Tips Ketika Tersesat di Hutan Bersama Rombongan Wisata

By | June 25, 2016

Tersesat-di-hutan

Tips Berwisata – Bukan keinginan kita, jika saat mendaki gunung dalam keadaan bersama rombongan kemudian tersesat di hutan gunung. Tentu menjadi hal yang di luar dugaan. Lantas apa yang harus kita lakukan jika sudah terjadi hal yang demikian?

Tidak perlu cemas, gelisah, atau pun takut. Karena cemas akan menguras energi yang kita butuhkan serta dapat menghalangi kita untuk berpikir logis mengatasi masalah. Saat kecelakaan tersesat di hutan gunung, kita perlu segera mengambil langkah-langkah yang efisien serta dapat menghemat energi. Ini hal-hal yang harus dilakukan ketika kita mendaki gunung kemudian tersesat di hutan pegunungan:

Cari aliran mata air atau sungai

Jika Anda tersesat di gunung, carilah sumber mata air. Biasanya persediaan minuman yang Anda bawa naik ke gunung lebih cepat menipis karena pergerakan Anda yang akan membutuhkan banyak cairan. Maka dari itu segera cari sumber minuman pengganti seperti air sungai atau mata air.

Gunakan aliran mata air sebagai petunjuk

Guna lain dari aliran mata air adalah petunjuk turun gunung. Di gunung, Anda akan kesulitan menentukan arah mata angin, solusinya adalah dengan mengikuti arah aliran mata air, karena biasanya membawa ke kaki gunung atau daratan yang lebih rendah. Di gunung yang berlembah-lembah dan berbukit-bukit memiliki jalan yang terjal dan lama berjam-berjam. Anda harus menjaga energi Anda selama tersesat.

Jika tersesat, segera memberi kabar

Jika Anda beserta rombongan tersesat di hutan gunung, usahakan cari pos pendakian terdekat. Ketika menemukan pos, segera hubungi atau kontak pos pendakian pegunungan terdekat. Karena penjaga pos akan segera melakukan pertolongan pencarian ke awak yang tersesat (jika ada anggota rombongan Anda yang terpencar) dan ingat posisi terdekat penanda keberadaan Anda agar mudah dikenali, misal batu besar, mata air, bunga bangkai, dan lain sebagainya. Hal lainnya Anda dapat menghubungi keluarga, lewat telepon dan alat komunikasi lainnya.

Buat penanda

Buatlah penanda keberadaan Anda dengan membuat asap atau membuat potongan kayu, dahan, ranting, potongan kain, huruf SOS, dan jejak kaki yang tahan lama sesuai arah perjalanan Anda.

Perhatikan cahaya matahari

Khusus dilakukan jika Anda tidak membawa kompas serta keadaan matahari belum terbenam, coba perhatikan arah matahari. Anda harus melihat arah pergerakan matahari, dari timur ke barat, untuk memudahkan Anda mengetahui apakah Anda bergerak ke arah utara atau selatan sehingga dapat menjadi acuan Anda untuk memahami track yang Anda lalui. Cara lain adalah dengan melihat pertumbuhan lumut di batang batang pohon. Lumut akan tumbuh paling subur ke arah matahari terbit. Semua pucuk tumbuhan juga akan mengarah ke matahari terbit untuk tumbuh.

Demikianlah beberapa cara mengatasi masalah ketika kita tersesat di hutan gunung. Sebaiknya Anda perlu mengantisipasi serta menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan tersesat di hutan gunung dengan peralatan yang lengkap serta mengikuti peraturan atau prosedur yang berlaku ketika melakukan pendakian atau wisata ke hutan. Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi Anda, serta membuat Anda lebih berhati hati.

Gambar : Image courtesy of khunaspix at FreeDigitalPhotos.net
 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *