang optimis lebih berkesempatan besar untuk sukses

“Optimisme adalah keyakinan yang membawa ke pencapaian. Tak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan percaya diri.” – Helen Keller

Orang yang optimis akan lebih mudah untuk mencapai kesuksesan. Impian dan harapannya akan mudah tercapai karena dia memiliki keyakinan yang besar. Rasa percaya dirinya juga mendorongnya untuk bisa berbuat lebih baik.

Kamu bisa melihat bahwa kebanyakan orang berprestasi ialah mereka yang memiliki sikap optimis. Tanpa sikap itu, orang akan kesulitan mendapatkan prestasi baik prestasi di sekolah maupun prestasi dalam karir.

Nah, apabila kamu memiliki mimpi dan harapan, mulai sekarang tanamkan sikap optimis agar bisa mencapai semua itu. Hilangkan rasa pesimis karena semua itu membuat dirimu tak yakin pada kemampuan dirimu sendiri. Kamu harus tahu bahwa orang yang memiliki bakat dan kemampuan luar biasa tak akan ada artinya apabila dia tidak memiliki kepercayaan diri.

Orang optimis selalu melihat ke depan

“Seorang optimis tetap terjaga hingga tengah malam untuk melihat tahun baru datang. Seorang pesimis tetap terjaga untuk memastikan tahun yang lama telah berlalu”. – Bill Vaughan

Sangat penting melihat maju ke depan. Setiap orang pasti memiliki masa lalu entah itu buruk ataupun baik. Sudah sepantasnya apabila manusia berbuat salah di masa yang dulu. Jika kamu pun memiliki masa lalu yang buruk, kamu harus bijak menyikapinya.

Ada tiga tipe orang mengenai bagaimana dia memandang masa lalu buruk nya. Tipe pertama ialah dia yang tak peduli dengan masa lalunya. Bahkan, dia juga tak peduli akan masa depan nya. Baik masa lalu, masa sekarang dan masa depan tak pernah ia pikirkan. Tipe ini ialah orang yang tidak memiliki tujuan hidup. Kesuksesan akan jauh dari orang seperti ini.

Kemudian, tipe orang yang kedua ialah orang yang menyesali atas perbuatan yang buruk di masa lalunya. Bahkan, sampai saat ini dia masih terpuruk karena penyesalan apa yang pernah dia lakukan. Padahal, yang seharusnya dia lakukan ialah bangkit dan berbuat lebih baik lagi serta berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Selanjutnya, tipe ketiga ialah tipe orang optimis. Dia akan menjadikan kesalahan masa lalunya sebagai sebuah pelajaran berharga. Setiap kesalahan pasti memberikan pelajaran berharga tentang hidup. Bahkan, orang akan semakin dewasa dan bijaksana apabila sering mengalami permasalahan hidup yang pelik. Tugas kamu ialah berusaha berbuat  lebih baik lagi di masa saat ini dan di masa yang akan datang. Berjanjilah pada diri sendiri tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama seperti dulu kala.

Menangkap kesempatan dalam kesulitan

“Orang-orang pesimis hanya melihat kesulitan di setiap kesempatan yang ada. Orang-orang optimis melihat dan menangkap kesempatan pada setiap kesulitan yang dihadapinya.” – Andrie Wongso

Terdapat perbedaan antara orang optimis dan pesimis dalam menghadapi kesulitan hidup. Sesungguhnya, ada hikmah dibalik kesulitan yang kamu hadapi. Orang optimis mampu menangkap hikmah dalam setiap kesulitan sehingga menjadi pelajaran yang berharga dalam hidupnya.

Setiap cobaan yang diberikan oleh Allah SWT selalu memiliki hikmah. Misalnya saja kamu akan lebih mudah bersyukur setelah mendapatkan kesulitan. Bisa saja Allah SWT memberikan kamu kesedihan sebelum memberikan kebahagiaan yang luar biasa. Bukankah tanda Allah sayang kepada umatNya ialah dengan cara memberikan cobaan dan kesulitan sehingga manusia akan semakin beriman kepada Allah SWT.

Orang optimis melakukan perbaikan

“Orang–orang yang optimis tidak menunggu terjadinya perbaikan, mereka mewujudkan perbaikan itu.” – Paul Wilhelm von Keppler

Alasan bahwa orang optimis lebih mudah menggapai kesuksesan karena dia tak pernah tinggal diam menunggu suatu perbaikan. Orang optimis akan selalu melakukan berbagai cara untuk melakukan perbaikan dibandingkan menunggu datangnya keajaiban.

Karena sifatnya yang tak mau tinggal diam dan ingin melakukan segala sesuatu dengan baik, maka kesuksesan semakin dekat dengan orang optimis. Semakin sering menyelesaikan suatu permasalahan, artinya kamu semakin memiliki banyak pengetahuan dan wawasan dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Ini merupakan bekal yang luar biasa untuk menjalahi kehidupan yang penuh dengan lika liku ini.

Pondasi dasar keberanian

“Optimisme adalah pondasi dasar keberanian.” – Nicolas Murray

Jika kamu ingin memiliki keberanian dalam melakukan suatu tindakan, milikilah sikap opimis. Tanamkan rasa percaya diri bahwa kamu mampu melakukannya. Misal nya, ketika kamu menghadapi tantangan dari atasan untuk melakukan tugas tertentu, jangan langsung menyerah karena menganggap bahwa tugas yang diberikan terlalu berat.

Apabila kamu mampu menyelesaikan tugas yang sulit dan berat dengan baik, bisa saja hal ini akan membuat karir mu melonjak. Nah, orang optimis akan selalu memanfaatkan setiap momen menjadi kesempatan untuk menjadi lebih baik, termasuk ketika mendapatkan suatu kesulitan. Ketika dapat menyelesaikan kesulitan dengan baik, kamu memiliki kemampuan yang tak ternilai harganya.

Memiliki prestasi besar

“Prestasi besar adalah hak yang pantas bagi orang yang punya harapan optimis.” – J.Harold Wilkins.

Jika kamu ingin berprestasi besar, kamu harus memiliki sikap optimis. Kamu harus selalu memupuk rasa percaya diri kamu serta memiliki keyakinan kuat bahwa kamu bisa melakukan suatu hal dengan baik. Selain itu, kamu juga harus menghadapi suatu permasalahan dengan gembira dengan memiliki harapan tinggi dapat menyelesaikan suatu permasalahan dengan baik.

Jika kamu ingin berprestasi dalam bekerja, jangan lupa untuk selalu menjunjung tinggi sifat memiliki daya saing yang tinggi. Hidup ini penuh kompetisi dan ini sudah menjadi hukum alam. Siapa yang mampu bersaing menjadi yang terbaik, dialah pemenangnya.

Walaupun kamu memiliki keyakinan kuat bahwa kamu bisa meraih apa yang kamu inginkan, kamu tetap harus memiliki sikap tidak takut gagal. Pilihan kedua setelah berhasil ialah gagal. Jadi, kalau tidak berhasil, ya gagal, begitu pun sebaliknya. Orang optimis menganggap bahwa kegagalan dalam meraih prestasi merupakan bagian dari suatu proses mencapai kesuksesan. Contoh, ketika kamu gagal menjadi pemenang dalam suatu lomba tertentu, kamu bisa mencobanya di lain kesempatan. Kamu bisa belajar mengenai penyebab mengapa kamu gagal menjadi pemenang sehingga bisa tampil lebih baik lagi.

Orang optimis tidak mudah menyerah

“Yang optimis akan berkata; Terima kasih akan saya coba. Sementara yang pesimis; Ah, tidak semudah itu.” – Mario Teguh

Orang optimis tidak akan mudah mengeluh ketika menghadapi tantangan yang menurutnya sulit. Dia akan berusaha sekuat mungkin untuk melakukan tantangan tersebut tetap dengan keyakiinan dan percaya diri yang kuat. Orang optimis tidak akan kalah sebelum bertanding.

Berbeda dengan orang yang memiliki sikap pesimis. Menghadapi tantangan sulit, dia akan menganggap bahwa itu sulit dilakukan. Padahal, dia belum mencoba melakukannya. Banyak mengeluh, tidak percaya diri, takut gagal dan tidak memiliki daya saing ialah sifat-sifat orang pesimis. Jika kamu masih memiliki sikap pesimis, berusahalah untuk menghilangkannya kemudian menggantinya dengan sikap optimis.

Optimis memberikan kekuatan

“Pesimisme memberikan kelemahan, optimisme memberikan kekuatan.” – William James

Jika kamu ingin menjadi orang yang kuat, milikilah sikap optimis. Optimis merupakan kekuatan hebat untuk bisa mencapai suatu impian tertentu. Optimis merupakan cara pandang yang positif karena yakin dan percaya diri bahwa kamu mampu melakukan suatu hal. Karena adanya keyakinan yang kuat, kamu akan melakukan banyak usaha untuk pencapaian hal tersebut.

Hal ini berbeda bila kamu memiliki sikap pesimis. Saat menghadapi kegagalan, kamu akan merasa bahwa kamu memang pantas mendapatkannya dan merasa tak mampu untuk meraih kesuksesan. Rasa putus asa dan tidak semangat akan selalu menghantui sehingga membuat dirimu terpuruk. Sesungguhnya sikap pesimis sangat merugikan dirimu sendiri karena membuatmu lemah.

Optimisme mengantarkan pada kesuksesan

“Sirami impian dengan optimisme dan solusi dan Anda akan menumbuhkan sukses. Selalu mencari cara untuk mengubah masalah menjadi kesempatan untuk sukses. Selalu mencari cara untuk memelihara impian Anda”. Laozi

Mengejar kesuksesan akan semakin mudah diraih jika kamu memiliki sikap optimis. Tentu saja karena sebenarnya sikap optimis ialah sikap yang penuh percaya diri, yakin, memiliki harapan tinggi akan apa yang menjadi impiannya. Adanya sifat-sifat ini mendorong seseorang untuk melakukan berbagai upaya demi membuktikan bahwa memang dia sangat mampu merubah impiannya menjadi nyata.

Jalan mencapai kesuksesan tak selalu mulus. Pasti ada berbagai hambatan yang harus kamu hadapi dan selesaikan. Ingatlah untuk tidak mudah putus asa. Jadikan kesulitan tersebut sebagai kesempatan untuk bisa mendapatkan kesuksesan dengan mengambil pelajaran di dalamnya.

Itulah berbagai kumpulan kata-kata bijak tentang rasa optimis dari orang terkenal. Jika kamu ingin memiliki sikap optimis, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan diantaranya yaitu selalu bersyukur, berbagi kisah, mudah memaafkan kesalahan orang lain, selalu berpikir positif, tidak menyalahkan orang lain dan selalu bisa menjadi pendengar yang baik.

Jika beberapa sifat tersebut kamu lakukan dengan baik, maka kamu akan mampu bersikap optimis. Kepribadian baik ini harus dimulai secepat mungkin supaya kamu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Keyakinan dan kepercayaan diri sangat utama dibandingkan yang lainnya. Tanpa itu semua, kamu tak akan pernah bisa mencapai apa yang kamu inginkan.

(Ika Pratiwi)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *