Cara Mencegah Penyakit Asam Lambung akut-GERD

By | July 31, 2016

sakit-maag

 

Banyak Orang di dunia ini yang memiliki penyakit GERD (Gastroesophageal reflux disease) atau asam lambung akut. Namun demikian, masih banyak orang yang belum tahu jika penyakit ini berbeda dengan sakit maag. GERD merupakan penyakit saluran pencernaan yang bersifat kronis. GERD terjadi ketika asam lambung atau terkadang isi lambung naik kembali ke esofagus (refluks) sehingga seseorang akan mengalami mual bahkan muntah.  Akibat naiknya asam lambung maka akan mengiritasi dan membakar esofagus atau kerongkongan sehingga menimbulkan rasa panas pada dada (heartburn) sampai bagian dalam leher bahkan tenggorokan.

Penyebab Naiknya Asam Lambung

Penyakit asam lambung atau GERD disebabkan oleh tidak berfungsinya lower esophageal sphincter (LES). LES adalah lingkaran otot pada bagian bawah dari esophagus, yang berfungsi sebagai pintu otomatis yang akan terbuka ketika makanan atau minuman turun ke perut. Setelah makanan masuk, LES akan menutup untuk mencegah asam dan makanan yang ada di perut tidak naik kembali ke kerongkongan atau esofagus. Jika tidak LES menjadi longgar dan tidak menutup dengan baik, maka asam lambung bisa keluar dari perut dan menyebabkan penyakit asam lambung. Penyebab penyakit asam lambung biasanya terkait dengan faktor kelebihan berat badan, keadaan hamil, atau konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak.

Gejala Naiknya Asam Lambung

  • Nyeri dada
  • Mulas
  • Dispepsia (maag)
  • Mual
  • Muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Nyeri perut
  • Batuk
  • Kesulitan menelan

Cara Mencegah GERD

  • Langkah Pencegahan Penyakit GERDyang pertama adalah hindari merokok. Jika anda adalah perokok aktif, hentikanlah kebiasaan buruk yang memberikan dampak buruk terhadap kesehatan tubuh ini. Jika tidak bisa secara langsung  menghentikan kebiasaan merokok, hindari dan jauhi secara perlahan.
  • Hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat terutama di sekitar perut, karena ini juga bisa meningkatkan gejala GERD.
  • Obesitas atau kegemukan adalah lebih cenderung menderita penyakit GERD dan gejala terkait. Dengan demikian, jika anda memiliki berat badan berlebih, segera lakukan penurunan berat badan dengan memulai gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat.
  • Penderita penyakit GERD dianjurkan untuk makan lebih kecil dan lebih sering makan daripada makan besar tiga kali sehari. Makanan terakhir kali harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur.
  • Jangan langsung berbaring setelah makan, karena hal ini dapat memperburuk gejala penyakit GERD itu sendiri.
  • Jauhi dan hindari konsumsi beberapa jenis makanan dan minuman, diantaranya: alkohol, kopi, cokelat, tomat, atau makanan yang mengandung lemak tinggi, atau makanan yang pedas.
  • Meninggikan posisi ujung kepala saat tidur, yaitu sekitar 20 cm (8 inchi), cara ini dipercaya cukup efektif untuk membantu mengurangi gejala penyakit GERD.
  • Bagi penderita penyakit GERD, diasarankan untuk menghentikan konsumsi obat-obatan untuk menetralisir dan mengurangi kadar asam tersebut, seperti: nitrat, antikolinergik, antidepresan trisiklik, dan obat sejenisnya. Gunakanlah obat-obatan yang mampu menetralisir dan mengurangi kadar asam lambung, yaitu : antasid, Alginates dan sejenisnya.

Dengan melakukan langkah-langkah sederhana di atas, diharapkan membantu meredakan gejala penyakit GERD yang anda keluhkan. Kuncinya adalah gaya hidup dan pola makan yang sehat. Carilah bantuan medis segera jika Anda mengalami nyeri dada apalagi disertai tanda-tanda dan gejala lain, seperti sesak napas atau nyeri rahang atau lengan. Ini mungkin justru tanda-tanda dan gejala serangan jantung.

(Marthika)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *