Pola Hidup Higienis Dalam Rumah Tangga Untuk Kesehatan

By | July 21, 2016

kesehatan-higienis

Pola hidup sehat dalam rumah tangga tidaklah cukup apabila kita tidak menjalankan pola hidup yang higienis. Sekedar bersih saja tentu tidaklah cukup untuk terhindar dari resiko penyebaran penyakit di rumah akibat kuman yang ada di rumah. Pola hidup higienis dalam rumah tangga perlu menjadi kebiasaan dan gaya hidup guna menjaga kesehatan Anda.

Pola hidup higienis dalam rumah tangga adalah cara hidup yang sehat. Meskipun demikian, dalam menjaga pola hidup yang higienis Anda tidak perlu berlebihan dengan menginginkan segala sesuatu serba steril. Bagaimanapun bakteri akan mudah didapati dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan apabila kita dapat melihat udara dengan mikroskop, Anda akan menjumpai jutaan bakteri dan kuman di udara kita.

Kuman atau bakteri berkembang biak melalui berbagai media di rumah tangga. Terutama bakteri Staphylococcus Aureus dan Klebsiella Pneumoniae yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak dijaga kebersihannya, maka peralatan rumah tangga pasti akan dihinggapi oleh kedua jenis kuman ini. Selain itu kuman berbahaya lain yang bisa terpapar dalam peralatan rumah tangga kita adalah bakteri E Coli dan Pseudomonas yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Ketika Anda mendengar kata higienis, mungkin Anda akan berpikir tentang bersih dan steril. Menurut Dokter spesialis infeksi tropis anak dari FKUI dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Hindra Irawan Safari, SpA(K), bersih belum tentu steril namun Anda tetap harus mengupayakan agar rumah Anda selalu higienis untuk kesehatan Anda. Dr. Hindra menjelaskan bahwa higienis merupakan suatu keadaan yang bersih, yang bisa diterapkan individu akan menciptakan kebersihan dan kesehatan di masyarakat.

Pola hidup higienis memang harus dimulai dari keluarga, dengan demikian pola hidup ini akan dibawa dan ditularkan ke masyarakat luas untuk mencapai tingkat kesehatan yang ideal. Dengan menerapkan pola hidup higienis, Anda bisa menerapkan pola hidup sehat untuk membantu Anda dan keluarga terhindar dari infeksi bakteri yang merusak jaringan tubuh dan menimbulkan penyakit. Walaupun rumah tangga Anda tidak mungkin 100% steril, namun paling tidak dengan perilaku higienis ini bisa meminimalisasi resiko penyakit yang disebabkan oleh kumanyang mengganggu kesehatan Anda. Kita tidak perlu khawatir dengan kuman dan bakteri yang ada karena tidak semuanya berbahaya bagi tubuh. Bahkan makanan yang masuk ke tubuh pun harus dicerna oleh bakteri.

Bagaimana kita menghindari infeksi bakteri yang mengganggu kesehatan kita? Dengan Pola hidup higienis dalam rumah tangga sebagai cara hidup sehat, keluarga Anda dapat memulai untuk mencegah penjalaran kuman di rumah. Hal ini dikuatkan oleh hasil penelitian International Scientific Forum on Home Hygiene (IFH), yang mengatakan bahwa pola hidup higienis di rumah tangga dapat mencegah timbulnya penyakit.

Keberadaan Staphylococcus Aureus pada saluran pernafasan atas dan kulit pada seseorang jarang menyebabkan penyakit. Karena individu yang sehat biasanya hanya berperan sebagai pembawa, namun lain soal jika seseorang tersebut memiliki luka di kulit. Bakteri yang ada pada luka tersebut dapat pindah ke pakaian yang digunakan dan pada akhirnya menyebar dan menyebabkan bisul atau penyakit kulit lainnya.

Sedangkan untuk bakteri Klebsiella Pneumoniae, seringkali dapat mengganggu kesehatan pernapasan atas. Bakteri ini sering bersarang pada pakaian atau perabotan berbahan kain juga perabotan rumah tangga lainnya, hingga tangan kita. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk menjadikan pola hidup higienis dalam rumah tangga sebagai  cara hidup yang sehat sesuai standar kesehatan internasional.

Menjaga Kebersihan Pakaian

Penelitian IFH di berbagai negara menyatakan bahwa bakteri dapat hidup pada pakaian. Mencuci pakaian Anda menggunakan sabun cuci antibakteri akan mencegah berkembang biaknya bakteri pada pakaian Anda. Selain Itu menyetrika pakaian juga dapat mematikan bakteri pada pakaian yang mengganggu kesehatan. Gunakan kamper atau kapur barus di lemari Anda guna mencegah ngengat masuk dan merusak pakaian. Selain itu kamper berguna untuk mencegah timbulnya bau apek pada pakaian akibat bakteri yang berkembang di pakaian Anda.

Menjaga Kebersihan Perabotan rumah Tangga

Dalam pola hidup higienis dalam rumah tangga sebagai cara untuk menjaga kesehatan, menjaga kebersihan perabotan rumah tangga sangatlah penting. Mencuci piring, gelas dan peralatan makan serta alat masak menggunaan sabun cuci piring tentu saja tidak cukup. Anda juga harus membersihkan tempat penyimpanan peralatan-peralatan tersebut, seperti rak piring, laci-laci penyimpanan dan sebagainya. Meja makan dan kursi makan yang bersih tentu akan mencegah timbulnya bakteri yang merugikan kesehatan dan tubuh Anda. Perabotan lain berbahan kain juga sering kali luput dari perhatian kita. Mengganti dan mencuci tirai di rumah secara berkala dan membersihkannya dengan vacuum cleaner merupakan pencegahan berkembang biaknya bakteri Klebsiella Pneumoniae yang merugikan kesehatan.

Membersihkan Rumah Setiap Hari

Pola hidup higienis dalam rumah tangga selanjutnya adalah dengan membersihkan rumah Anda setiap hari. Menyapu lantai dan mengepel lantai menggunakan obat pel anti bakteri, tentu akan menekan pertumbuhan bakteri di rumah Anda. Selain itu sumber bakteri terbanyak di rumah adalah kamar mandi/toilet. Sektor ini harus menjadi perhatian khusus Anda. Dengan menyikat lantai, tembok dan closet kamar mandi Anda menggunakan cairan antiseptik, Anda sudah menjalankan pola hidup higienis dalam rumah tangga Anda yang tentu saja baik untuk kesehatan Anda juga. Membersihkan debu dari perabotan Anda juga sebaiknya dilakukan tiap hari. Dengan menyempatkan diri meluangkan waktu sejenak untuk bersih-bersih rumah, sebenarnya secara tidak langsung Anda sudah membakar kalori tubuh Anda. Sudah barang tentu hal ini sangat baik untuk kesehatan Anda.

Membersihkan Peralatan Masak

Pola hidup higienis tentu tak lepas dari menjaga higienitas makanan yang Anda konsumsi. Memasak makanan sendiri adalah salah satu caranya, namun apabila Anda tidak menjaga kebersihan peralatan memasak Anda maka semua itu sia-sia belaka untuk kesehatan Anda. Mencuci piring, gelas, sendok-garpu, pisau, penggorengan dan panci dengan sabun cuci piring antikuman adalah salah satu caranya. Cara berikutnya adalah dengan membersihkan kulkas, kompor dan meja kompor Anda, serta meja memasak Anda sebelum dan setelah memasak. Kebiasaan ini bisa menjadi pola hidup higienis dalam rumah tangga sebagai cara hidup yang sehat.

Membersihkan Bahan Makanan dan Buah-Buahan

Untuk mencapai pola hidup higienis dalam rumah tangga sebagai cara hidup yang sehat berikutnya adalah dengan mencuci terlebih dahulu bahan makanan dan buah-buahan sebelum mengolah/mengkonsumsinya. Saat ini banyak sekali penggunaan pestisida dalam membudidayakan sayuran dan buah-buahan dengan tujuan memberantas hama pada tanaman. Ketika panen, pestisida yang menempel pada sayur-sayuran dan buah-buahan ini tentu saja masih terbawa saat kita membelinya. Cara termudah untuk menghilangkannya dengan tidak menghilangkan kandungan vitamin dan nutisi dalam sayuran dan buah-buahan yang kita beli dengan mencucinya menggunakan sabun khusus buah/sayuran di air keran yang mengalir dan dibilas dengan air matang. Selain higienis, cara ini sangat baik untuk kesehatan Anda.

Menjaga Kebersihan Udara Rumah Anda

Dengan membersihkan vetilasi rumah Anda, kipas angin dan AC secara rutin, tentu pola hidup higienis dalam rumah tangga akan tercapai. Seperti yang tadi sudah dibahas di awal, udara adalah penyumbang terbesar dari beredarnya kuman dan bakteri. Udara kotor karena polusi dan debu udara dapat kita minimalisir dengan memasang kasa berukuran rapat pada ventilasi rumah. Namun apabila tidak dibersihkan, justru dapat menjadi sarang pertumbuhan bakteri. Demikian pula dengan kipas angin yang kotor tentu akan menerbangkan jutaan bakteri ketika dinyalakan. Sama halnya dengan AC yang kotor, tentu akan merugikan kesehatan Anda. Udara kotor yang dihasilkan akan menempel pada perabot, alat makan bahan makanan Anda.

Menjaga Kebersihan Tempat Tidur

Tempat tidur sering luput dari perhatian kita dalam hal pola hidup higienis dan hidup sehat. Seringkali kita hanya merapikan tempat tidur kita saja dan tidak mebersihkannya secara berkala. Mengganti kain sprei dan sarung-sarung bantal dan guling seminggu sekali, menjemur bantal dan guling serta kasur paling tidak seminggu sekali guna mencegah timbulnya tungau/kutu busuk bersarang di tempat tidur kita. Selain itu debu yang mengendap di bantal dan guling kita juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan dari yang ringan hingga serius apabila didiamkan. Membersihkan tempat tidur menggunakan vacuum cleaner juga dapat dipakai untuk membersihkan debu dan tungau yang bersembunyi di tempat tidur.

Mencuci Tangan Sesering Mungkin

Dalam Standar hidup higienis yang deterapkan oleh badan kesehatan dunia/WHO, mencuci tangan sesering mungkin adala cara paling efektif untuk mencegah penularan berbagai macam penyakit. Mencuci tangan menggunakan sabun selama kurang lebih 3 menit diyakini akan membunuh kuman dan bakteri yang ada pada tangan kita. Cara sederhana untuk mengetahui lamanya waktu cuci tangan adalah dengan menyanyikan lagu “Selamat ulang tahun”. Cara mencuci tangan yang benar sesuai standar Badan Kesehatan Dunia/WHO adalah dengan menggosok kedua tangan naik telapak tangan bagian dalam, maupun bagian luarnya. Kemudian dilanjutkan posisi tangan seperti saat berdoa dan dilanjutkan seperti menggaruk-garuk telapak tangan. Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan kotoran di sela-sela kuku jari Anda. Langkah berikutnya dengan membilas tangan anda di air yang mengalir. Cara mencuci tangan ini berlaku pula saat Anda menggunakan hand sanitizer. Secara sudut pandang kesehatan, mencuci tangan dengan sabun cuci tangan sebaiknya dilakukan sesering mungkin terutama saat mau makan dan setelahnya, setelah melakukan pekerjaan di luar ruangan, dan setelah memakai perlatan kerja. Mencuci tangan dan kaki sebelum tidur dan setelah beraktifitas di luar rumah juga suatu tindakan higienis yang baik untuk kesehatan.

Menyemprotkan Antiseptic Pada Closet

Untuk menjaga higienitas dan kesehatan terutama untuk wilayah genital terutama pada wanita, usahakan menyemprotkan cairan antiseptic saat Anda menggunakan closet duduk, terutama di toilet umum. Hal ini guna mencegah timbulnya penyakit kewanitaan seperti kanker serviks dan penyakit kelamin. Cairan antiseptik ini dapat dengan mudah Anda beli di apotik-apotik dengan harga yang relatif terjangkau. Usahakan seprotan ini selalu Anda bawa setiap kali Anda bepergian guna menjaga kesehatan kewanitaan anda.

Mandi 2 Kali Sehari

Mandi selain untuk membersihkan diri dari kotoran dan kuman, ternyata berguna untuk menurunkan suhu tubuh, sehingga baik untuk kesehatan. Dengan mandi minimal 2 kali sehari, kita sudah mempraktekan pola hidup yang higienis dalam rumah tangga kita. Karena perihal kebersihan tentu tidak bisa dipisahkan dengan kesehatan manusia. Jangan Lupa untuk keramas minimal 2 hari sekali, sebab kulit kepala kita yang cenderung lembab juga menjadi tempat favorit bagi debu dan kuman untuk bersembunyi.

Gosok Gigi Sesudah Makan

Kegiatan menggosok gigi juga merupakan bagian dari pola hidup higienis dalam rumah tangga. Mulut kita dihuni bakteri, bakteri yang baik bertugas untuk membantu mencerna makanan yang kita konsumsi. Namun ditengah bakteri baik ini, adapula bakteri yang merugikan kesehatan, terutama kesehatan mulut dan gigi. Bakteri ini bisa menjadi penyebab munculnya karang gigi yang apabila didiamkan akan merusak gigi dan juga bakteri ini dapat menjadi penyebab bau mulut yang tak sedap. Dengan menggosok gigi setelah makan, sisa-sisa makanan dan bakteri jahat yang merugikan kesehatan mulut dan gigi akan dibersihkan dari mulut dan gigi kita.

Kebersihan Penampungan Air

Dengan menjaga higienitas sanitasi rumah tangga Anda, kesehatan yang ideal pun dapat Anda raih. Membersihkan bak penampungan air di rumah Anda secara berkala dan memnggunakan filter air pada keran-keran di rumah Anda bisa menjaga kualitas sanitasi di rumah Anda. Selain untuk urusan higienis, menjaga kebersihan bak penampungan air juga dapat mencegah tibulnya jenti-jentik nyamuk, terutama nyamuk demam berdarah.

Mencuci Kendaraan Anda

Mungkin Anda akan bertanya-tanya tentang hubungan pola hidup higienis dengan mencuci kendaraan. Tentu ada kaitannya. Kendaraan yang kita pakai tentu membawa banyak debu, kuman dan bakteri yang menempel di kendaraan kita. Dengan mencucinya, selain kendaraan Anda tampak bersih dan rapi, debu serta bakteri akan pergi dari kendaraan Anda. Khusus untuk kendaraan roda dua, stang motor Anda menyimpan banyak bakteri. Ketika anda parkir di tempat umum misalnya, motor anda akan sering bersinggungan dengan orang lain. Paling sering adalh dengan tukang parkir yang akan memindahkan posisi motor Anda. Kuman pada tangan orang lain ini akan berpindah ke motor Anda dan ketika Anda memegangnya, maka transfer bakteri dan kuman pun terjadi. Tanpa Anda sadari kadang Anda mengucek mata atau memegang hidung saat di motor. Dengan kuman di tangan Anda, kesehatan mata dan pernafasan atas Anda akan terganggu.

Memasak Makanan Anda Sendiri

Langkah berikutnya untuk mengikuti pola hidup higienis dalam rumah tangga untuk kesehatan adalah, dengan selalu memasak makanan Anda sendiri. Untuk yang bekerja mungkin ada baiknya Anda membawa bekal dari rumah untuk makan siang Anda. Tentu saja Anda juga harus membawa peralatan makan sendiri dari rumah, karena Anda akan yakin tentang kebersihan dan higienitasnya. Dengan membawa makanan yang Anda masak sendiri, tentu Anda lebih tau kadar gizi dan higienitas bahan makanan yang Anda makan, dibandingkan dengan ketika Anda membeli makanan di luar rumah. Secara sudut pandang kesehatan pun tidak menganjurkan kita untuk membeli makananan di luar, bahkan membeli makanan di restoran ternama pun bukan jaminan bahwa makanan yang disajikan higienis.

Demikianlah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam menjalani pola hidup higienis dalam rumah tangga untuk kesehatan kita bersama. Banyak penakit yang mengintai kita apabila kita mengabaikan pola hidup higienis ini. Mulai dari penyakit saluran pernapasan atas, alergi kulit, bisul hingga hepatitis A. Marilah kita biasakan pola hidup higienis mulai dari kita pribadi kemudian ditularkan ke keluarga dan masyarakat sekitar kita.

(Marthika)

Gambar : Image courtesy of winnond at FreeDigitalPhotos.net

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *