Tips Mengatasi Overheating Mobil Di Perjalanan

By | August 2, 2016

mobil

 

Ketika kita berkendara jarak jauh atau bermacet-macet ria di jalan, terutama siang hari, kondisi mesin mobil akan lebih panas ketimbang saat kita berkendara dalam kondisi lancar dan jarak yang tiak jauh. Seringkali masalah temperatur mesin yang naik saat bermacet-macetan dan saat berkendara jauh dialami oleh mobil kita, terutama mobil yang sudah cukup berumur.

Kondisi temperatur yang naik drastis hingga mencapai level merah pada indikator mobil, menandakan kondisi panas mesin yang sudah mencapai angka bahaya. Dalam istilah otomotif kondisi ini dikenal dengan istilah overheat. Kondisi ini sangat berbahaya untuk mesin apabila tetap kita pakai jalan. Selain merusak karet-karet sil di dalam komponen mesin dan packing mesin, panas mesin yang berlebihan bisa membuat stang piston melengkung. Tentu saja ketika ini terjadi, Anda harus merogoh kocek Anda dalam-dalam untuk memperbaikinya. Namun Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan ketika mobil Anda mengalami overheating. Berikut tipsnya.

Menepi Dan Matikan Mesin

Ketika Temperatur mobil naik ke level merah, segera menepi ke bahu jalan dan Matikan Mesin Anda. Tidak lupa Pasang lampu hazard dan segi tiga pengaman.

Buka Kap Mesin

Bukalah kap mesin Anda agar udara dari luar ikut membantu mendinginkan mesin mobil Anda. Hati-hati karena kondisi mesin sangat-sangat panas. Apabila mesing sudah mengeluarkan asap, sebaiknya pakai lap untuk membantu membuka kap mesin, karena kap mesin Anda juga dalam kondisi sangat panas. Diamkan sampai mesin dingin.

Jangan Membuka Tutup Radiator

Jangan sekali-kali membuka tutup radiator mobil saat mesin panas. Uap panas dan tekanan dari radiator dapat melukai Anda. Selain itu kondisi air dalam radiator Anda juga berada pada level didih.

Periksa Tabung Radiator

Pada mobil kita ada terdapat tabung radiator yang umumnya berbahan plastik. Anda bisa mengecek air pada tabung tersebut setelah kondisi mesin agak dingin. Apabila air habis, segera isi air pada tabung raiator hingga level maksimal yang tertera pada tabung. Jangan mengisi sampai terlalu penuh, karena ini justru membuat sirkulasi air di radiator tidak berjalan, dan suhu panas mesin menjadi panas. Untuk mobil-mobil baru, biasanya sudah tidak lagi memakai air, tetapi memakai cairan coolant untuk radiatornya.

Periksa Bagian Mesin

Anda dapat mengecek selang-selang radiator dan radiator sendiri, apakah ada kebocoran yamg terjadi. Bila ada, maka itulah biang keladi permasalahan mobil Anda. Coba cek fan belt Anda. Fan belt yang putus, menyebabkan kipas pendingin tidak berfungsi, sehingga mesin panas. Apabila mesin menggunakan kipas otomatis, maka ketika mesin sudah agak dingin, coba nyalakan mesin dan lihat apakah kipasnya berfungsi dengan baik. Apabila tidak berfungsi, anda bisa mengecek sekring di boks sekring. Cari fan, lalu lihat apakah sekring masih dalam kondisi baik. Apabila sekring putus, segera ganti dengan yang baru, kemudian nyalakan kembali mesin mobil Anda. Kalau kipas berjalan dengan normal, lihat temperatur mesin. Apabila temperatur mesin sudah normal kembali, Anda bisa melanjutkan perjalanan Anda lagi.

Panggil Montir Langganan

Jika masih berada di dalam kota, Anda bisa memanggil montir langganan untuk datang mengecek kerusakan/penyebab overheating pada mobil Anda. Jika memang perlu perawatan lebih lanjut, pakailah jasa derek untuk menarik mobil Anda ke bengkel.

Itulah tips mengatasi overheating pada mobil Anda. Hal terpenting saat terjadinya overheating di jalan adalah tetap tenang dan jangan panik.

(Marthika)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *