Tips Menjaga Hubungan Baik Dengan Atasan

By | July 11, 2016

Tip-menjaga-hubungan

Setelah melihat film My Stupid Boss yang dibintangi oleh Bunga Citra Lestari dan Reza Rahadian, kita pasti bersyukur karena tidak mempunyai bos yang seperti itu. Hubungan baik dengan atasan sangat diperlukan agar situasi kerja menjadi kondusif dan menjaga agar karier Anda bisa meningkat. Walaupun Anda orang yang pintar luar biasa dan dapat bekerja dengan baik, tapi bila hubungan dengan atasan kurang harmonis, Anda bisa saja dipecat dari perusahaan tersebut.

Agar hal tersebut tidak terjadi, pertamakali.com akan memberikan tips menjaga hubungan baik dengan atasan berikut ini..

Pelajari cara berkomunikasi dengan atasan

Jika Anda sedang memulai kerja ditempat yang baru, mulailah beradaptasi dengan menilai kepribadian atasan Anda. Perhatikan apakah atasan Anda lebih suka berkomunikasi secara langsung, menggunakan telepon, chatting atau email. Selain itu perhatikanlah apakah Atasan Anda tipe orang yang serius dan tidak suka becanda, atau tipe santai yang senang dengan canda, atau orang yang tertutup dan jarang bicara.

Hal – hal tersebut akan mempermudah Anda menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi atasan Anda. Anda akan lebih mudah berdiskusi mengenai masalah pekerjaan tanpa khawatir salah bicara atau bersikap tidak sopan tanpa Anda sadari.

Gunakan bahasa yang formal

Menggunakan bahasa yang formal akan lebih efektif untuk menjaga hubungan antara bawahan dan atasan. Atasan akan merasa lebih dihargai jik bahasa Anda lebih merendah. Bahasa formal juga akan menjaga profesionalisme di lingkungan kerja.

Fokus pada pembicaraan

Fokus dengan pembicaraan dengan atasan akan memberi kesan bahwa kita menghargai dan antusias pada apapun yang disampaikan atasan. Jangan menanggapi pembicaraan sambil melakukan suatu pekerjaan, hal ini akan menjadikan atasan kurang dihargai. Berbicara dengan intonasi yang tegas dan antusias menandakan Anda bersemangat dalam bekerja. Juga lakukan kontak mata ketika melakukan pembicaraan yang menandakan bahwa Anda merespon pembicaraan.

Jangan Menggurui

Gunakan tata bahasa yang baik dalam menyampaikan suatu saran agar tidak terkesan menggurui. Contoh tata bahasa yang baik adalah, “Saya rasa ada baiknya bila bapak….” Bahasa tersebut akan lebih baik daripada kata, “Bapak seharusnya melakukan ………” yang terkesan memaksa dan menggurui.

Hindari raut muka sebal atau marah

Mengatur ekspresi wajah yang baik ketika berkomunikasi dengan Atasan sangat berpengaruh pada penilaian kerja Anda. Jika ada usulan kepada Atasan yang tidak disetujui padahal Anda sudah bersusah payah melakukannya, jangan berbicara dengan ekspresi marah atau sebal. Lebih baik Anda bisa mengontrol emosi dan tetap bersabar, karena atasan adalah pemimpin yang seharusnya memimpin kerja bawahannya. Selain itu dengan memasang raut muka sebal atau marah menandakan kita kurang profesional dan masih bersifat kekanak – kanakan.

Berhati – hati dalam memberi komentar tentang atasan

Ketika berkumpul dengan rekan sekerja, kadang kita membicarakan Atasan kita selain masalah – masalah lain di kantor. Oleh karena itu berhati – hatilah dalam memberikan komentar tentang Atasan, jangan terpancing emosi dan bahkan menjelek – jelekkan pribadinya. Karena bila hal tersebut sampai ke telinga atasan Anda, sudah pasti hubungan dengan atasan menjadi rusak, dan bahkan Anda bisa mendapat peringatan.

Demikian tips menjaga hubungan baik dengan atasan, semoga bermanfaat.

(Marthika)

Gambar : Image courtesy of Serge Bertasius at FreeDigitalPhotos.net
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *