Tips Mencegah serta Mengatasi Penyakit Tetanus

By | July 24, 2016

mengatasi-tetanus

Tahukah Anda apa itu penyakit tetanus? Tetanus merupakan penyakit yang terjadi karena bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini bisa menyebabkan racun pada tubuh manusia. Orang yang terkena tetanus akan mengalami kejang pada otot rahang. Tetanus sering terjadi di beberapa negara-negara berkembang.

Penyebab Tetanus

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyebab tetanus karena bakteri anaerob Clostridium tetani yang hidup pada tanah dan kotoran hewan. Bakteri ini bisa bertahan sampai bertahun-tahun. Apabila bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka pada anggota tubuhnya misalnya kaki yang terluka menginjak kotoran atau tanah yang terdapat bakteri Clostridium tetani, infeksi tetanus dapat terjadi.

Gejala penyakit Tetanus

Gejala penyakit tetanus umumnya terlihat setelah 5 atau 10 hari. Namun, bisa juga terlihat dalam waktu 2 hari atau 50 hari setelah terjadi infeksi. Orang akan mengalami kekakuan rahang, gelisah, sulit menelan, pusing, mengalami deman, merasakan nyeri tenggorokan, tubuh menggigil, dan kejang pada otot, lengan serta tungkai.

Cara mengobati tetanus

Immunoglobulin tetanus diberikan kepada penderita agar racun yang ada di dalam tubuhnya bisa dinetralisir. Untuk mencegah terbentuknya racun lebih lanjut, si penderita akan diberikan antibiotik tetrasiklintetrasiklin dan penisilin. Penderita tetanus biasanya akan ditempatkan pada ruangan yang tenang saat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Untuk mencegah terjadinya pneumonia, penderita harus miring ke kanan dan ke kiri. Penderita juga akan dipaksa untuk batuk. Setelah sembuh, penderita akan diberikan vaksin yang lengkap. Hal ini bertujuan agar tubuh tebal terhadap bakteri penyebab penyakit tetanus selanjutnya.

Penyakit tetanus merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Jadi, jangan biarkan penyakit ini terjadi pada Anda. Penyakit ini bisa terjadi kepada siapa saja tanpa pandang usia. Anda harus memperhatikan gejala-gejala penyakit tetanus sehingga Anda bisa segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis lebih  lanjut. Penyakit tetanus dinyatakan sebagai penyakit berbahaya karena bisa menyebabkan kematian sampai 50%.

Sebaiknya, Anda mencegah penyakit tetanus karena hal ini lebih baik daripada mengobatinya. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian vaksin DPT pada anak dan booster pada orang dewasa.

Apabila Anda terkena luka, sebaiknya melakukan vaksinasi booster tetanus. Namun, bila Anda sebelumnya sudah melakukan vaksin ini sebagai upaya pencegahan, vaksin tidak perlu dilakukan lagi. Vaksi pencegahan ini berlaku selama 5 tahun. Sebaliknya, vaksin harus segera diberikan jika Anda belum pernah mendapatkan booster.

Jika seseorang mengalami luka yang dalam, sebaiknya luka tersebut dibersihkan dengan seksama. Kotoran dan jaringan mati akan memudahkan pertumbuhan bakteri Clostridium tetani.

Itulah informasi mengenai tips mencegah penyakit tetanus. Semoga bermanfaat bagi Anda. Berhati-hatilah saat mendapat luka misalnya karena tertancap paku berkarat. Jangan anggap sepele penyakit tetanus karena penyakit tersebut bisa mengancap nyawa Anda bila dibiarkan.

(Ika Pratiwi)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *