Cara Balik Nama Kendaraan Bermotor

By | July 21, 2016

balik-nama-kendaraan

Kebutuhan untuk memiliki kendaraan bermotor baik roda dua ataupun mobil sangatlah diperlukan saat ini. Kebanyakan orang memilih untuk membeli kendaraan seken karena harga yang lebih murah. Untuk itu balik nama kendaraan bermotor diperlukan untuk dapat memenuhi persyaratan administrasi dalam memiliki sebuah kendaraan bermotor.

Banyak orang yang masih malas mengurus balik nama kendaraannya dengan alasan ribet atau tidak punya waktu, sehingga mereka cenderung menggunakan jasa/calo. Namun, tahukah Anda proses balik nama kendaraan saat ini tidak ribet dan tidak memakan waktu yang lama, asalkan Anda menyiapkan persyaratannya terlebih dahulu. Berikut ini cara balik nama kendaraan bermotor berdasarkan pengalaman penulis.

Persiapkan Berkas Kendaraan Bermotor

Persiapkan fotokopi BPKB, fotokopi STNK dan lembar pajak kendaraan, kwitansi pmbelian kendaraan, fotokopi KTP pemilik lama, fotokopi KTP Anda dan fotokopi faktur pembelian kendaraan. Lebih baik anda fotokopi lebih daripada anda harus bolak balik fotokopi. Bawa semua berkas asli tersebut di atas untuk melengkapi persyaratan balik nama kendaraan (kecuali KTP asli pemilik lama).

Cek Fisik Kendaraan

Saat tiba di kantor Samsat, sebaiknya anda langsung cek fisik terlebih dahulu. Biaya cek fisik untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 25.000 dan untuk Mobil sebesar Rp 35.000 Biasanya kita memberikan tips sukarela kepada petugas yang mengecek fisik kendaraan kita. Setelah hasil cek fisik dilegalisir oleh petugas di loket, sebaiknya form legalisir kita fotokopi.

Pendaftaran Balik Nama Kendaraan

Setelah cek fisik, kita dapat langsung membawa berkas-berkas yang sudah kita siapkan beserta form legalisir cek fisik ke loket pendaftaran balik nama kendaraan. Di loket ini anda akan diminta mengisi formulir balik nama. Anda tidak perlu bingung dalam mengisi form ini, karena sudah ada contoh pengisian formulir ini yang terpampang di meja-meja pengisian formulir. Setelah diisi, Anda dapat menyerahkannya kepada petugas di loket beseta dengan berkas lainnya. Apabila nomor kendaraan anda berada dalam satu wilayah Samsat, maka setelah berkas di cek anda akan diberi tanda terima yang anda bisa tukarkan ke loket pembayaran. Dari loket ini anda bisa mengetahui berapa banyak biaya yang Anda harus bayarkan. Tagihan tersebut kemudian dapat dibayarkan pada loket pembayaran, biasanya ditangani langsung oleh Bank daerah. Dari sisni anda akan mendapatkan slip tanda pembayaran dengan nama pemilik kendaraan yang sudah berubah menjadi nama Anda. Tukarkan slip ini di loket pengambilan STNK, tunggu panggilan dari petugas. SNTK dan lembar pajak yang baru langsung Anda terima. Biasanya petugas akan memfotokopi STNK dan lembar pajak yang baru tersebut beserta legalisir cek fisik kendaraan guna kepentingan perubahan BPKB.

Merubah BPKB Kendaraan

Setelah selesai dengan urusan STNK dan Pajak, Anda dapat mengurus perubahan BPKB kendaraan Anda. Dengan membawa BPKB asli dan fotokopi, fotokopi STNK dan lembar pajak yang baru, fotokopi KTP Anda dan fotokopi cek fisik ke bagian BPKB, Anda dapat memproses pergantian buku BPKB menjadi atas nama Anda. Sebelum memasukkan berkas-berkas ini biasanya Anda harus membayar Rp 80.000 untuk roda dua dan Rp 100.000 untuk roda empat ke loket Bank BRI yang ada di bagian BPKB. Setelah semua berkas masuk dan dicek petugas, Anda akan dipanggil dan diberikan tanda terima untuk mengambil BPKB baru yang sudah atas nama anda. Biasanya anda akan diminta kembali ke kantor Samsat untuk mengambil BPKB baru dalam 21 hari kerja ke depan.

Demikianlah proses balik nama kendaraan bermotor Anda sesuai pengalaman penulis dalam melakukan proses balik nama di kantor Samsat. Sangat disarankan untuk datang di pagi hari, mengingat jam 08.00 pelayanan Samsat sudah dibuka. Sehingga Anda tidak perlu antre panjang.

(Marthika)

Gambar : Image courtesy of blackzheep at FreeDigitalPhotos.net

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *