Tips Membesarkan Anak Untuk Orangtua Tunggal

By | July 17, 2016

membesarkan-anak

Menjadi orang tua tunggal bukanlah merupakan sebuah keinginan. Ada suatu alasan yang menyebabkan Anda harus melakoni peran sebagai orang tua tunggal, entah itu karena bercerai ataupun karena dipisahkan oleh maut.

Apapun alasannya, Anda harus tetap semangat membesarkan dan mendidik anak. Justru tanggung jawab akan semakin besar karena Anda harus mengurus anak dan bekerja untuk menghidupinya seorang diri.

Tips membesarkan anak untuk orang tua tunggal berikut ini semoga bisa membuat Anda semakin mantap dalam menjalani peran sebagai orang tua tunggal.

Jangan mengeluh di depan anak

Anda harus terlihat kuat di depan anak, meskipun sebenarnya Anda lemah. Jangan tunjukkan kesedihan Anda karena hal ini akan mempengaruhi kondisi psikologisnya. Jika dia melihat Anda menangis di depannya, tidak menutup kemungkinan dia akan tumbuh menjadi pribadi yang muram.

Bersosialisasi

Status janda sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Mungkin hal ini yang menjadikan Anda malas untuk bersosialisasi. Tak perlu Anda risaukan anggapan negatif tentang status janda karena pola pikir seperti itu sudah ada sejak jaman dulu sehingga sulit untuk mengubahnya. Yang perlu Anda lakukan hanyalah bersikap cuek. Ingatlah, ada anak yang menemani Anda. Anda bisa mengajak dia untuk menemani ketika ada pertemuan keluarga. Tetaplah bersosialisasi karena hal ini sangat bermanfaat bagi Anda dan si kecil. Bertemu dengan orang-orang akan membuat Anda bahagia sehingga bisa melupakan kesedihan meskipun hanya sebentar.

Dukung anak dalam aktifitas non akademik

Ada banyak aktifitas non akademik atau kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Dukunglah anak untuk mengikuti kegiatan tersebut sesuai dengan bakat dan minatnya. Adanya perpisahan membuat dia juga merasakan kesedihan. Dengan mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang bermanfaat, dia bisa melepaskan kesedihan yang dirasakan.

Jangan ceritakan tentang keburukan sang mantan

Jika Anda berpisah dengan pasangan karena perceraian akibat kesalahannya, janganlah menyimpan dendam dengan menceritakan tentang segala keburukannya kepada si anak. Walaupun hati Anda masih terasa sakit atas perbuatannya, cukup simpan di dalam hati. Anak akan menyimpan dendam jika mengetahui apa yang Anda rasakan atas perbuatannya. Sebaiknya ceritakan hal-hal baik tentangnya. Berilah kesempatan anak untuk bertemu atau menghabiskan waktu bersama mantan istri atau suami Anda. Bagaimanapun, dia memiliki hak mendapatkan semua itu.

Bercerita di waktu yang tepat

Anak dengan orang tua tunggal memang tidak seperti anak lainnya yang memiliki dua orang tua utuh. Di lingkungannya, mungkin dia akan merasa minder karena berbeda dengan teman-teman sebayanya. Pertanyaan-pertanyaan klasik akan dia tanyakan seperti mengapa dia tidak memiliki ayah atau ibu, mengapa ayah dan ibu tinggal terpisah. Berilah pengertian kepada anak dengan penjelasan yang mudah diterima oleh anak. Katakan apa yang terjadi sesungguhnya, entah itu karena perceraian atau kematian. Dengan memberinya pemahaman, dia tidak akan minder walaupun keadaannya tidak seberuntung teman-temannya yang memiliki orang tua genap.

Demikian tips membesarkan anak untuk orang tua tunggal. Tetaplah semangat dan kuat demi masa depan si kecil.

(Ika Pratiwi)

Gambar : Image courtesy of Ambro at FreeDigitalPhotos.net

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *