Tips Perawatan Pasca Sunat

By | August 4, 2016

dokter

 

Sudah hal yang wajar setiap anak laki-laki akan menghadapi sunat. Namun, tahukan Anda bagaimana cara perawatan sunat agar tidak terjadi infeksi?

Perawatan sunat harus dilakukan dengan cara yang benar supaya tidak terjadi infeksi. Meskipun sunat termasuk luka yang kecil, apabila tidak mendapatkan perawatan dengan benar akan sembuh dengan waktu yang lebih lama. Hal ini terkait dengan tingkah laku anak-anak yang aktif bergerak. Untuk membuatnya cepat sembuh Anda harus melakukan perawatan yang benar.

Berikut ini ada beberapa tips perawatan pasca sunat sehingga anak Anda cepat membaik.

Alihkan perhatian anak dari rasa sakit

Sebagai orang tua, Anda harus bisa mengalihkan perhatian anak dari rasa sakit. Misalnya, Anda bisa mengajaknya untuk melakukan beberapa aktivitas yang dia sukai misalnya bermain play station, atau berjalan-jalan agar tidak merasa jenuh. Namun, tentunya Anda harus membatasi gerakannya agar tidak berlebihan supaya lukanya tidak meradang dan nyeri.

Berikan obat tetes

Obat tetes sangat diperlukan agar luka sunat cepat sembuh. Obat ini akan membantu lukanya cepat  mongering. Cara menggunakannya cukup teteskan obat tersebut minimal 3 kali sehari atau teteskan setiap anak selesai buang air kecil.

Berikan obat sesuai dosis

Biasanya, dokter akan memberikan obat antibiotik dan obat pereda rasa nyeri setelah sunat. Anda harus memperhatikan aturan pemakaiannya jangan sampai over dosis.

 Hindari makanan pemicu alergi

Anda harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi oleh si anak. Jangan sampai dia memakan makanan yang bisa memicu alergi sehingga bisa menimbulkan rasa gatal pada luka. Sebaiknya, konsultasikan pada dokter mengenai jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi maupun yang harus dihindari. Ini akan membantu proses penyembuhan sehingga lebih cepat.

Dampingi anak saat buang air kecil dan BAB

Ketika anak Anda hendak buang air kecil atau besar, damping dia karena hal ini paling menakutkan. Anda harus menenangkan dia sehingga yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja setelah dia buang air. Lalu, jangan basahi bekas luka sunat dengan air agar lukanya cepat mongering. Untuk membersihkan air kencing yang menempel pada luka sunat, cukup gunakan tisu saja. Setelah itu, bantulah andak Anda menyiram bagian belakang tubuhnya setelah buang air kecil ataupun besar tanpa mengenai luka sunatnya.

Bersihkan tubuh dengan cara dilap

Untuk membuat luka sunat cepat kering, sebaiknya hindari mandi terlebih dahulu. Anda bisa membersihkan tubuh anak dengan menggunakan waslap sehingga dipastikan tidak akan ada air yang mengenai luka sunat tersebut.

Jangan menarik paksa perban

Sebagian tempat sunat masih memakai perban untuk menjaga luka sunat dari kotoran. Ketika masih diperban, gantilah perban secara berkala agar kebersihannya terjaga. Namun, jangan sampai menarik paksa perban karena bisa menimbulkan luka baru pada kulit yang sudah tertutup. Bisa-bisa luka sunat tidak cepat membaik. Maka dari itu, coba lepaskan perban secara perlahan agar tidak menimbulkan luka baru.

Demikianlah tips perawatan pasca sunat. Semoga bermanfaat ya.

(Ika Pratiwi)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *