Manfaat Tidur Siang Untuk Anak

By | July 31, 2016

bayi

 

Bagi orang yang bekerja seharian, tidur siang menjadi hal yang sangat jarang dilakukan. Padahal di Jepang, banyak perusahaan yang memberikan kesempatan bagi pegawainya untuk tidur siang selama satu jam. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan produktifitas pekerja tersebut. Di Indonesia, bahkan anak – anak, sangat jarang menikmati tidur siang. Jadwal anak yang padat selain sekolah sampai siang hari, mereka juga kadang harus les di sore hari. Tentu hal ini sangat melelahkan bagi anak yang masih kecil yang seharusnya masih banyak beristirahat.

Menurut beberapa hasil penelitian, jika si kecil kurang tidur, bisa mempengaruhi kesehatan dan imunitas  tubuhnya. Si kecil menjadi gampang sakit, berat badan turun dan bahkan mengganggu mood mereka. Untuk itu kita perlu mengatur pola tidur yang cukup untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak kita.

Menurut Jodi Mindell, PhD, Konsultan Parents dan penulis Sleeping Through the Night.” Banyak anak yang tidur siang hanya 30 – 45 menit dan itu memang sudah cukup. Anda juga tak perlu khawatir jika dia tidur terlalu banyak. Tak masalah jika anak Anda tidur dua jam penuh.

Berikut ini manfaat tidur siang untuk Anak:

Merangsang Pertumbuhan Tubuh

Penelitian yang dilakukan Medical School Harvard University menunjukkan bahwa anak yang rutin menerapkan tidur siang dalam kehidupan sehari – harinya memiliki pertumbuhan tubuh yang lebih optimal dibandingkan dengan anak yang tidak mau tidur siang. Hal ini diakibatkan oleh hormon pertumbuhan atau yang disebut Human Growth Hormone (h-Gh) lebih aktif mengalir dalam darah saat anak tidur siang sehingga pertumbuhannya lebih optimal.

Lebih Cerdas

Penelitian yang dilakukan oleh University of Arizona pada bayi – bayi di atas satu tahun, tidur siang bisa membantu mereka meningkatkan kemampuan memproses informasi dan mengaplikasikan pengetahuannya. Oleh karena itu bayi yang cukup tidur di siang hari akan lebih pintar dan cepat tanggap dalam memproses hal baru.

Anak Akan Lebih Bahagia

Tidur siang bermanfaat membuat syaraf – syaraf pikiran anak menjadi rileks setelah beraktifitas. Hal ini berkaitan juga dengan mood dan kejiwaan anak. Untuk balita di bawah dua tahun yang tidak tidur siang atau waktu tidur siangnya kurang, ternyata lebih cenderung mengalami stres dan tidak bahagia. Akibatnya, saat dewasa nanti, mereka cenderung beresiko mengalami kesehatan mental dan gampang menyerah dibawah tekanan.

Memberi Tubuh Istirahat

Jika aktifitas anak kita sudah padat baik itu bersekolah ataupun melakukan kegiatan lain, tidur siang akan memberikan kesempatan untuk tubuhnya beristirahat. Semua otot – ototnya menjadi rileks dan beristirahat. Demikian juga organ – organ di dalam tubuhnya akan bisa meregenerasi sel – sel yang rusak sehingga pertumbuhan  tubuh lebih maksimal.

Mengurangi Rasa Sakit

Anak akan menjadi rewel jika dia merasakan sakit baik itu flu, sakit gigi, luka terjatuh atau keseleo. Padahal dengan membuatnya tidur, akan sangat membantu mengurangi rasa sakit yang mereka alami dan mempercepat penyembuhan.

Jika anak Anda sulit untuk tidur siang, Anda bisa mencoba memberikan makanan yang mengandung Serotonin, seperti : pisang, yogurt, susu beserta produk olahannya. Selain itu jauhkan anak dari mainannya, gadget atau apapun yang bisa mengalihkan keinginannya untuk tidur.

(Marthika)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *