Rumus Excel Lengkap untuk Fungsi Finansial

By | May 28, 2016

Berikut ini merupakan tips rumus excel lengkap untuk fungsi finansial. Excel memiliki fitur utama dan rumus untuk menghitung fungsi fungsi finansial. Fungsi fungsi finansial ini dapat memudahkan pengguna excel untuk menghitung aliran kas dalam suatu proyek atau untuk menghitung dana utang piutang antara nasabah dengan peminjam dana atau untuk menghitung kelayakan suatu proyek dari segi pendanaan. Secara matematis fungsi finansial ini melibatkan rumus penambahan, rumus perkalian dan rumus pengurangan tetapi dalam bentuk yang sudah jadi dalam rumus excel finansial.

Berikut ini beberapa rumus dan fungsi finansial excel yang bisa digunakan dengan berbagai keperluan :

 

Rumus Excel Lengkap untuk Fungsi Finansial

 

Menghitung Nilai Sekarang Jika Aliran Kas Tahunan di Masa Depan Diterima Di Akhir Tahun

Untuk menghitung prediksi nilai sekarang dari serangkaian aliran kas tahunan di masa depan, gunakan fungsi dan rumus excel :

NPV(suku_bunga; data_array_kas);

I2=NPV(0.2;C2:F2);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-1

Catatan:

Asumsi aliran kas tahunan diterima di setiap akhir tahun 1,2,3, dst.

Memahami Rumus dan Fungsi NPV

NPV digunakan untuk menghitung nilai kas sekarang dari serangkaian aliran kas tahunan di masa depan.

Misalkan kita mempunyai uang pada saat ini sebesar $ 10 dan akan diinvestasikan dengan suku bunga r persen, akan menjadi :

$ 10*(1+r) pada tahun pertama, $ 10*(1+r)2 tahun ke dua, $ 10*(1+r)3 tahun ke tiga, dst.

Secara umum dapat dikatakan $10 pada saat ini akan menjadi $10*(1+r)n pada n tahun mendatang, sehingga menjadi persamaan :

$10 sekarang = $10*(1+r)n diterima n tahun dari sekarang. Jika kedua sisi dibagi (1+r)n

Akan menjadi :

$ 10/(1+r)sekarang = $ 10 diterima n tahun di depan.

Dari persamaan di atas terlihat bahwa nilai sekarang akan lebih kecil nilai nya jika dibanding dengan nilai yang akan diterima n tahun ke depan.

Dengan fungsi NPV pada perumusan excel, nilai tersebut dapat dicari dengan menggunakan :

NPV(suku_bunga, data_array);

suku_bunga = tingkat suku bunga tahunan;

data_array = aliran kas tahunan.

Catatan :

Fungsi NPV digunakan dengan asumsi aliran kas terjadi pada setiap akhir tahun, yaitu akhir tahun ke-1, akhir tahun ke-2, dst.

Secara finansial, proyek dengan nilai NPV>0 akan meningkatkan nilai perusahaan, proyek dengan nilai NPV<0 akan mengurangi nilai perusahaan, sedangkan proyek dengan nilai NPV=0 akan mempertahankan nilai perusahaan.

Menghitung Nilai Sekarang Jika Aliran Kas Tahunan di Masa Depan Diterima Di Pertengahan Tahun

Untuk menghitung nilai sekarang dari aliran kas tahunan di masa depan yang diterima di pertengahan tahun, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap berikut :

Akar (1+suku_bunga)*NPV(suku_bunga, data_array_kas);

I6 =SQRT(1+I5)*NPV(I5;C6:F6);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-2

Menghitung Nilai Sekarang Jika Aliran Kas Tahunan di Masa Depan Diterima Di Awal Tahun

Untuk menghitung nilai sekarang dari aliran kas tahunan di masa depan yang diterima di awal tahun, gunakan fungsi dan rumus excel :

Aliran Kas 1 + NPV(suku_bunga; data_array_kas);

I9 =C9+NPV(I8;D9:F9);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-3

Catatan :

Aliran kas 1 dianggap nilai nya sudah dalam waktu nilai sekarang sehingga tidak dimasukkan di rumus. Aliran kas awal tahun ke-2 dianggap merupakan aliran kas di akhir tahun ke-1 begitu juga dengan aliran kas awal tahun ke-3 dianggap aliran kas di akhir tahun ke-2, dst.

Menghitung Nilai Sekarang Jika Aliran Kas Tahunan di Masa Depan Diterima Pada Interval Waktu Tidak Teratur

Untuk menghitung nilai sekarang dari aliran kas tahunan di masa depan yang diterima pada interval yang tidak teratur, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap berikut :

XNPV(suku_bunga; data_array_kas; data_array_tanggal);

Tanggal pertama harus tanggal yang paling awal,setelah itu tanggal lainnya tidak perlu diurutkan secara kronologis. Urutan tanggal dan urutan aliran kas harus sesuai. Tanggal pertama dianggap tanggal dalam nilai sekarang (hari ini).

B17=XNPV(B7;C11:C15;B11:B15);

Rumus Excel

Catatan:

Nilai sekarang merupakan nilai pada tanggal 8-April-2012, yang merupakan nilai tanggal pertama yang dimasukkan dalam perumusan fungsi.

Memahami Rumus dan Fungsi IRR pada Excel serta Langkah-langkah Menentukan IRR

Internal Rate of Return sebuah proyek adalah tingkat suku bunga yang membuat Net Pressent Value (NPV) dari sebuah proyek sama dengan 0. Jika sebuah proyek memiliki nilai IRR yang unik, maka IRR dapat memberikan interpretasi yang baik untuk sebuah proyek. Kadang-kadang sebuah proyek bisa memiliki lebih dari satu IRR atau bahkan tidak memiliki IRR sama sekali. Jika menemui kasus ini, maka IRR tidak dapat digunakan untuk memberikan interpretasi proyek tersebut.

Maka, untuk menentukan IRR sebuah proyek, caranya:

  1. Tentukan nilai IRR dari aliran kas suatu proyek.
  2. Tentukan unik / tidaknya IRR pada proyek tersebut.

Menentukan Nilai IRR dari Aliran Kas Suatu Proyek

Untuk menentukan IRR suatu aliran kas, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap berikut :

IRR(data_array_kas;[perkiraan]);

I20 =IRR(C20:G20);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-5

Catatan :

Asumsi aliran kas diterima dalam interval waktu yang teratur, di setiap akhir tahun.

Menentukan Unik / Tidak nya IRR dari Suatu Aliran Kas Proyek

Untuk menentukan keunikan IRR pada suatu aliran kas proyek, caranya dengan menggunakan fungsi dan rumus excel :

IRR(data_array_kas;[perkiraan]);

Buat suatu perkiraan awal IRR dari suatu proyek misalnya dari -90 persen ke 90 persen, dimulai dari :

D25=IRR($C$20:$G$20;B25) s/d D34=IRR($C$20:$G$20;B34), untuk Proyek I;

F25=IRR($C$21:$G$21;B25) s/d F34=IRR($C$21:$G$21;B34), untuk Proyek II;

I25=IRR($C$22:$G$22;B25) s/d I34=IRR($C$22:$G$22;B34), untuk Proyek III;

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-6

Terlihat Proyek I dan Proyek II memiliki nilai IRR yang unik, sedangkan Proyek III memiliki 2 nilai IRR yaitu -0.83 dan 0.32 sehingga dapat disimpulkan interpretasi IRR dapat digunakan pada Proyek I dan Proyek II tetapi tidak dapat digunakan pada Proyek III.

Menentukan IRR dari Aliran Kas yang Tidak Teratur

Untuk menentukan IRR dari aliran kas yang tidak teratur, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap berikut :

XIRR(data_array_kas; data_array_tanggal;[perkiraan]);

D17= XIRR(C11:C15;B11:B15);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-7

Catatan :

Tanggal pertama yang diurutkan harus merupakan tanggal yang paling awal, setelah itu tanggal selanjutnya tidak perlu diurutkan secara kronologis. Data kas dan tanggal harus sesuai.

Seperti pada fungsi IRR perkiraan merupakan argumen opsional.

Menentukan IRR Jika Suku Bunga Pinjaman dan Suku Bunga Reinvestasi Berbeda Pada Suatu Aliran Kas Proyek

Untuk menentukan IRR jika suku bunga pinjaman dan suku reinvestasi berbeda, gunakan fungsi dan rumus excel :

MIRR(data_array_kas; suku_bunga_pinjaman; suku_bunga_reinvestasi);

K20=MIRR(C21:G21;K18;K19);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-8

Pada contoh di atas Proyek II memiliki IRR sebesar 30%.

Catatan :

Fungsi IRR digunakan dengan asumsi suku bunga pinjaman dan suku bunga investasi sama. Jika berbeda gunakan fungsi MIRR.

Menghitung Nilai Sekarang Jika Suku Bunga dan Aliran Kas Konstan Di Masa Depan Diketahui

Untuk menghitung nilai sekarang jika suku bunga dan aliran kas di masa depan konstan, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap berikut :

PV(suku_bunga;jumlah_periode;pembayaran_tiap_periode;[pembayaran_masa_depan];[tipe]);

J39=PV(J37;5;-2500);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-9

Catatan :

Terlihat untuk kasus di mana suku bunga dan aliran kas konstan perhitungan Nilai Sekarang dapat juga dilakukan dengan PV selain dengan NPV. Tanda negatif berarti kita melakukan pembayaran sebesar $ 2500 per tahun selama 5 tahun. nilai_masa_depan adalah pembayaran ekstra di akhir periode tahun ke-5 jika ada. tipe jika dikosongkan secara default akan bernilai 0 artinya pembayaran dilakukan di akhir tiap periode. Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di awal periode.

Menghitung Nilai di Masa Depan Jika Suku Bunga dan Aliran Kas Konstan Diketahui

Untuk menghitung nilai di masa depan jika suku bunga dan aliran kas konstan diketahui, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap :

FV(suku_bunga;jumlah_periode;pembayaran_tiap_periode;[pembayaran_sekarang];[tipe]);

C44=FV(C42;C41;C40;C43);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-10

Catatan:

Pada contoh di atas investasi dilakukan di setiap akhir tahun sebesar $ 1,500 selama 15 tahun akan menghasilkan nilai sebesar $47,683 (pada masa 15 tahun yang akan datang). Pembayaran sebesar $1000 (pembayaran_sekarang) dilakukan di awal periode di awal tahun. Setiap pembayaran akan memiliki tanda negatif karena kita melakukan pengeluaran. Secara default, karena dikosongkan, tipe akan bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode. Jika bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di awal setiap periode.

Menghitung Nilai Pembayaran Tiap Periode jika Suku Bunga, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung nilai pembayaran tiap periode pada suatu pinjaman, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap :

PMT(suku_bunga;jumlah_periode;pembayaran_sekarang;[ pembayaran_masa_depan];[tipe]);

C50 =PMT(C49/12;C48*12;C47);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-11

Catatan :

Terlihat bahwa suku bunga tahunan dibagi dengan 12 karena pembayaran dilakukan dalam periode bulan selama 20 tahun. Periode juga dikonversi ke dalam bulan menjadi 20*12 bulan=240 bulan. pembayaran_masa_depan dan tipe dikosongkan karena tidak ada pembayaran lagi di akhir masa periode (akhir tahun ke-20). Sedangkan jika tipe dikosongkan secara default akan bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Pembayaran sekarang merupakan jumlah pinjaman yang diterima pada saat ini.

Menghitung Nilai Pembayaran Pokok Tiap Periode jika Suku Bunga, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung nilai pembayaran pokok pada suatu pinjaman pada periode tertentu, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap :

PPMT(suku_bunga;periode;jumlah_periode;pembayaran_sekarang;[ pembayaran_masa_depan];[tipe]);

C51=PPMT(C49/12;1;C48*12;C47);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-12

Catatan:

Pada contoh yang dihitung adalah pembayaran pokok pada periode 1. Pembayaran dilakukan di setiap akhir bulan. pembayaran_masa_depan dan tipe dikosongkan karena tidak ada pembayaran lagi di akhir masa periode (akhir tahun ke-20). Sedangkan jika tipe secara default akan bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Menghitung Nilai Pembayaran Bunga Tiap Periode jika Suku Bunga, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung nilai pembayaran bunga pada suatu pinjaman pada periode tertentu, gunakan fungsi dan rumus excel lenngkap :

IPMT(suku_bunga;periode;jumlah_periode;pembayaran_sekarang;[ pembayaran_masa_depan];[tipe]);

C52=IPMT(C49/12;1;C48*12;C47);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-13

Catatan:

Pada contoh yang dihitung adalah pembayaran bunga pada periode 1. Pembayaran dilakukan di setiap akhir bulan. pembayaran_masa_depan dan tipe dikosongkan karena tidak ada pembayaran lagi di akhir masa periode (akhir tahun ke-20). Sedangkan jika tipe secara default akan bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Menghitung Nilai Pembayaran Pokok Diantara 2 Periode jika Suku Bunga, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung nilai pembayaran pokok diantara 2 periode pada suatu pinjaman dengan periode tertentu, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap :

CUMPRINC(suku_bunga;jumlah_periode;pembayaran_sekarang;periode_mulai; periode_akhir;tipe);

C53 =CUMPRINC(C49/12;C48*12;C47;2;4;0);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-14

Catatan :

Terlihat bahwa suku bunga tahunan dibagi dengan 12 karena pembayaran dilakukan dalam periode bulan selama 20 tahun. Periode juga dikonversi ke dalam bulan menjadi 20*12 bulan=240 bulan. tipe bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Menghitung Nilai Pembayaran Bunga Diantara 2 Periode jika Suku Bunga, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung nilai pembayaran bunga diantara 2 periode pada suatu pinjaman dengan periode tertentu, gunakan fungsi dan rumus excel :

CUMIPMT(suku_bunga;jumlah_periode;pembayaran_sekarang;periode_mulai; periode_akhir;tipe);

C54 =CUMIPMT(C49/12;C48*12;C47;2;4;0);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-15

Catatan :

Terlihat bahwa suku bunga tahunan dibagi dengan 12 karena pembayaran dilakukan dalam periode bulan selama 20 tahun. Periode juga dikonversi ke dalam bulan menjadi 20*12 bulan=240 bulan. tipe bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Menghitung Tingkat Suku Bunga jika Jumlah Pembayaran Setiap Periode, Jumlah Periode dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung tingkat suku bunga jika jumlah pembayaran tiap periode, jumlah periode dan jumlah pinjaman diketahui, gunakan fungsi dan rumus excel lengkap :

RATE(jumlah_periode;pembayaran_tiap_periode;pembayaran_sekarang; [pembayaran_masa_depan];[tipe];[perkiraan]);

C59 =RATE(C57*20;C58;C56;0;0);

Rumus-Excel-Lengkap-Finansial-16

Catatan:

Pada contoh, tingkat suku bunga hasil perhitungan adalah tingkat suku bunga bulanan. tipe bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode. Perkiraan adalah hanya merupakan sebuah perkiraan atau tebakan untuk besaran suku bunga pinjaman yang dicari, biasanya bisa diabaikan.

Menghitung Periode Pelunasan Pinjaman jika Jumlah Pembayaran Setiap Periode, Tingkat Suku Bunga dan Jumlah Pinjaman Diketahui

Untuk menghitung periode pelunasan pinjaman jika jumlah pembayaran tiap periode, tingkat suku bunga dan jumlah pinjaman diketahui, gunakan fungsi dan rumus excel :

NPER(suku_bunga;pembayaran_tiap_periode;pembayaran_sekarang;[ pembayaran_masa_depan];[tipe]);

C62 =NPER(C64/12;C63;C61;0;0);

Rumus Excel Lengkap

Catatan:

Terlihat bahwa suku bunga tahunan dibagi dengan 12 karena pembayaran dilakukan dalam periode bulan. tipe bernilai 0 yang artinya pembayaran dilakukan di akhir setiap periode (pada contoh setiap akhir bulan). Jika tipe bernilai 1 artinya pembayaran dilakukan di setiap awal periode.

Baca juga artikel terkait : rumus excel fungsi perhitungan

 
Share

2 thoughts on “Rumus Excel Lengkap untuk Fungsi Finansial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *