6 Tips Membeli Rumah Jadi

By | July 8, 2016

tips-membeli-rumah

Ketika Anda membeli rumah, tentunya banyak pertimbangan yang perlu dilakukan. Biasanya jika Anda membeli rumah melalui agen properti, Anda akan diberikan masukan atau informasi seputar rumah yang ingin Anda beli serta jika Agen tersebut jujur Anda juga akan diberi masukan mengenai kriteria rumah ideal yang seharusnya Anda miliki. Namun, jika Anda membeli rumah tanpa perantara (agen perumahan), ada baiknya Anda mengetahui tips berikut ini agar nantinya rumah yang Anda beli sesuai dengan kriteria Anda atau minimal rumah tersebut bukan rumah yang susah untuk dijual nantinya.

Berikut ini merupakan tips membeli rumah yang sudah jadi yang dapat menjadi acuan ketika Anda ingin membeli rumah :

1. Kondisi Fisik Rumah

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika membeli rumah adalah dengan mengecek kondisi rumah. Anda harus mengecek kekokohan bangunan rumah yang ingin Anda beli. Cek apakah ada yang keropos pada kayu-kayu rumah. Selain itu cek juga apakah rumah yang ingin Anda beli banyak kebocoran ketika sedang hujan. Jika ada bocor, cek apakah kebocoran tersebut parah sehingga akan memerlukan perbaikan yang cukup besar nantinya. Anda juga perlu mengecek mengenai saluran di toilet apakah ada yang bocor. Coba tanyakan riwayat tersebut ke pemilik rumah mengenai kemungkinan kebocoran pada saluran dari kamar mandi atau toilet.

Pengecekan kondisi fisik ini penting untuk memperkirakan biaya pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika Anda sudah membeli rumah itu nantinya.

2. Dokumen Rumah serta Peruntukan Tanah dan Bangunan

Jika Anda sudah merasa cocok dengan rumah yang Anda incar hal kedua yang perlu Anda perhatikan ketika membeli rumah dan salah satu yang paling penting adalah cek kelengkapan dokumen yang ingin Anda beli. Dokumen yang perlu Anda cek adalah dokumen Akta Jual Beli (AJB), dokumen sertifikat kepemilikan tanah dan bangunan seperti masih HGB (Hak Guna Bangunan) atau sudah Sertifikat Hak Milik (SHM). Pastikan rumah yang ingin Anda beli tidak sedang dalam sengketa. Selain itu pastikan juga rumah yang ingin Anda beli tidak berada di jalur hijau atau tidak berada di jalur yang peruntukannya bukan untuk tempat tinggal. Jadi bisa saja pemilik rumah sudah membangun rumahnya sejak lama namun tidak melalui izin resmi atau sertifikatnya bukan sertifikat yang dikeluarkan oleh pemda setempat. Untuk mengeceknya mintalah foto copyan surat-surat rumah yang ingin Anda beli (SHM). Kemudian cek ke kantor kecamatan setempat mengenai peruntukan tanah rumah yang Anda ingin beli. Jika rumah yang ingin Anda beli ternyata berada di jalur hijau, segera batalkan niat Anda untuk membeli rumah tersebut, karena secara legalitas (sesuai peruntukan jalur hijau atau peruntukan yang bukan untuk pemukiman) Anda tidak dapat membangun rumah di tanah tersebut. Rumah tersebut bisa saja sewaktu-waktu dirubuhkan oleh pemerintah karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Selain pengecekan sertifikat Anda juga perlu mengecek rencana pemerintah ke depannya terutama untuk lingkungan sekitar perumahan : apakah ada pelebaran jalan, pemasangan gardu listrik bertegangan tinggi, dll.

Tips : Hati-hati dengan harga tanah atau rumah yang terlalu murah karena bisa jadi rumah tersebut sudah menjadi target pelebaran jalan, tempat pemakaman atau berada di jalur hijau

3. Cek Lingkungan dan Lokasi Sekitar Rumah

Pengecekan lingkungan rumah penting terutama yang berkaitan dengan banjir tidak nya lokasi di sekitar rumah, fasilitas yang ada di sekitar rumah (sekolah, rumah sakit, tempat perbelanjaan), akses angkutan umum, tidak terlalu dekat dengan kuburan. Usahakan membeli rumah yang dekat dengan fasilitas-fasilitas tersebut agar Anda tidak terlalu report nantinya ketika akan melakukan aktifitas sehari-hari. Jika rumah Anda agak jauh dari tempat Anda bekerja usahakan minimal rumah tersebut tidak terlalu jauh dari jangkauan transportasi umum (seperti kereta, angkot atau bis), atau jika Anda menggunakan kendaraan pribadi pertimbangkan juga Akses ke pintu tol dan kemacetan yang Anda akan alami.

4. Sumber Air

Hal lain yang perlu Anda cek sebelum Anda membeli rumah adalah cek kualitas sumber air rumah tersebut. Jika sumber air rumah menggunakan PDAM tanyakan apakah aliran dari PDAM lancar atau tidak. Jika tidak menggunakan PDAM cek kulitas air sumur yang digunakan, apakah bersih atau tidak.

5. Cek Ke Tetangga atau RT setempat

Ada kalanya ketika Anda sudah melakukan pengecekan rumah yang Anda incar ada hal-hal yang di luar perkiraan bisa menjadi masalah di kemudian hari terutama ketika Anda sudah menempatinya serta akan menjualnya kembali. Sebaiknya Anda menanyakan ke tetangga atau RT/RW setempat mengenai sejarah rumah serta sejarah penghuninya. Menurut pengalaman penulis ketika membeli rumah, terkadang ada saja cerita-cerita yang tidak diperkirakan sebelumnya. Penulis pernah mendapat mengalaman membeli rumah yang katanya “berpenghuni”. Mungkin bagi sebagian orang hal ini bisa saja diabaikan, tetapi ada juga yang ketika membeli ingin rumah dia sudah tau mengenai kondisi rumah yang “berpenghuni” ini sehingga tidak jadi membelinya.

6. Rumah KPR

Sebisa mungkin membeli rumah yang sesuai dengan kriteria bank untuk bisa di-KPR kan agar Anda lebih mudah menjualnya di kemudian hari karena banyak pembeli rumah saat ini yang menggunakan pendanaan KPR ketika membeli rumah. Kriteria umum rumah KPR (tidak banjir, jalan depan bisa dilalui mobil, tidak dekat kuburan, dll).

Demikianlah tips membeli rumah bagi Anda yang sedang mempersiapkan untuk membeli rumah yang sudah jadi. Semoga tips ini dapat bermanfaat.

Gambar : Image courtesy of Stuart Miles at FreeDigitalPhotos.net

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *