Tips Tepat Mengatasi Mimisan pada Anak

By | July 23, 2016

mimisan-pada-anak

Jika anak terkena mimisan, tentu akan membuat kita panik. Darah yang keluar dari hidung sang anak membuat kita khawatir. Sebenarnya, apakah mimisan pada anak itu berbahaya? Biasanya anak dalam rentang usia antara 2 sampai 10 tahun rentan terkena mimisan. Mimisan akan berhenti dengan sendirinya.

Namun, banyak orang tua merasa panik saat mendapati anaknya mengalami mimisan. Nah, jangan panik dulu ya jika anak mimisan. Anda harus tahu bahwa sekitar 60% masyarakat, hanya 6% yang memerlukan bantuan medis saat terjadi mimisan. Mimisan yang perlu pertolongan medis yaitu mimisan yang memiliki indikasi lain sebagai pemicunya.

Faktor penyebab mimisan

Mari kita perhatikan faktor penyebab mimisan pada anak berikut ini:

  1. Ideopatik

Ideopatik yaitu tidak diketahuinya penyebab darah keluar dari hidung.

  1. Trauma

Cegah anak agar tidak memiliki kebiasaan mengupil. Kebiasaan ini bisa membuat pembuluh darah halus di hidung mudah pecah saat terjadi benturan.

  1. Cuaca yang panas

Tekanan pembuluh darah halus pada hidung akan meningkat saat cuaca panas. Hal ini bisa membuat pembuluh darah tersebut pecah sehingga keluarlah darah dari dalam hidung.

  1. Genetik

Genetik merupakan faktor bawaan yang berupa kelainan pembuluh darah. Anak mengalami mimisan seperti ini karena orangtuanya memiliki riwayat yang sama.

Tips mengatasi mimisan

Setelah mengetahui faktor penyebab mimisan, berikut ini tips tepat mengatasi mimisan pada anak.

  • Bersikap tenang

Sebaiknya tetap bersikap tenang saat melihat anak mimisan. Jika anda panik, anak akan ikut panik. Jalan pernapasan anak akan tersumbat saat anak yang mimisan bersikap panik.

  • Ajak anak untuk duduk

Saat terjadi mimisan, jangan menyuruh anak untuk tidur. Mintalah dia untuk tidur agar posisi hidung lebih tinggi dari jantung sehingga darah yang keluar tidak semakin banyak.

  • Minta anak untuk bernapas melalui mulut

Agar darah tidak tertelan, mintalah anak untuk membungkukan badannya sedikit ke arah depan, kemudian bernapaslah menggunakan mulut.

  • Tekan hidung

Cobalah untuk menekan cuping hidung selama kurang lebih 5 menit.

  • Kompres menggunakan air dingin

Dengan mengkompres menggunakan air dingin, aliran darah yang mengalir bisa diperlambat.

  • Tekan ulang

Apabila darah yang mengalir pada hidung belum berhenti, tekan kembali cuping hidung anak Anda sekitar 10 menit.

Hal yang perlu diwaspadai

Beberapa hal di atas merupakan cara yang bisa Anda lakukan untuk menghentikan darah yang keluar dari hidung. Namun, bila darah tak kunjung berhenti, segera bawa anak ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Anda akan mengetahui faktor pemicu terjadinya mimisan pada anak setelah dilakukan pemeriksaan oleh lanjut. Bisa saja mimisan anak yang tak kunjung berhenti karena faktor tumor atau kelainan darah.

Berikut ini beberapa kondisi anak saat mimisan yang wajib di bawa ke dokter:

  1. Darah pada hidung tidak berhenti setelah ditekan
  2. Anak pingsan
  3. Darah keluar secara berulang kali
  4. Mimisan terjadi karena benturan keras di wajah
  5. Anak di bawah 2 tahun terkena mimisan

Semoga informasi mengenai tips tepat mengatasi mimisan pada anak dapat bermanfaat bagi kesehatan anak Anda.

(Ika Pratiwi)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *