Cara Sehat Menghilangkan Lemak Perut

By | July 5, 2016

Menghilangkan-Lemak-Perut

Lemak di bagian perut merupakan lemak yang paling merepotkan serta sulit dienyahkan. Selain lemak di perut tidak enak dipandang, lemak perut ini juga dapat membahayakan bagi kesehatan karena sulit dihilangkan dan dapat meningkatkan penyakit degeneratif seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi, stroke, bahkan kanker. Lemak di bagian perut juga merupakan lemak yang bersifat aktif dan memproduksi cytokine, senyawa berbahaya yang dapat menyebabkan inflamasi (peradangan) dan merusak pembuluh arteri sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Lemak perut ini di dalam hati akan mengalami proses metabolisme dan dilepaskan dalam aliran darah dalam bentuk kolesterol dalam tubuh. Kolestrol jahat dapat mengakibatkan plak dalam pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Faktor yang paling berpengaruh terhadap timbulnya lemak di perut adalah pola makan tinggi lemak dan gula yang berlebihan serta faktor kurang olahraga. Stres juga dapat menjadi faktor munculnya lemak dalam perut.

Berikut ini merupakan beberapa cara sehat untuk menghilangkan lemak perut sekaligus dapat menjaga kesehatan kardiovaskular :

Usahakan agar level Insulin tetap Stabil

Makanan tinggi gula dapat menyebabkan akumulasi lemak di dalam tubuh, terutama di perut. Mengkonsumsi makanan gula sederhana akan memaksa pankreas untuk bekerja lebih keras memproduksi insulin. Kadar insulin yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan tubuh menyimpan lemak yang lebih banyak. Untuk mencegahnya tingkatkan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, oats, beras merah, dan kacang-kacangan yang kaya akan serat. Kandung serat yang tinggi akan menghindarkan lonjakan kadar gula darah yang drastis dalam tubuh. Selain itu akan membuat Anda cepat kenyang karena membutuhkan waktu mencerna yang lebih lama.

Konsumsi Makanan Anti Inflamasi

Lemak perut dapat menghasilkan cytokine, yang dapat menyebabkan inflamasi pada sel dan jaringan tubuh. Kita dapat mencegah inflamasi dan mengurangi kerusakan sel dengan mengonsumsi makanan anti-inflamasi seperti minyak zaitun, asam lemak omega 3 (ikan salmon, ikan sardin, almond, kenari) dan antioksidan (buah dan sayur berwarna gelap, jeruk, brokoli, stroberi dan teh hijau).

Jauhi Lemak Trans

Penelitian yang dilakukan di AS tahun 2006, bahwa lemak trans dapat memindahkan lemak dari bagian tubuh lain menumpuk ke bagian perut. Lemak trans banyak terkandung dalam kentang goreng, gorangan, aneka keripik, dan terutama makanan yang diolah dengan margarin, shortening, dan minyak yang mengalami proses hidrogenasi, untuk mengubah minyak cair manjadi lemak yang lebih padat. Pastikan membaca label sebelum memakai produk agar terhindar dari lemak trans.

Konsumsi Sumber Makanan Kalsium

Makanan yang kaya akan kalsium seperti yoghurt, ikan sardin, sayuran berdaun hijau tua (bayam, kangkung) dan kedelai dapat membantu, membakar lemak terutama lemak perut. Dalam penelitian yang dilakukan Jurnal Obesity ditemukan bahwa orang yang mengkonsumsi kalsium 1200-1300 mg sehari dapat mengalami penurunan berat
badan 10 peresen, di mana 66 persen penurunan berat badan tersebut berasal dari lemak perut.

Campur Protein dengan Karbohidrat

Seorang ahli gizi, Shawn Talbott PhD, menyarankan agar memasukkan protein beberapa ons setiap kali Anda mengonsumsi karbohidrat. Cara ini dianggap ampuh untuk mengurangi produksi kortisol dalam tubuh sehingga proses proses penyimpanan lemak di dalam perut dapat diminimalkan.

Berolahraga

Sebuah penelitian di Amerika Serikat membuktikan bahwa berjalan cepat selama 30 menit, enam kali seminggu, akan dapat mencegah penumpukan lemak terutama lemak di perut. Melakukan olahraga seperti aerobik, bersepeda, berlari dan berenang secara intensif selama 3-6 kali seminggu dapat menurunkan berat badan dan lemak perut dalam waktu 6 bulan.

Melakukan latihan beban ringan, setidaknya selama satu jam setiap minggu, juga dapat menurunkan berat badan sebanyak 10 kg selama 6 bulan. Dengan cara ini lemak
perut pun dapat ikut terbakar.

Hindari Stres

Stres dapat memicu hormon kortisol, yaitu hormon stres yang dapat membuat Anda mudah lapar dan memperlambat proses metabolisme. Peningkatan kortisol dalam tubuh juga dapat meningkatkan penumpukan lemak perut. Lakukan aktifitas yang dapat mengurangi stres seperti Yoga, meditasi, dan berjalan santai.

Selain menerapkan pola hidup sehat seperti makan makanan sehat, berolahraga, dan menghindari stres, Anda tidak perlu terlalu obesesif dalam dan terlalu cemas dalam menurunkan lemak perut atau berat badan. Lakukan saja dengan santai dan enjoy karena semakin tubuh Anda mencemaskan berat badan Anda maka hormon kortisol akan semakin banyak dikeluarkan oleh tubuh Anda yang cemas.

Demikianlan tips dan cara sehat untuk menghilangkan lemak perut, semoga bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Gambar : Image courtesy of Marcolm at FreeDigitalPhotos.net
 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *