7 Kebiasaan Buruk Setelah Makan

By | July 24, 2016

7 kebiasaan buruk setelah makan

Untuk memperoleh hidup yang sehat, kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari sangat besar pengaruhnya untuk kesehatan. Baik kebiasaan dalam menjaga kebersihan, kebiasaan berolah raga, kebiasaan makan makanan sehat, hingga kebiasaan setelah makan. Mari kita ingat-ingat, kebiasaan apa yang biasa kita lakukan setelah makan, baik setelah sarapan pagi, setelah makan siang, ataupun kebiasaan setelah makan malam.

Seperti kita ketahui bersama, pola makan yang benar dan teratur memang selalu ada dalam kamus hidup sehat. Pola makan sehat dan teratur selalu sejalan dengan kesehatan. Namun demikian hal tersebut akan menjadi tidak lagi sejalan dengan istilah kesehatan, apabila kebiasaan kita setelah makan ternyata justru merugikan kesehatan. Mari kita lihat bersama apa saja kebiasaan buruk setelah makan yang mungkin selama ini kita lakukan tanpa kita sadari.

Merokok

Merokok memang tidak sejalan dengan pola hidup sehat. Namun, taukah Anda merokok 1 batang setelah makan ternyata sama dengan merokok 10 batang. Dengan kata lain resiko terkena kanker jauh lebih besar.

Minum Teh

Seringkali kita memesan teh sebagai teman makan kita. Ternyata kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan. Kadar keasaman pada teh yang tinggi akan menyebabkan kandungan protein dalam makanan yang kita konsumsi akan mengeras, sehingga menyulitkan tubuh dalam mencerna. Minum teh disarankan 1 jam setelah makan.

Makan Buah-Buahan

Kebiasaan ini sangat umum terlihat pada masyarakat kita. Padahal kita kita makan buah-buahan setelah makan, buah ini akan terjebak di perut bersama dengan isi makanan dan tidak dapat mencapai usus dalam waktu cepat. Buah-buahan juga dapat merusak sisa makanan di perut. Oleh karena itu makan buah sebaiknya setelah 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan.

Melonggarkan Ikat Pinggang

Ketika kita merasa kekenyangan setelah makan, mungkin beberapa dari kita akan melonggarkan ikat pinggang. Namun ternyata kebiasaan ini salah. Kebiasaan ini dapat menyebabkan usus terblok. Selain itu rasa nyaman setelah melonggarkan ikat pinggang justru dapat membuat Anda tidak berhenti makan.

Mandi

Mandi akan meningkatkan aliran darah ke tangan, kaki dan tubuh, sehingga sejumlah darah di sekitar perut akan menurun. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut.

Tidur

Sebagaimana kita ketahui bahwa tidur setelah makan adalah kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan. Alasannya adalah makanan tidak akan bisa dicerna dengan baik. Hal ini juga dapat mengakibatkan infeksi lambung dan usus.

Berjalan Cepat atau Latihan Fisik

Berjalan cepat dan latihan fisik setelah makan menyebabkan sistem pencernaan tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan. Selain itu perut Anda juga akan terasa sakit dan kaku. Namun, berjalan sekitar 30 menit setelah makan sangat baik untuk anda untuk mencegah refluks asam dan gangguan pada perut.

Itulah 7 kebiasaan buruk setelah makan yang merugikan kesehatan. Mari kita hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang masih kita lakukan sehari-hari yang dapat merugikan kesehatan. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

(Marthika)

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *